
" ibu...Melinda!", jelas pria itu
" apa?!", ucap ara terkejut
" saya mohon, kamu jangan kasih tau dia kalau saya ngasih tau kamu, saya takut keluarga saya jadi ancamannya", lirih pria itu memohon
ara menghela nafasnya kasar, bagaimana bisa ternyata di balik semua masalahnya selama ini datang dari tantenya yang sangat ia sayangi itu.
" om tenang aja, wanita yang om maksud itu tante saya!, dia gak akan macem-macem kok sama om!", jelas ara untuk menenangkan pria itu
akhirnya, ara berhasil menemukan apa yang selama ini ia cari, setelah ini, harus kembali ke jakarta untuk menjumpai orang tua alvin.
...----------------...
di lain tempat, rizka dan keempat temannya masih beradu mulut dengan chelsea dan alvin, karena rizka tidak percaya bila ara benar melakukan itu.
" heh, cewek mu***an !, ngaku gak loe?!, loe duluan kan yang mulai ?!", bentak rizka kepada chelsea
" hey, udah jelas temen laknat loe itu yang mau nyelakain gue!!", bantah Chelsea
" heh, loe semua bisa gak sih berhenti nyalahin cewek gue?!!, jelas-jelas disini itu dia korbannya!!", bentak alvin angkat bicara
" gak usah ikut campur loe vin!, gue tau loe benci sama ara, otomatis loe bakal bela cewek ini dari dia!!", ketus alya berkata
" heh, chelsea ini cewek gue!, otomatis gue lebih bela dia dari pada temen loe yang psikopat itu!", ejek alvin
bugh!
tiba-tiba seseorang menyerang alvin yang terlihat masih mengolok-olok ara.
" jaga mulut Loe b*****t!", bentak pria itu yang tak lain adalah rey
" emang bener kan?, cewek yang loe cintai itu lebih mirip psikopat?!",tegas alvin sambil tersenyum sinis, sambil mengelap darah yang menetes dari ujung bibirnya
" kurang ajar loe vin!!, gue yakin suatu saat loe bakal nyesel dengan apa yang loe lakuin sekarang, dan gue pastiin ara gak akan pernah liat muka loe dan mengingat loe lagi!!", tegas rey
" bagus, sebaiknya secepatnya loe bawa dia pergi jauh dari sini, gue bersyukur karena dia udah gak ngampus disini lagi!", jelas alvin dengan santai nya
" dan loe semua, berhenti nyalahin cewek gue, karena cewek gue itu korban dari semua ini!", lanjut alvin berkata
" apa loe yakin?", ujar seseorang yang tiba-tiba datang menghampiri mereka dengan tersenyum sinis ke arah alvin.
" mau ngapain loe?,mau bela cewek itu juga?", tanya alvin tak kalah sinis
" gue sebagai saksi mata di kejadian itu, kalau loe gak percaya?, loe bisa Lihat ini!", ujar pria itu yang ternyata adalah bagas, ia memperlihatkan rekaman video, dimana chelsea terlihat mencekik erat leher ara, hingga ia terlihat sulit bernafas, sedangkan kedua temannya menahan tangan ara agar tak bisa menghindar.
namun setelah beberapa lama kemudian terlihat ara yang sedikit memberontak lalu kemudian menghajar ketiga wanita itu.
" loe lihat sendiri kan?!", tanya bagas kepada alvin
semua yang berada disitu terkejut, tak terkecuali alvin, ia melihat jelas bagaimana ara dicekik oleh chelsea hingga ia terlihat kesulitan bernafas, tapi kenapa ara mengatakan bahwa dia sengaja mencelakai chelsea?
hingga rizka pun angkat bicara
" gas?, loe punya buktinya?, kenapa loe gak ngasih tau kita?, supaya ara gak disalahin waktu itu?!", tanya rizka sedikit geram
" sorry riz, sebenarnya gue mau ngasih bukti ini waktu itu, tapi ara ngelarang gue, dan nyuruh gue untuk simpan aja video ini, sampai dia benar-benar keluar dari kampus ini!", jelas bagas
" awalnya gue keberatan dengan keputusan dia, tapi gue rasa dia punya suatu masalah yang membuat dia harus menjauh dari kampus ini!, terutama dari kalian!", lanjutnya berkata
" jadi maksud loe, ara sengaja ngelakuin ini?!", tanya alya terkejut
bagas hanya mengangguk dengan tatapan sendu, sedangkan rey tiba-tiba saja tersenyum getir ke arah alvin
" gue yakin, loe gak akan bisa hidup dan loe gak akan bisa mati setelah ini, peringatan gue udah berakhir vin!, sekarang loe tinggal menunggu penyesalan loe!!", tegas rey sambil menepuk sebelah bahu alvin dan beranjak meninggalkan mereka semua
sedangkan yang lainnya hanya bingung dan tak memahami apa yang di ucapkan rey, mungkin hanya alvin yang memahaminya, dan alvin pun meninggalkan tempat itu juga secara tiba-tiba.
chelsea terlihat ingin mengikuti langkah alvin, namun tangannya di cekak oleh rizka
" mau kemana loe hah?!, urusan kita belum selesai!, loe harus ngerasain apa yang sahabat gue rasain !!", tegas rizka, lalu menarik chelsea entah kemana disusul oleh keempat temannya
tersisa disana bagas, dan ketiga teman alvin
" gas, apa loe tahu hubungan antara rey, ara dan alvin?, dan apa yang membuat mereka bertengkar?!", tanya aldy penasaran
" gue gak tahu pasti, tapi gue yakin ini ada hubungannya sama temen loe itu!", jelas bagas
" gue jadi semakin penasaran", ujar alkha angkat bicara
sedangkan yang lainnya hanya manggut-manggut mengiyakan perkataan alkha
di tempat lain alvin terlihat sangat frustasi dengan keadaan ini, memang keinginan nya untuk menghindar dari ara, tapi hatinya terlihat tak rela jika itu benar terjadi, apalagi perkataan rey yang selalu terngiang-ngiang di otaknya.
...----------------...
hai readers!
maaf, kalau novel author isinya konflik
semua, karena author sendiri lebih suka baca novel yang banyak konfliknya he he heππ,
jadi novel author isinya konflik semua,
dan di novel ini, author lebih mengutamakan kisah antara ara, alvin, dan rey, jadi author tidak menceritakan kisah percintaan teman ara maupun teman alvin disini....
tetap dukung author ya...
jangan lupa vote, like, dan coment nya....ππ