Afraid To Fall In Love

Afraid To Fall In Love
Lantunan dari hati



" loh, kak bagas?!", ujar ara terkejut karena tiba-tiba saja bagas mengaitkan jaket di tubuhnya


" ra, kalau kedinginan tuh bilang!, loe mau mati membeku disini?", canda bagas


" ish, gak sampai mati juga kali kak!", sewot ara


bagas hanya cengengesan melihat ara


" lho ra, loe kedinginan kok gak ngomong sih?", tegur rizka


" gak penting, nih udah ada yang mengehangatkan kok!", ujar ara seadanya sambil melirik ke bagas


" ohhh, dihangatkan bagas??!!", sahut alya tersenyum jahil


" eh- eh bukan itu maksud gue!!", ujar ara gelagapan


teman-temannya hanya tertawa melihat tingkah polos ara begitu juga dengan bagas.


" duh, nih mulut, kerjaannya nyerocos aja!, ntar si bagas salah paham aja?!",gerutu ara dalam hati


" ya udah yuk kita ikut ngumpul tuh!", ajak ara berusaha mengganti topik


akhirnya mereka pun mengikuti saran ara


mereka sekarang sedang melingkari api unggun dan akan memainkan beberapa games


" kita mau main apa nih guys?", tanya alvin dengan mikrofon di tangannya


" TOD!", jawab kebanyakan mahasiswa


" duh, kenapa harus permainan gituan sih?, gak seru ah!!", gerutu ara yang langsung beranjak bangun dan hampir meninggalkan tempat itu


" eh ra, mau kemana?", tanya rizka mencegah ara


" mau jalan-jalan bosen!", sahut ara dengan nada malas


" alah.., gue yakin pasti loe mau balik ke tenda terus tidur kan?", tebak rizka


" tau aja sih loe!" sahut ara cengengesan


" udah lah ra, sekali-kali loe ikut beginian!", tegur rizka sambil menarik ara duduk kembali


akhirnya ara terpaksa mengikuti acara yang menurutnya membosankan itu


sejak permainan di mulai ara tak menggubris sorakan dan candaan teman-temannya itu, ia hanya fokus dengan drama yang ia tonton di ponselnya.


hingga teriakan teman-temannya membuyarkan fokus ara


" ara, loe kena woy!", tegur salah satu di antara mereka


" lho, kok gue sih?", sahut ara tak terima


" makannya jangan asyik sendiri ra!", ejek alya


" ok, ara loe milih truth or dare?", tanya aldy


" apa ya..., truth aja deh!!", sahut ara


" ok, gue mau tau gimana tipe cowok yang loe suka?", tanya aldy kembali


kaum adam pun mendengarkan dengan seksama, siapa yang tidak ingin menjadi cowok yang di tipe kan wanita seperti ara, pasti banyak yang menginginkannya.


"simple aja, gue suka sama cowok yang setia, dia belum pernah punya pacar, atau dia pernah punya pacar, tapi dia gak pernah meninggalkan pacarnya, karena kalau tuh cowok udah pernah meninggalkan seseorang, gak menutup kemungkinan dia bakal ninggalin gue juga!", jelas ara


rey yang mendengarnya tersenyum bangga dengan pendirian ara sebagai wanita yang sangat kuat, sedangkan yang lainnya banyak dari mereka yang bertepuk tangan kagum, dan banyak pula yang mencibir tak suka.


permainan truth or dare pun selesai, sekarang mereka ingin mendengarkan lantunan lagu yang pastinya dari X-tream, mereka sudah bersiap-siap dengan mic mereka masing-masing.


hingga instrumen pun di mulai


mereka menyanyikan lagu 'rumit', dari langit sore.


Lelah dangan harapan


Kau tak mungkin ku dapatkan


Tentang perasaan tak bisa di paksakan


Aku ingin kamu.


Tapi kau tak mau


Jangan jangan paksa aku


Untuk membencimu


Memahami hatimu


Tak akan cukup usiaku


Sementara rindu ini


Semakin menusuk dadaku


Ternyata perasaanmu padaku


Biasa biasa saja


Cinta itu sederhana


Yang rumit itu kamu


Mencintaimu itu mudah


Yang sulit adalah


Membuatmu juga mencintaiku


Aku mengerti bahwa bahagiamu bukan denganku


Niscaya semua luka kan sembuh bersama waktu


Maafkan aku yang pernah ada dihidupmu


Kini ku pergi dan tak kan lagi mengganggu


Aku telah belajar ikhlas untuk melepas


Kau abadi sebagai luka yang membekas


Walau bukan seperti ini ku bayangkan kan berakhir


Cinta itu sederhana


Yang rumit itu kamu


Cinta itu sederhana


Yang rumit itu kamu


Mencintaimu itu mudah


Yang sulit adalah


Membuatmu juga mencintaiku


Cinta itu sederhana (lelah dengan harapan tak mungkin ku dapatkan)


Yang rumit itu kamu (tentang perasaan tak bisa dipaksakan)


Mencintaimu itu mudah (aku ingin kamu tapi kau tak mau)


Yang sulit adalah membuatmu (kutelah belajar iklas untuk melepas untuk melepas)


Membuatmu mencintaiku


selesai mereka menyanyi pun semua bersorak ria, lalu tiba-tiba reza membuka suaranya


" kan kita udah sekarang kita mau salah satu dari kalian juga nyanyi, ara!, gue mau loe nyanyi sekarang!", tegas reza


ara pun terkejut saat namanya disebutkan


" lho kok gue?!", ujar ara tak terima


" ayolah ra!, sekali-kali!", bujuk rizka


temannya yang lain pun ikut bersorak mendukung


ara menghela nafasnya pasrah


"hah, ya udah deh!", keluhnya


"yee..", sorak teman-temannya sambil bertepuk tangan, karena suara ara tak di ragukan lagi, pasti bisa membuat kaum adam terkagum-kagum.


ara membisikan lagu yang akan dibawakannya pada operator, lalu instrumen pun di mulai


alvin terkejut karena saat instrumen di mulai ara menatapnya dengan tatapan yang sulit di mengerti, hingga ia mulai bernyanyi.


Aku tlah tahu kita memang tak mungkin


Tapi mengapa kita selalu bertemu


Aku tlah tahu hati ini harus menghindar


Namun kenyataan ku tak bisa


Maafkan aku terlanjur mencinta


… Senyuman itu


Hanyalah menunda luka


Yang tak pernah ku duga


Dan bila akhirnya kau harus dengannya


Mengapa kau dekati aku


… Kau membuat semuanya indah


Seolah takkan terpisah


di detik ini pun tiba-tiba ara mengeluarkan air matanya yang membuat semua orang yang melihatnya terkejut, terutama alvin yang tak henti menatap ara tajam.


… Aku tlah tahu kita memang tak mungkin


Tapi mengapa kita selalu bertemu


Aku tlah tahu hati ini harus menghindar


Namun kenyataan ku tak bisa


Maafkan aku terlanjur mencinta


… Bila memang hatimu untuk aku


Salahkah ku berharap


Berharap kau memilih diriku cinta


… Tapi mengapa kita selalu bertemu


Aku tlah tahu hati ini harus menghindar


Namun kenyataan ku tak bisa


Maafkan aku terlanjur mencinta


… Aku tlah tahu kita memang tak mungkin


Tapi mengapa kita selalu bertemu dan bertemu


Aku tlah tahu hati ini harus menghindar


Namun kenyataan ku tak bisa


Maafkan aku terlanjur mencinta


Ternyata hati tak sanggup melupa


ara tak kuasa menahan air yang berada di pelupuk matanya.


lagu itu selesai, ara, dengan raut wajah yang sudah tak karuan, tiba-tiba berlari meninggalkan tempat itu sambil menutup wajahnya.


semua yang berada disitu terheran, ada apa dengan ara si wanita tangguh itu?, ini pertama kalinya mereka melihat sisi lain dari ara.


kelima temannya pun panik dan ingin segera mengejar ara.