
wanita yang menyamar menjadi lelaki itu mengerjapkan matanya, ternyata saat ini ia terbaring di uks kampus, hanya ada perawat yang ia lihat di ruangan itu, mungkin saat ini kelasnya ada jam kuliah, sehingga ia tak menemukan satupun temannya disitu.
" gue-, gue masih hidup?, tapi bagaimana bisa??", gumam ara bertanya-tanya pada dirinya sendiri
# flashback on #
sepasang wanita dan pria paruh baya, sedang panik mendengar kecelakaan pesawat yang di tumpangi putra semata wayangnya kecelakaan, mereka bergegas menuju bandara.
" pak, putra saya seorang mahasiswa pak, apa ada korban yang selamat?", tanya wanita itu kepada pusat informasi
" atas nama siapa bu?", tanya petugas itu
" brayn aditama pak!", jawabnya dengan lirih
" mohon maaf bu, putra ibu belum kami temukan", jelas sang petugas
" gak, gak mungkin pak!!, putra saya pasti masih hidup!!", teriak wanita itu frustasi
" sayang, kamu tenang dulu ya..", lirih sang suami menenangkan istrinya itu
" gak bisa pah!, brayn pasti masih hidup!!, arghh!", elak wanita itu
akhirnya mereka memasuki kamar korban yang sedang di otopsi
" pah, gadis ini masih hidup!", jelas wanita itu saat membuka plastik yang menutupi wajah para korban
" iya mah!", seru pria itu
" pah, aku mau kita bawa gadis ini!", tega wanita itu
" maksud mamah?!", tanya sang suami terkejut
" aku mau ngasuh dia pah!, setidaknya ada yang bisa menggantikan brayn, di kehidupan kita!!", jelas wanita itu
" tapi mah, pasti anak ini juga punya keluarga!", tegas sang suami
" aku gak peduli!, pokoknya kita harus bawa anak ini!", tegas wanita itu.
akhirnya sang suami pasrah mengikuti permintaan sang istri, dan diam-diam membawa kabur gadis yang ternyata masih bernyawa itu.
# flashback off #
" jadi itu sebabnya mereka ngubah penampilan gue jadi kayak cowok gini?, keterlaluan!!", gumam ara geram dengan orang yang mengasuhnya saat ini.
" tapi, setelah kecelakaan itu, kenapa gue jadi punya kelebihan bisa baca fikiran orang??, wahh..Daebak!!, gue berasa jadi cenayang", gumamnya sambil tersenyum geli.
" tapi untuk sementara gue harus tutupin ini semua dulu, sampai gue bisa nyelesain masalah gue sama mama dan papa palsu itu!, apalagi gue di sekolahin disini lagi?, dan- deket sama alvin lagi?!"
ara menghela nafasnya kasar, ia yakin setelah ini pasti akan sulit untuknya terlihat biasa saja saat berdekatan dengan alvin, apalagi saat ia mengingat banyaknya wanita yang menyukainya, terutama sahabatnya rizka, benar-benar banyak sekali masalah yang harus ia hadapi, ia bertekad akan menyelesaikannya satu persatu.
beberapa saat kemudian pintu ruangan itu terbuka.
" bray!!" tegur alvin.
ara yang secara tak langsung melihat alvin ada di hadapannya pun terkejut.
"aduh, jantung.. tolong di kondisikan dong!!, bisa ketahuan kalau kayak gini!!", batin ara menggerutu.
" bray, loe gak papa kan?", tanya alvin khawatir.
" i-iya gue gak papa kok!", jawabnya gugup.
" sorry ya, tadi gue kesenangan karena bisa ngucapin hbd buat ara sebelum si rey", jelasnya sambil tersenyum kecil.
" what?, hari ini gue ulang tahun?, dan pertandingan mereka tadi...buat ngerayain ultah gue?", batin ara menduga, ia pun reflek melihat jam untuk mengetahui tanggal berapa ini.
" kenapa bray?, loe mau pulang sekarang?, yuk gue anter!, gue takut loe kenapa-napa!", tanya alvin saat melihat brayn menatap ke arah jam tangannya.
" oh, gak usah, gue pulang sendiri aja!", jelas brayn berusaha mengontrol mimik wajahnya.
" aduh plis jangan baper ra!!!" batinnya menggerutu.
" beneran gak papa?", tanya alvin kembali memastikan.
" iya, loe duluan aja!"
" ya udah, kalau gitu gue duluan ya!, mau ngerayain ultah ara sama si rey!", jelasnya sambil tersenyum penuh arti, lalu berlalu meninggalkan ruangan itu.
" apa loe sedih akan kepergian gue vin?, bukannya seharusnya loe bahagia?, bukannya ini semua kemauan loe untuk gue pergi jauh dari kehidupan loe?, tapi kenapa loe jadi kayak gini?!", gumam ara menatap sendu pintu yang baru saja tertutup setelah keluarnya alvin.
ara pun kembali mengingat saat aldy, reza, dan alkha menceritakan bagaimana keadaan alvin setelah kepergian wanita yang bernama ara, yang ternyata adalah dirinya, alvin benar-benar kacau, bagaikan mayat hidup yang tak memilki tujuan apapun, dan itu pun sempat di saksikan nya sendiri, saat ia belum berdekatan dengan alvin.
tapi mengapa saat berdekatan dengannya alvin bisa kembali tersenyum?
" apa seperti ini insting hati?, meskipun gue sama alvin gak saling kenal saat itu, tapi hati kita masih mengenali satu sama lain, bahkan saat itu pun gue merasa nyaman saat di dekat dia?", batin ara berkata lirih.
kini ara telah sampai di rumah tempatnya singgah selama hampir tiga bulan ini, ia harus mengumpulkan semua bukti kejahatan dari pasangan suami istri ini, apalagi saat ara mengingat pria itu ingin menjatuhkan perusahaan pratama, seseorang yang sudah ara anggap seperti papanya sendiri, mengingat itu semua membuat ara semakin geram.
" ya Allah ampuni hamba, untuk sementara ini hamba harus menyelesaikan semua ini", lirihnya memohon ampun kepada Sang Maha Kuasa, mengingat penampilannya selama ini tak menutup aurat, bahkan ia berpenampilan seperti lelaki, ini benar-benar hal sangat di benci agamanya!, apalagi selama kehilangan ingatannya ara tak pernah menunaikan shalat, hingga ia bertekad untuk shalat di luar rumahnya. mengingat yang ia ketahui pasangan suami istri ini bukan beragama islam.
ara tak pernah membayangkan apa jadinya jika ingatannya tak kembali?, apa ia akan jadi orang yang murtad?, mengingat itu semua membuat ara bergidik ngeri.
" alhamdulillah Allah masih memberi ku hidayah Nya", gumam ara yang saat ini tengah berdiri di balkon kamarnya sambil menatap langit, ia harus memulai hari esok yang di penuhi rintangan.
ara hanya di temani oleh pelayan dan penjaga di rumah itu, pasangan suami-istri itu jarang sekali pulang, apa karena mereka menyadari bahwa ara bukan anaknya?, ara hanya tersenyum sinis mengingat apa yang di lakukan kedua orang itu.
hingga ia merindukan keluarga kecilnya yang telah lama ia tinggalkan,
" ayah, bunda, bang zio.., ara kangen!!", lirihnya berkata sambil berlinang air mata
di malam yang sunyi itu, ia hanya di temani hembusan angin malam yang bisa menenangkan dan menyejukkan hatinya.
bersambung....
...----------------...
jangan lupa vote, like, dan coment nya ya....