Afraid To Fall In Love

Afraid To Fall In Love
Move on



ara mengurungkan niatnya untuk membuka jati dirinya saat ini, karena ia harus menunggu sepasang suami istri itu kembali.


selama menjalani kehidupan sebagai brayn atau alika, ara benar-benar merasa kesepian, ia begitu merindukan keluarganya, tak jarang ara menangis saat ia makan yang hanya di temani para pelayan.


malam ini pun ara memutuskan untuk pergi ke supermarket, untuk sejenak melupakan kegundahan di hatinya selama ini.


ara menyusuri ramainya jalanan di ibukota ini, meskipun hari sudah malam, tapi keadaan kota ini tetap saja ramai.


ara pun berkeliling di supermarket mencari cemilan kesukaannya, kedua orang yang selama ini mengasuhnya memang tak pernah membatasi keinginannya, bahkan uang pun tak henti masuk ke dalam rekeningnya.


namun tetap saja, bukan ini kebahagiaan yang di inginkan ara. menurutnya, berkumpul dengan orang-orang yang menyayangi nya, itu adalah kebahagiaan yang sempurna.


saat ara berdiri di depan kasir, untuk membayar semua belanjaannya, ia di kejutkan dengan keberadaan pria di sampingnya, pria yang selama ini sangat di rindukannya, yang selalu menjaganya, seburuk apapun keadaanya.


ya, ara melihat zio sang kakak yang juga tengah membayar belanjaannya, zio melirik sekilas ke arahnya dan tersenyum tipis, lalu pandangannya menangkap barang belanjaan ara yang sedang di hitung petugas kasir.


" cemilan itu?, persis seperti cemilan yang biasa ara beli, cemilan kesukaannya!, kenapa pria ini bisa punya selera yang sama dengan almarhumah adik gue?!", gumam zio dalam hatinya.


Ara yang mendengarnya sangat terenyuh, ternyata zio sangat mengetahui apa yang dia suka, dan tidak suka?, seperhatian itukah zio padanya?, saat ini ingin sekali ara memeluk erat kakaknya yang sangat di rindukannya, namun keadaan yang seperti ini tak memungkinkan ara untuk melakukan itu.


seusai melakukan transaksi, ara bergegas pergi karena tak sanggup menahan rindu kepada sang kakak, yang saat ini ada di dekatnya, ara harus bersabar untuk menunggu pasangan suami-istri yang menculiknya itu kembali ke negara ini.


sampai di rumahnya, ara memutuskan untuk menelfon orang tua angkatnya itu, ara ingin mengetahui kapan kedua orang itu pulang, agar ia bisa menyusun rencana untuk menuntut kesalahan kedua orang itu.


Ara sudah bertekad untuk menyelesaikan semua ini sendiri, ia tak ingin keluarga atau teman terdekat nya mengetahui tentang ini, setelah itu ia akan kembali menjadi ara, dan kembali ke kehidupan lamanya.


...----------------...


Alvin POV


tiga bulan telah ku lalui setelah kepergian ara, dua hari yang lalu aku dan rey merayakan hari jadinya. dan tepat pada hari ini aku selesai merilis album pertamaku yang ku ciptakan untuknya.


saat itu aku pernah berjanji dengan diriku sendiri, jika aku berhasil merilis lagu itu, aku harus bisa melupakan ara, dan mulai membuka hatiku untuk wanita lain.


aku pun lelah karena terus digunjingkan oleh teman kampusku, mungkin karena aku tidak pernah memilki pacar, dan kedekatan ku dengan brayn, yang membuat mereka berfikir negatif tentangku.


dan mulai saat ini aku tekad kan diriku untuk membuka hatiku kembali untuk wanita lain, tapi aku masih bingung wanita mana yang bisa menggantikan posisi ara di hatiku?.


seketika aku mengingat saat mama menanyakan ku tentang vanessa, aku tahu, dia adalah mahasiswi baru yang masuk bersamaan dengan brayn, namun aku tak begitu dekat dengannya.


saat mama menyuruhku untuk mendekatinya, aku sedikit terkejut, ternyata ia adalah anak dari teman mama ku dan bunda zahwa.


wanita itu terlihat cantik, penampilannya anggun, namun sayang ia tak berjilbab seperti ara, tapi kecerdasan nya dalam bidang bisnis bisa di acungkan jempol.


meskipun terlihat cantik, tapi tak pernah sekalipun aku melihatnya dekat dengan laki-laki, mungkin ia tipe wanita yang selalu menjaga image nya sama seperti ara. namun yang ku lihat ia tak pandai bergaul, bahkan sampai saat ini ia terlihat menyendiri di setiap harinya.


berbeda dengan ara yang sangat mudah berkomunikasi dengan siapapun, mungkin karena sikapnya yang hangat dan humoris, membuat orang-orang di sekitarnya nyaman saat berada di dekatnya, meskipun terkadang ara sangat cuek dan tak mempedulikan keadaan sekitarnya.


apakah aku bisa mendekati wanita yang bernama vanessa itu?, apakah aku bisa mencintainya, dan melupakan ara, mengingat sifatnya dan sifat ara yang bertolak belakang?, apakah aku bisa menggantikan posisi ara yang satu-satunya berada di hatiku dengan wanita lain?.


entahlah, aku pun tak bisa memaksakan itu terjadi karena ara telah menyinggahi hatiku sepuluh tahun lamanya.


tapi, aku pun akan berusaha, aku ingin melihat mama dan papa senang saat aku sudah kembali memilki semangat dalam hidupku, mungkin ara adalah masa lalu terindah dalam hidupku, dan namanya akan selalu ku simpan di dalam hatiku, tapi apa salahnya jika aku kembali mencintai, dan menanamkan nama wanita lain di hatiku.


aku sadar, masa depan ku masih panjang, masih banyak rintangan yang harus ku lewati dalam kehidupan ini, hingga ajal ku tiba, mungkin aku akan di pertemukan kembali dengan ara disana.


vanessa, nama baru yang mungkin akan terukir di hatiku, entah bagaimana pun caranya, aku harus bisa mendekati wanita itu, sesuai dengan permintaan mama.


soal cinta mungkin itu akan tumbuh seiring kebersamaan dan kedekatan ku dengannya, mulai saat ini aku akan memulai kehidupan baruku.


kamu pasti bisa, Alvino adrian pratama!


bersambung....


...----------------...


jangan lupa vote, like, dan coment nya ya....