
“Pertama Jangan campuri urusan pribadiku,entah aku bertemu dengan siapa dan pergi kemana itu bukan urusanmu,dan kau tidak boleh ikut campur.kedua aku berhak atas diriku dan kebebasanku satu hari penuh ,setelah menghabiskan waktuku merawat Baby Kayla” Queen berucap dengan tenang serta tegas,sikapnya yang tegas dan berani membuat Aslan tersenyum.belum pernah ada seorang wanita yang bersikap berani serta tegas kepada sang Tuan,yang ada hanya wanita manja yang sibuk mengejar dan mencoba mendapatkan perhatian Tuannya.namun wanita yang duduk di hadapannya itu sangat berbeda dengan yang lainnya,tak ada sikap ke kepura-puraan dalam tindakannya ataupun mencoba merayu Tuannya yang ada kini Tuannya laj yang merasa tertantang untuk menaklukkan sikap keras kepala wanita itu.Aslan melirik Keanu yang diam dengan tatapan kelamnya,sudah tentu sang Tuan akan keberatan dengan pengajuan syarat yang di berikan Queen.
Aslan telah membuat perjanjian yang isinya sesuai dengan keinginan Keanu,namun siapa sangka sang wanita dengan berani memperlihatkan sikap tak setujunya.apa yang Queen utarakan benar adanya dan Aslan tidak bisa menyalahkan Queen,karena menurutnya Queen memiliki hak atas dirinya sendiri.Dan terlebih lagi tidak ada ikatan antara keduanya yang mengharuskan Queen melapor dan meninta ijin padanya sebelum menemui seseorang.
Keanu merasa marah dan kesal,wanita di hadapannya ini bukan hanya cantik dan memiliki keterampilan,namun sangat pintar dan berani mengambil sikap tegas membuat Keanu semakin terobsesi untuk menaklukkannya.”Baiklah,kita hapus dua point itu dan selebihnya kau ikuti aturanku” Keanu berucap datar,keputusannya sesaat membuta Aslan tertegun biasanya sang Tuan akan murka dan membuat lawanya mau-tak mau mengikuti keinginannya,namun Queen ternyata memiliki hak istimewa dalam hal ini.
“Aku setuju,” Keanu mencoret dua point penting yang menjadi inti permasalahan mereka dan membubuhi tandatangannya di atas kertas itu,di susul Queen yang melakukan hal sama.merasa tak ada lagi yang perlu untuk di bicarakan Queen memilih meninggalkan Keanu dan Aslan,berada di antar dua pria dingin dengan sikap bak robot itu membuat Queen sakit kepala.Keanu menatap kepergian Queen hingga tubuhnya hilang di balik pintu kamar,Aslan pun melakukan hal yang sama di dalam benaknya yang dalam Aslan sedikit penasaran dengan kehidupan pribadinya.Aslan hanya mencari garis besar kehidupan Queen dari keluarga serta temannya,Aslan tak mengorek secara dalam masa lalu sang Dokter cantik.
“Aslan” mendengar Keanu memanggil namanya dengan segera Aslan melangkah maju dan menundukkan sedikit kepalanya,bersiap menanti apa yang akan di perintahkan oleh Keanu.
“Selidiki kehidupannya selain bersama keluarganya,aku tidak mau ada yang terlewatkan sedikitpun.” Keanu berucap dingin,ternyata pikirannya sejalan dengan sang Tuan.dengan patuh Aslan menganggukkan kepala dan menunduk sebentar sebelum meninggalkan ruang tamu untuk melakukan apa yang di perintahkan Keanu.Aslan sendiri memiliki satu apartemen sendiri yang Keanu siapkan untuknya,dan apartemennya berada satu lantai di bawahnya.Kenau hanya meminta para pelayan datang ketika dirinya berangkat kerja,sehingga taka dan satupun dari para pelayan yang pernah ataupun mengenali Keanu.
Keanu lebih suka sendiri,karena itu sebelum dirinya kembali ke apartemen para pelayan sudah di wajibkan pulang dan meninggalkan apartemnnya.sikapnya yang dingin berbanding terbalik dengan sang adik Kai yang lebih lembut dan ramah,sehingga Kai memiliki banyak teman hingga sang adik akhirnya jatuh cinta dan menikah.Keanu bahkan sangat senang ketika sang adik menemukan seorang wanita yang cukup sederhana,dan melihat Kai apa adanya tanpa harta berlimapah.karena selama mereka menjalin hubungan Kai tidak pernah mengatakan jati dirinya,namun setelah menikah dan sang istri hamil Kai menceritakan siapa dirinya sebenarnya.sehingga muncul rasa iri serta cemburu di hati beberapa wanita yang pernah menyimpan cinta kepada sang adik,dan Keanu menyadari hal itu hingga sebuah tragedy mengenaskan menimpa adik serta sang istri.membuat Keanu marah dan ingin menghukum para pelaku,namun sampai saat ini Keanu belum menemukan titik terang dari siapa dalang di balik kematian sang adik,dan ibu dari Baby Kayla.
Mengingat anak Kai,Keanu teringat akan sesuatu yang teramat penting yang telah dirinya lewatkan.beberapa kali Queen menyebut Baby Kayla,apakah itu berarti Queen telah memberi nama anak Kai dan Alysa dengan nama Kayla? Keanu mengerutkan keningnya dengan dalam,mencoba memahami situasi dan melirik pintu kamar Queen yang tertutup rapat.jika benar Queen sudah memberi nama pada anak Kai,lantas darimana Queen mendapatkan nama Kayla?
Dengan rasa penasaran dan tidak ingin menunda waktu lagi,Keanu bangkit dari duduknya dan bergegas meninggalkan ruang tamu menuju kamar Queen.terlihat Queen duduk sambil bersandar di ranjangnya dengan Baby Kayla yang berada di dadanya yang terekspos jelas,Queen menatap marah Keanu yang masuk ke kamarnya tanpa mengetuk pintu terlebih dulu.bisa Keanu lihat reaksi serta gerakan lembut Baby Kayla dalam pelukan Queen,bayi itu menepuk pelan dada Queen serta berusaha menggerakkan bibirnya.tak ingin lama-lama menjadi tontonan gratis pria angkuh dan menyebalkan itu,Queen menurunkan kedua kakinya melangkah menuju Box bayi dan meletakkan Baby Kayla dengan lembut.melatakkan alat bantu pernapasan yang masih melekat ditubuhnya,Queen memasang kembali kancing kemeja bagian atasnya sebelum ia membalikkan tubuh dan menatap Keanu dengan mata nyalang.
“Bisakah kau mengetuk pintu terlebih dulu sebelum masuk ke kamarku?dan perlu kau ingat di pagi hari dan malam khususnya di jam segini,aku melarang mu masuk.karena aku melakukan terapi pada Baby Kayla,kau mengerti Tuan Smit?” seperti kerbau yang di cocok hidungnya,Keanu mengangguk patuh,dan membuat Queen bernafas lega.
“Kenapa kau memanggil keponakanku dengan panggilan Baby Kayla?aku bahkan belum memberinya nama.” Queen memutar bola matanya malas,dengan langkah kasar Queen menuju meja riasnya dan mengambil satu kotak beludru berukuran kecil,dan menyerahkannya pada Keanu.dengan kening mengkerut Keanu meraih benda kecil itu dan membukanya,kerutan di dahinya semakin dalam setelah melihat benda mungil berbentuk kalung Liontin.
“Itu diberikan oleh istri adikmu kepadaku sebelum dia dibawa keruang operasi,ada ukiran nama yang berinisial Kayla S dibelakang Liontin,dan aku pikir adikmu serta istrinya ingin menamai putri mereka dengan nama Kayla smith.” Keanu menatap Liontin cantik itu dan memastikan apa yang Queen ucapkan,dan memang benar ada ukiran nama berinisial Kayla S di Liontin tersebut.Keanu menyerahkan kembali benda itu ke tangan Queen,Keanu yakin Queen bisa menjaga harta berharga milik sang adik.
“Simpanlah,aku pikir akan lebih baik jika kau yang menyimpannya. karena mulai sekarang kau bukan hanya seorang Dokter, tapi seorang ibu. " Keanu meninggalkan Queen yang berdiri terpaku dan melongo. seorang ibu? apakah Queen mampu menjadi seorang ibu, Queen menolehkan kepalanya ke arah Box. ditatapnya bayi mungil yang tak berdosa itu, bayi yang menjadi yatim piatu di hari kelahirannya di dunia.
Tidak ingin larut dalam pikirannya, Queen memilih merebahkan tubuhnya di ranjang luasnya. menyingkirkan sejenak beban pikiran serta lelah yang dirasakan oleh tubuhnya, hingga rasa kantuk mulai menghampiri dan membuainya dalam mimpi indah.
Wajah Keanu merah karena menahan hasrat, setelah keluar dari kamar Queen dengan langkah cepat ia memasuki kamarnya menuju kamar mandi. ia ingin mengguyur tubuhnya dengan air dingin, mencoba mendinginkan dan menghilangkan hasratnya.
Keanu berdiri dibawah shower menguyur tubuhnya dengan air dingin, menenangkan pikirannya dan keinginannya untuk mengunci tubuh Queen dibawah kuasanya.
Queen, kenapa kau bisa membuatku seperti ini? sampai kapan aku bisa menahannya?