
saat ini Chelsea dan kedua temannya sedang berkumpul di meja kantin mereka, dan mereka sedang merencanakan sesuatu untuk menyingkirkan ara dari kampus mereka
" Pokoknya kita harus menyingkirkan cewek belagu itu dari kampus ini!", tegas Chelsea
" tapi gimana caranya chel?, secara dia mahasiswi teladan disini?!", tanya salah satu temannya itu
" Justru itu, kita bisa menyingkirkan dia dengan kelebihannya itu!!", tegas Chelsea sambil tersenyum licik
...----------------...
di tempat lain ara dan ketiga temannya, farah, fani, dan reta, sedang di sibukkan dengan tugas mereka
mereka sedang teliti mengerjakan tugasnya di rest area kampus, dan tak butuh waktu yangโฟ lama, ara pun lebih dulu menyelesaikan tugasnya.
" guys gue udah selesai?", ujar ara
" emang ya otak Albert Einstein begini!", sewot reta
ara pun hanya senyum cengar-cengir membalasnya
" ya udah, kalau gitu gue duluan ya nyerahin ke dosen?!", ujar ara
" iya ra, lebih cepat, lebih bagus!", sahut fani
sedangkan temannya yang lain hanya manggut-manggut mengiyakan.
akhirnya ara berlalu pergi meninggalkan temannya menuju ruang dosen.
saat ia ingin memasuki ruangan tersebut, terlihat dari jendela bahwa di dalam ruangan tersebut sedang mengadakan rapat antara dosen dan panitia dari semester enam.
saat ara mengundurkan niatnya untuk menemui dosennya seseorang yang keluar dari ruangan tersebut.
" lho,ara?, ngapain loe disini?", tanya orang itu
" eh, kak alkha!, ini kak, mau ngumpulin tugas ke pak adji!, tapi karena kalian lagi rapat, gue undur aja deh!", jelas ara
" udah sini!, biar gue yang ngasih ke pak adji!", ujar alkha
" beneran gak papa kak?", tanya ara memastikan
" iya, gak papa, sini!", ujar alkha
akhirnya ara menitipkan tugasnya itu ke alkha
" nih, thanks ya kak", ujar ara sambil tersenyum kecil
" iya", jawab alkha singkat
" ya udah, kalau gitu gue duluan ya kak!", ujar ara sambil berlalu meninggalkan alkha
alkha hanya tersenyum kecil menatap kepergian wanita itu
ara kini telah bersiap untuk pulang, namun saat ia sampai di koridor kampus, ia di hadang oleh chelsea dan kedua temannya.
" heh cewek belagu!, mau kemana lo!", bentak chelsea
" mau pulang kak,minggir!!",sahut ara ketus
" masih berani loe ya sama gue??!!",ujar chelsea dengan nada mengancam
" heh!, udah bosen hidup loe?!, liat aja,gue akan bantuin alvin buat nyingkirin orang kampung kayak loe dari kampus ini!!", ancam chelsea
" silahkan nona, dengan senang hati!", ujar ara sambil tersenyum mengejek
" berani-beraninya loe..!!", bentak chelsea sambil mencengkram wajah ara
sepersekian detik ara masih bisa menahannya, namun saat ia mulai merasa kesakitan, ara tidak bisa tinggal diam.
jiwa asli ara mulai keluar, ara segera mencengkram tangan chelsea dan memutar nya tampa ampun hingga chelsea meringis kesakitan, belum cukup sampai situ, ara memberikan satu bogeman mentah ke arah chelsea, tanpa mempedulikan bahwa chelsea adalah seorang wanita, lalu ia menjambak rambut chelsea dan menghempaskannya hingga chelsea terjatuh dan pingsan.
tak hanya itu, kedua teman chelsea yang hanya menemani chelsea pun ikut menjadi pelampiasan kemarahan ara, ara menjambak keras rambut mereka dan menjatuhkan keduanya, hingga mereka menangis sesenggukan.
ara benar-benar hilang kendali, saat ini seperti ada setan yang sedang mengendalikan tubuhnya, ia seperti kehilangan hati nuraninya, saat ara merasa belum puas, dan ingin menghajar kembali kedua teman chelsea yang masih sadarkan diri.
namun saat ia ingin melanjutkan emosinya itu, suara seseorang menghentikan aksinya,
" cukup!!", bentak orang itu
ara terkejut saat melihat suara sang empu, dan langsung beranjak ingin meninggalkan tempat itu,namun cekalan tangan orang itu menghentikan langkahnya.
" mau kemana loe hah??!!", bentak orang itu yang ternyata adalah alvin bersama ketiga temannya
" lepas!, bukan urusan loe!!", bentak ara balik kepada alvin, namun alvin semakin mengeratkan cengkeramannya
" dy, za, kha, tolong bawa mereka bertiga ke uks!", perintah alvin kepada ketiga temannya untuk membawa chelsea dan temannya ke uks
aldy, reza dan alkha pun segera membawa chelsea beserta kedua temannya ke uks, sedang alvin masih mencengkram tangan ara dengan kuat, hingga ara harus menahan tangannya yang mulai terasa sakit.
" berani-beraninya loe nyakitin cewek gue?!!", bentak alvin dengan suara yang melengking, membuat orang yang berlalu lalang disitu berhenti, lalu menatap mereka berdua.
ara hanya tersenyum sinis menanggapi bentakan alvin, lalu berusaha menarik tangan nya, hingga berhasil lepas dari cekalan tangan alvin.
" cewek loe yang mulai duluan, bukan gue!!", bantah ara
" gue gak peduli!, pokoknya kalau sampai chelsea kenapa-napa, gue jamin loe gak akan tenang hidup disini!", ancam alvin, lalu segera berlalu meninggalkan ara
ara hanya terdiam tak berkutik, lalu segera pergi dari tempat itu dan pulang ke rumah
chelsea saat ini masih berdua di uks, namun tak kunjung sadar, perawat yang berada disitu, memfonis chelsea terkena luka dalam, jadi harus segera dilarkan ke rumah sakit.
semua orang disana panik, terutama alvin, ia segera menghubungi ambulance, dan membawa chelsea ke rumah sakit, sedangkan kedua teman chelsea sudah di pulangkan ke rumah mereka.
saat ini alvin dan ketiga temannya masih di rumah sakit menunggu dokter yang memeriksa keadaan chelsea, saat dokter keluar, sang dokter menjelaskan, bahwa tulang otak kanan chelsea retak akibat benturan yang sangat keras, sehingga ia harus menjalani beberapa perawatan di rumah sakit.
berita ara yang menghajar chelsea secara brutal pun tersebar di seluruh kampus, terutama ke teman-teman ara, mereka terkejut, dan tidak percaya akan hal itu.
" gak, ara gak mungkin ngelakuin itu!, pasti si chelsea yang mulai duluan!, besok kita harus tanya ara!!", tegas rizka yang tak terima ara di tuduh seperti itu
" iya, jelas-jelas dari dulu tuh cewek yang ngeganggu ara!", sahut resya
bersambung...
- minta dukungan, like, serta
coment nya ya...๐๐ป๐ -