
" jadi ternyata.., mereka pernah punya hubungan?" ujar rizka terkejut
" gue bener-bener gak nyangka!", sahut alya
" pantesan gerak-gerik mereka selalu aneh!", ujar Reyna
sedangkan alvin, setelah selesai bernyanyi terjatuh lemas dengan tangisan nya, rey pun tak tinggal diam, ia berlari ke atas panggung mendekap erat sahabatnya itu, dengan tangisan nya juga.
" ara..., loe bisa dengar gue kan?, maafin gue ra!, gue mohon.. bawa gue hiks..hiks.., gue gak sanggup hidup kayak gini!!", lirih alvin berkata masih menggunakan microfonnya, membuat semua yang mendengar terkejut, dan terharu.
" loe benar!, gue cuman mengerti cara menyakiti orang, dan gak pernah mengerti cara membahagiakan orang!, tolong kasih kesempatan buat gue untuk ngebahagiain lo.", Lirihnya kembali
seketika pandangan alvin menangkap kelima teman ara yang menatapnya
" riz, al, res, na, fir, gue minta maaf.., waktu itu gue yang ngancem ara buat jadi budak gue!, gue ngancem dia bakal bikin kalian menangis di atas panggung ini.., tapi semua karma itu kembali ke gue!", lirih alvin
" buat loe semua, jangan pernah menyia-nyiakan orang yang mencintai kalian dengan tulus, karena kita gak akan pernah tahu, sampai kapan kita bisa merasakan cinta itu, jangan menjadi seperti gue, yang terlalu bodoh untuk memahami sebuah perasaan, gue mewakili ara, minta maaf buat loe semua yang mungkin pernah benci sama ara, ara wanita yang baik, dia gak pantes di benci, mungkin dari yang kalian lihat ara selalu ceria, itu karena dia bisa menyembunyikan segala luka yang dia punya...", seketika ia mengentikan ucapannya dan tersenyum penuh arti
" satu-satunya wanita cantik yang berhasil mengisi hati gue, pemberani, cerdas, walaupun sedikit bar-bar, tapi gue suka semua kekurangan dan kelebihannya, mungkin setelah ini gue akan menutup rapat hati gue, untuk siapa pun itu!", lanjutnya kembali berkata lirih
seketika alvin menarik rey untuk turun dari panggung itu.
keadaan panggung itu masih tetap haru, karena mereka mengingat kepergian teman mereka yang baru satu bulan bersekolah disitu.
# 1 bulan kemudian...
seorang wanita cantik sedang kebingungan dengan apa yang di lakukan orang tuanya.
" mama apa-apaan sih?, kenapa alika disuruh berpenampilan kayak gini di kampus baru alika?", tanya wanita itu kepada sang mama
" alika, kamu harus dengarkan mama!, musuh papa itu sangat banyak, terutama pemilik kampus terkenal itu!, mama mau kamu mengalahkan reputasi baiknya, kamu harus bisa melebihi anak itu dari segala macam sisi!", tegas arini kepada putrinya
" termasuk, jadi orang yang terlihat lebih tampan dari orang itu?!;", tanya alika penuh penekanan
sang mama hanya mengulum senyumnya sambil mengangguk
alika hanya bisa pasrah disaat ia disuruh tampil menjadi seperti lelaki, tidak!, bahkan ia benar-benar disuruh menjadi lelaki, untungnya sang mama tak mengubah jenis k*****n nya, kalau tidak??
hah, alika benar-benar merasa seperti orang yang tidak normal saat ini, memang jiwa ketomboyan sudah ada dari lahir, tapi ia tidak menyangka orang tuanya mengambil kesempatan ini untuk menyembunyikan identitas aslinya dari para pesaing papa nya, termasuk pemilik universitas itu, yaitu pratama.
" kamu harus bisa menjatuhkan reputasi anak yang bernama alvin, dia adalah anak dari musuh papa mu!, kamu harus bisa menjadi lebih unggul dari anak itu!, kamu bisa kan?", lanjut arini berkata
" bisa dong ma, mama tenang aja!, dengan wajah ku yang tampan ini aku pasti bisa menjadi idola sekolah!", tegas alika, sambil memainkan rambutnya yang baru saja di potong seperti lelaki
" ingat nak, mama harap kamu bisa menjaga perasaan mu, jangan sampai jatuh cinta dengan lelaki disana!, karena itu akan membongkar semua yang selama ini kau rahasiakan!" ujar arini sambil mengelus kepala anaknya itu
" iya ma, mama tenang aja, kan mama tau aku gak gampang suka sama cowok gitu aja!", jelas alika
" ya sudah, mulai saat ini nama kamu bryan, kamu siap untuk membantu mama dan papa bryan?", tanya arini
" siap ma!", tegas bryan sambil memberikan tanda hormat kepada sang mama
arini hanya tersenyum melihat kelakuan lucu putrinya ini, lain halnya dengan pasang ibu dan anak yang lain
" nak, kamu sudah siap, untuk masuk kampus baru kamu?", tanya vanya kepada putrinya
" sudah mom!", jawab vanessa lembut kepada ibunya
" ingat kamu harus bisa mendekati alvin, dia anak dari kerabat papa kamu nak, mommy berharap kamu bisa menjalani hubungan yang serius dengannya!", ujar hanya kepada putrinya
" tapi bagaimana kalau dia sudah punya wanita lain bu?", tanya vanessa was-was
" nak, alvin baru saja ditinggal pergi oleh wanita yang di cintainya, mommy berharap kamu bisa menjadi pengobat perasaannya selama ini, biar anak itu bisa melupakan kesedihannya!", ujar hanya menasehati anaknya
vanya adalah sahabat baik ratna dan juga zahwa, ia tahu betul apa yang sudah terjadi dengan kedua sahabatnya itu, ia turut prihatin dengan keadaan keduanya, apalagi setelah mengetahui alvin anak dari ratna yang sangat mencintai ara anak dari zahwa, yang sebulan lalu meninggal karena kecelakaan.
ratna selalu menangis menceritakan keadaan putranya itu, karena itu vanya memindahkan vanessa agar bisa mendekati alvin dan menghiburnya agar bisa melupakan kepergian ara.
vanessa adalah wanita cantik yang sangat feminim, ia sangat ramah terhadap semua orang, tutur katanya sangat lembut,dan juga selalu menghormati orang yang lebih tua darinya.
hari ini ia akan menjadi hari pertamanya memasuki kampus barunya, ia harus bisa beradaptasi lagi degan lingkungan baru ini, vanessa sedikit menghela nafasnya kasar karena ia sangat sulit berdaptasi dengan orang, ia wanita yang sangat pemalu.
bagaimanakah kelanjutan kisah alvin, dengan dua wanita yang akan memasuki kehidupannya dengan tujuan yang berbeda?
jangan lupa vote, like, dan coment mya ya....