
Queen menatap pria tampan yang masih terlelap di sampingnya,semalam setelah menumpahkan perasaan sera rasa khawatirnya,Keanu terlelap di pelukan Queen.mungkin pria itu merasakan kenyamanan serta rasa damai di samping Queen,sehingga tanpa rasa malu dan canggung lagi Keanu memperlihatkan sisi lemahnya di hadapannya.
Queen masih mengingat bagaimana Keanu menangis mengingat kematian sang adik tercinta,serta nasib Kayla yang harus tumbuh tanpa kasih sayang kedua orang tuanya.hidup sebagai anak yatim piatu tepat di hari kelahirannya,Queen menatap Keanu dengan penuh arti.siapa sangka pria kejam dengan kehidupan yang begitu kelam,memilki sisi lembut di hatinya.mungkin kehidupan keras yang dia lalui membuatnya menjadi dingin serta kuat di luar namun ternyata rapuh,dan hanya di depannya Keanu memperlihatkan kerapuhannya.
Jemari lentiknya mengusap rambut halus Keanu,dibiarkannya pria itu terbuai dengan usapan lembutnya,Queen memberikan kecupan lembut pada kening Keanu.perlahan Queen turun dari ranjang dan meninggalkan Keanu sendirian,Keanu perlahan membuka kedua matanya melihat kemana wanitanya pergi.Keanu tersenyum bahagia mendapat perlakukan yang kian lembut dari Queen,usahanya untuk meluluhkan hati Queen tidak sia-sia.Keanu kembali menenggelamkan kepalanya ke dalam bantal empuk,menikmati sorenya yang indah.
Queen mengikat rambutnya tinggi memperlihatkan leher jenjangnya yang indah,dengan cekatan Queen membersihkan serta membuat beberapa menu untuk makan malam.hampir satu jam lamanya berkutat di dapur,hidangan untuk makan malam telah tertata rapi.Queen melirik pintu kamar Keanu yang masih tertutup rapat,bertanda sang pemilik belum bangun dari tidurnya.
Queen mendorong pelan pintu kamar Keanu,kening Queen berkerut melihat ranjang yang telah kosong tanpa keberadaan Keanu di sana,tatapan Queen teralih ketika pintu kamar mandi terbuka menampakkan Keanu yang baru selesai mandi.dengan handuk yang hanya melilit setengah pinggang,memperlihatkan tubuh kokoh berototnya,serta rambut basahnya Keanu terlihat tampan serta begitu menarik perhatian.untuk menghilangkan rasa canggungnya Queen berdehem,dan memalingkan wajahnya yang mungkin sudah memerah.
“Aku sudah menyiapkan makan malam,keluarlah jika sudah siap.aku akan membersihkan diri dulu!”
Tanpa menatap Keanu lagi,Queen meninggalkan kamar Keanu dengan tergesa-gesa.tingkah Queen yang lucu serta menggemaskan membuat Keanu terkekeh,Queen menepuk pelan kedua pipinya yang terasa panas.pemandangan sore itu begitu menggoda imam,beberapa kali Queen mencoba mengusir pikiran kotornya dari pikirannya.
Tenang Queen,kau bukan hanya sekali melihatnya seperti itu.bahkan kau sering melihat tubuh para pasienmu.tenang dan jangan panik,,ya kau tidak boleh panik.
Queen bergumam pelan,entah kenapa setelah menyadari perasaannya terhadap Keanu,ia mulai merasakan perasaan malu.kemana perginya Queen yang selalu bersikap cuek,serta selalu menatap dingin lawan bicaranya.
Keduanya menikmati makan malam dengan tenang,bahkan Keanu begitu terlihat menikmati makan malamnya.ini kali kedua dirinya merasakan masakan Queen yang luar biasa enak,sehingga dirinya ingin terus mengunyah.Queen hanya bisa diam dan menikmati cara makan Keanu yang tidak biasa.
“Keanu pelan-pelan,jika kau merasa kurang aku bisa memasaknya lagi untukmu!”
Keanu tersenyum lembut,setelah menyelesaikan makan malamnya yang begitu nikmat.Keanu menatap meja yang hanya menyisakan piring kosong.
“Apa aku terlihat seperti orang yang kelaparan?”
Keanu bertanya dengan nada bodoh,sedangkan Queen hanya mengangguk pelan.Keanu terkekeh pelan menyadari kebodohannya,sementara Queen hanya menatapnya datar.
“Setelah orang tuaku meninggal aku tidak pernah lagi merasakan masakan rumahan,semua makananku di siapkan oleh para koki handal,dan jika aku tidak menyukainya Aslan akan menggantinya!”
Keanu menatap Queen dengan tatapan penuh arti,berharap wanita di hadapannya akan selalu berada di sisinya dan memasakkan makanan enak setiap harinya.
“Kali ini aku bisa menikmatinya lagi berkat dirimu,pantas ibumu mengatakan jika kau pandai memasak ternyata benar!”
“Kau terlihat sangat dekat dengan Mommy ku,apa dia yang mengatakan kepadamu?”
“Kurang lebih,aku merasakan keberadaan ibuku,saat bersama ibumu!”
“Jika kau ingin makan masakanku,kau harus membayar ku dengan gajih tinggi perminggu!”
“Setuju!”
Queen terkekeh melihat antusias Keanu,setelah membersihkan piring kotor Queen menuju ruang tengah tempat biasanya dirinya dan Keanu bersantai.Queen menghentikan langkahnya ketika melihat Keanu yang sedang bicara dengan seseorang di telepon,tidak ingin mengganggu Queen memilih keluar ke teras apartemen,menatap langit malam serta kota yang indah pada malam hari.
“Apa yang kau pikirkan?”
Queen menolehkan kepalanya melihat kedatangan Keanu,sedikit demi sedikit senyum tipis mulai sering terlihat di wajah Queen yang cantik,membuat Keanu tidak pernah merasa bosan melihat senyum menawan itu.
“Aku akan kembali ke Negara Y dalam beberapa hari,aku merindukan Kayla!”
“Hmm,,Aku merindukannya,entah bagaimana reaksi Mommy jika aku membawanya kembali!”
Keanu berpikir sejenak mendengar ucapan Queen,muncul sebuah ide di kepalanya,dengan senyum nakal Keanu melirik Queen yang masih menatap ke depan.
“Jika kau mau aku bisa memberikanmu Kayla lain!”
Queen mengerutkan kening mendengar ucapan Keanu,dengan sedikit bingung Queen menatap Keanu dengan penasaran.
“Maksudmu?”
Keanu menatap wanita di hadapannya dengan lembut,menarik pinggang Queen hingga tubuh mereka menempel .nafas Keanu menyapu wajah Queen,membuat jantungnya berdegup kencang.untuk pertama kali dalam hidupnya Queen merasakan hal tersebut,apakah karena dirinya mulai merasakan cinta terhadap Keanu?
“Biarkan Kayla bersama Nenek dan Kakeknya,kita bisa membuat Keanu junior jika kau mau!”
Kedua mata Queen melebar mendengar bisikan yang Keanu ucapkan,dengan kesal Queen mencubit pinggangnya yang keras.Keanu terkekeh melihat sikap manis wanitanya,dengan lembut Keanu menempelkan bibirnya ke bibir Queen.ciuman lembut membuat Queen terbuai hingga ia ikut menikmati dan membalas ciuman Keanu,deru nafas keduanya saling berlomba,Keanu menempelkan keningnya menatap kedua mata Queen yang indah.
“Aku mencintaimu!”
Queen mencium Keanu kembali dengan lembut,suasana romantis mulai tercipta di antara keduanya.Keanu bahkan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk semakin mendekatkan dirinya dengan Queen,ciuman yang awalnya biasa saja kini berubah menjadi ciuman panas.
Queen bisa merasakan bukti gairah Keanu terhadapnya,deru nafas hingga suara Keanu yang serak memanggil namanya dengan manja,apakah malam ini menjadi akhir dari pencarian cinta mereka?.Keanu mengangkat tubuh Queen,menggendong dan membawanya menuju kamarnya.kamar yang bernuansa serba hitam dengan penerangan seadanya semakin membuat suasana kian romantic,perlahan Keanu membaringkan tubuh Queen di ranjang besarnya.
Keanu mulai menjelajahi lekuk leher jenjang yang begitu menggoda,sentuhan Keanu yang lembut membuat Queen tak kuasa menahan erangannya.
“Jangan di tahan,aku ingin mendengar suaramu yang meneriakkan namaku malam ini.malam dimana kau akan menjadi milik Keanu Smith seutuhnya!”
Keanu menyerang Queen kembali dengan ciuman serta gigitan kecil pada bagian tubuh Queen yang sensitive,hingga meninggalkan jejak cinta yang kemerahan di permukaan kulitnya yang mulus.tangan kokohnya menyangga tubuhnya agar tidak menindih tubuh Queen sepenuhnya,jari jemarinya mulai membuka satu persatu kancing kemeja yang Queen kenakan.pemandangan indah terpampang di depan mata,Keanu menelan ludahnya dengan kasar,mencoba menenangkan degup jantungnya yang menggila.
“Apa kau baik-baik saja?”
Keanu mengacuhkan pertanyaan yang keluar dari mulut Queen,Keanu menyambar bibir manis miliknya menenggelamkan lidahnya serta menyusuri rongga mulut Queen.tanpa keduanya sadari mereka telah sama-sama polos,bukti gairah Keanu begitu terasa menekan bagian bawah Queen.
“Aku tidak bisa menahannya lagi Queen,aku meminta ijin darimu!”
“Aku belum siap untuk melakukanya,tapi aku tidak akan membuatmu menderita,kita bisa melakukannya dengan bekerjasama!”
Queen mendorong tubuh Keanu yang kokoh,hingga posisi mereka berubah.Keanu mulai memejamkan kedua matanya menikmati setiap sentuhan Queen yang memabukkan,malam panas pun di mulai.
Sinar mentari pagi mulai masuk ke dalam apartemen melewati celah dinding kaca,Keanu membuka kedua matanya secara perlahan.Diliriknya wanita yang masih terlelap di sampingnya,wajahnya yang cantik dengan bulu mata lentik,serta bibir merah alami membuat Keanu tak bisa menahan tangannya agar tak menyentuhnya.Keanu memberikan kecupan selamat pagi di sudut bibirnya,Keanu terkekeh pelan melihat Queen yang bahkan tidak bereaksi sama sekali dengan ulahnya.
Sekelebat bayangan percintaan mereka semalam terlintas di kepala Keanu,meski mereka tidak melakukan penyatuan dan melakukan pemuasan hasrat mereka dengan cara lain,tetap saja Keanu merasakan perasaan bahagia yang luar biasa.mendapati seorang wanita yang pandai dalam segala bidang,bahkan memberinya kepuasan berkali-kali.
Pipi Keanu merona mengingat bagaimana Queen memuaskannya,hingga dirinya melayang beberapa kali.
Kau adalah alasanku untuk hidup dengan baik mulai sekarang,aku akan membuktikan kepadamu serta keluargamu bahwa aku adalah pria yang pantas untuk menjadi pendampingmu.kita akan memulai perjalanan cinta kita dengan perlahan Queen,aku akan menjadikanmu satu-satunya ratu di hatiku.