Afraid To Fall In Love

Afraid To Fall In Love
episode 9 Joging



** sore hari


Setiap sore banyak sekali orang joging di sekitar lapangan dekat rumah viola.


Tentu saja Astra selalu joging tiap sore karena dia memiliki hobi workout.


clunting (pesan masuk)


"Mau ikut joging?" tanya Astra


"Sebenarnya aku ga mau ikut tapi emang kebetulan aku hari ini joging_-"


"Yaudah ayok bareng, aku jemput"


"Ga usah, kak varel mau jemput aku"


"Jangan sa, jangan terlalu dekat dengan varel"


"Kenapa? dia baik kok, ga nakal, lain sama kamu" alexsa sebal.


"Sa dulu aku pernah bilang kan, jangan asal untuk menyukai seseorang"


"Siapa yang bilang aku suka kak varel?, tapi aku yakin kak varel itu laki" yang baik"


ucap Alexsa menyakinkan Astra


"POKOKNYA AKU IKUT, KU TUNGGU DI JALAN SATMA!" Pesan terakhir Astra.


Varel datang menjemput Alexsa, mereka berdua joging bersama, tidak menghiraukan pesan terakhir Astra, Alexsa tidak melewati tempat dia katakan.


1 jam mereka joging dan Astra tetap menunggu,


"Apa yang terjadi, dia benar benar tidak mau dengan ku" suara Astra


"Tapi kenapa sih aku ga ikhlas kalau dia sama varel"


(Astra pergi meninggalkan tempat itu)


**Di sekolah


"Dia kenapa, tidak pernah dia diam seperti itu kenapa yaa" suara bisik bisik


Ya Astra kecewa, untuk pertama kali nya dia mengajak perempuan joging bersama karena malah dia yang di ajak oleh perempuan lain, tapi dia menolak.


Seetttt bruk ( tas jatuh ke kursi)


Duduk, dia hanya duduk , dan terdiam. Tidak sepatah Kata pun keluar dari mulutnya.


Suasana hening.


sampai jam istirahat pun tidak satu kata pun terucap olehnya.


Istirahat, dia pergi ke tempat tongkrongan, berpapasan dengan varel.


"Kau pasti senang" Astra menatapnya


"Tentu, kenapa tidak" senyum nya


"Baj*ngan, kau sudah punya Clara, cukuplah dengan satu wanita"


"Jangan urus urusan ku adik kecil ku"


"Najis!!, kau menjebak gadis lugu itu ketangan Clara, aku tidak bisa tinggal diam"


**Di tongkrongan


"AHHHHH!!! SIALAN!! AKU INI KENAPA?AAKKRRRRHH!" teriak Astra.


( mereka bingung)


duuugg!!!


"BANGS*T AKU SUKA ALEXSA" suara Astra.


"hah? kau serius bos? dari sekian banyak gadis yang mencintai mu ,kau malah milih modelan begitu"


"Bedebeh sialan. Aku juga ga tau apa yang aku suka darinya, tapi AKU MENCINTAI NYA."


Setelah Astra tenang dia meninggalkan teman nya dan kembali ke kelas, tapi tetap saja dia hanya diam tidak berkata apa pun kepada siapapun.


alexsa menyadari nya , karena kemarin pesan nya hanya di baca dan tidak menemuinya.


"Permisi, apa kamu marah?"


"a aku minta maaf, kemarin aku tidak menemui mu(⁠。⁠•́⁠︿⁠•̀⁠。⁠)" Alexsa tertunduk.


"ekspresi itu emm sangat manis" gumamnya


"Astra maafin aku" tambahnya lagi


"Sudah, tidak usah minta maaf, tapi aku masih marah-,-"


"i iyaa makasih, yaudah nanti joging lagi yaa bareng aku" (senyum)


"Yeesss berhasil, sok cool" batin nya


"okey" jawab Astra.


Pelajaran selesai dan pulang.


di satu sisi varel dan Clara berjalan bersama.


Mereka berdua adalah sepasang kekasih tetapi dalam hubungan privasi. Tidak ada yang mengetahui kecuali Astra dan teman Clara.


"Sayang, aku tidak suka gadis itu" Clara menggerutu


"Gadis siapa?"


"Tentu saja alexsa aku muak liat mukanya, dia mendekati pacar ku, apa kita publish aja hubungan ini"


"Kalau publish ayah mu tau apa ga bahaya sayang" varel menenangkan nya.


Ayah Clara adalah wakil kepala sekolah di sekolah nya. Menjaga reputasi keluarga adalah hal yang sangat penting bagi semua orang. terutama Clara.


"Tapi aku tidak suka!"


"Aku juga sayang, gadis itu terus saja mengajak ku berbicara aku hanya kasihan"


"Sekarang benar, gadis itu lah yang tidak tahu diri!" gumamnya.


"sayang kita makan malam bersama yaa


bla bla bla bla" mereka berjalan


***


Alexsa dan viola pulang bersama , mereka selalu bertukar cerita , tidak ada rahasia rahasia di antaranya.


"Nanti aku mau joging la sama Astra, dia marah karena kemarin aku tidak ikut joging bersamanya\=⁠_⁠\="


"Pantas saja dari tadi dia hanya diam biasanya kan paling ribut hahaha, aku ikut ya?"


"bolehh dong, sama kamu pasti seruu" hahahaha mereka tertawa bersama.


**Sore


Astra menunggu di tempat penjual minuman


"Jangan lama lama" pesan Astra


Dia membeli 2 botol minum.


"Ahhh itu dia!!, cowok fiuit" suara ejekan viola.


"kampret malah ajak viola, tidak sesuai ekspektasi (⁠T⁠T⁠)"


"hehehe aku mengajak viola tidak apa apa kan?"


"Yaaa, ini buat mu"( memberikan minum)


"Misi mamang ada 2 manusia disini, berarti butuh 2 minum" Viola kesal.


"Beli sendiri uang ku ga cukup"


"Mentang mentang alexsa cantik beli minum satu aja"


"Baru Dateng di marahin ngajak berantem?"


"kamu sihhhh uuhhh" saut tukang penjual minum


"Heheyy kalian malah iklan" Alexsa tertawa


( mereka semua tertawa)


"sangat cantik, dia benar benar cantik" Astra tersenyum melihat Alexsa tertawa.