You Are The Light In The Dark

You Are The Light In The Dark
17. Kerepotan



Tiga hari semenjak kepergian Queen,Keanu serta Aslan merawat baby Kayla.mereka menjaga serta merawat Kayla secara bergantian,lelah,repot itulah yang keduanya rasakan.selama itu pula Keanu tidak datang ke kantor semua pekerjaan Keanu serahkan kepada Aslan,bekerja sebagai asisten Keanu selama belasan tahun membuatnya cekatan.setelah menyelesaikan pekerjaan kantor,Aslan akan segera ke apartemen menemani sang Tuan mengurus baby Kayla.


Bukannya Keanu tidak mampu membayar seorang perawat ataupun pelayan,Keanu tidak bisa percaya dan memberikan tanggung jawab tersebut kepada orang asing.Delon sang  sahabat serta Dokter pribadinya telah menawarkan bantuan dengan memperkerjakan perawat professional untuk menjaga baby Kayla,namun Keanu menolaknya dengan alasan keselamatan sang Bayi.bagaiamanapun juga baby Kayla pernah mengalami percobaan pembunuhan,yang membuat Keanu lebih selektif dalam memutuskan pengasuh Kayla.


 Dalam beberapa hari itu juga Baby Kayla rewel seperti menyadari ketidak beradaan sang ibu asuh,Keanu yang kelelahan menghela nafas lelahnya sementara Queen belum memberi kabar kapan dirinya akan kembali.Aslan terlihat kepayahan menggendong serta membujuk baby Kayla agar tidak menangis,dan sepertinya baby Kayla tidak ingin bekerjasama dengan keduanya.


“Tuan sepertinya Nona kecil merindukan Dokter Queen,bagaimana jika anda menghubunginya?” Aslan menyuarakan pendapatnya,dirinya tidak tega melihat Kayla yang terus menangis dan merengek meskipun teah di beri susu serta makanan.


“Haruskah aku menghubunginya dan memintanya kembali?” Keanu terlihat bodoh dimata Aslan,biasanya pria dingin itu akan bertindak sesuai keinginannya tanpa ragu,namun kali ini kenapa pria itu terlihat ragu?


Suara bel apartemen berbunyi membuat Aslan menatap Keanu,seolah saling melemparkan pertanyaan siapa gerangan yang datang berkunjung.Keanu waspada dengan langkah pelan ia melangkah menuju pintu,dan membukanya.wajah pria dengan senyum cerah terlihat di depan pintu apartemen,Aslan bernafas lega melihat kedatangan Delon,setidaknya Delon adalah seorang Dokter mungkin dia bisa mengerti dengan apa yang Kayla inginkan.


“Aku datang,aku takut kalian kerepotan serta menangis di sudut ruangan karena tidak bisa menjaga Baby kayla dengan baik,karena itu aku datang untuk membantu!” Delon masuk begitu saja,mendekati Aslan yang masih menggendong Kayla.


“Hai Nona kecil,bagaimana kabarmu?” Delon meraih tubuh Kayla dan membawanya ke pelukannya,Kayla semakin mengeraskan tangisannya membuat Delon kebingungan,berbagai cara Delon lakukan agar kayla diam dan berhenti menangis namun gadis kecil itu sepertinya mengacuhkan ketiganya.Delon memeriksa kesehatan Kayla,namun dirinya tidak menemukan masalah apapun dari tubuh Kayla.


“Sepertinya Nona kecil merindukan Dokter Queen, sudah 2 hari ini Nona kecil merengek serta sering menggerakkan tangannya mencari sesuatu!” Aslan menjelaskan apa yang dirinya rasakan,Delon menghela nafasnya dan melirik Keanu yang duduk diam.


“Kau tidak ingin memintanya kembali lebih awal?” Delon menatap Keanu mencoba membaca apa yang tertulis di wajah dinginnya.


“Dia sedang bersama kedua orangtuanya,aku tidak mungkin mengganggunya.keberadaan Kayla harus dirahasiakan!” Keanu berucap dengan wajah datar,namun kerutan di keningnya membuat Delon yakin jika Keanu sedang memikirkan sesuatu.


Hari telah menjelang sore Baby Kayla masih terlihat rewel bahkan tidak tidur siang,ketiga pria itu telah bekerja keras menjaga serta merawat Kayla namun sang bayi masih rewel.di tengah keputusasaan ketiganya,suara pintu yang terbuka membuat ketiga pria itu menolehkan kepalanya.wanita cantik dengan kaos putih polos serta bawahan celana jins terlihat berdiri dengan koper serta kantong plastic yang berisikan beberapa macam makanan.


Aslan serta Delon bernafas lega dan melemparkan senyum senang melihat kedatangan Queen,sementara Keanu menatap Queen dengan tatapan datar.Queen melangkah memasuki apartemen menyimpan makanan di meja dapur,melihat kedatangan Queen,baby kayla semakin menjerit mengulurkan kedua tangannya berharap tubuhnya di dekap oleh ibu asuhnya.


“Hai putri ibu yang cantik,sepertinya kau menangis seharian ya,,cup,cup jangan menangis lagi ibu sudah pulang!” Queen berucap lembut memeluk serta membelai punggung Kayla dengan lembut,Queen memilih duduk tepat di hadapan ketiga pria yang mengalami kesusahan dalam beberapa jam yang lalu.Queen memberikan susu dan menepuk pelan bokong kayla,membuat gadis kecil itu menutup kedua matanya dengan perlahan.melihat hal itu ketiga pria itu tertegun,begitu mudahnya Queen menidurkan baby Kayla.


“Wah aku tidak percaya dengan apa yang aku lihat Dokter Queen,Kalian begitu dekat.ikatan di antara kalian sangat kuat,aku sangat terharu!” Delon mengungkapkan apa yang dirinya rasakan,Delon tidak menyangka jika ikatan di antara keduanya begitu kuat.


“Benar Dokter,kami kerepotan serta kewalahan menjaga Nona kecil.seprtinya Nona sangat merindukan Anda!” Queen tersenyum tipis mendengar ucapan Aslan,namun tatapannya masih tertuju pada Kayla yang sudah terlelap.


“Aku akan membawa Kayla ke kamar,sepertinya dia sangat kelelahan.terimakasih atas kerja keras yang kalian lakukan!” Queen bangun dari duduknya meninggalkan tiga pria yang hanya bisa menatapnya dalam diam.


“Jangan main-main dengan orangku ,jika kau  berani  mengganggunya kau harus menanggung resikonya!” Suara dingin Keanu membuat Delon menoleh,Keanu menatapnya dengan wajah kesal membuat Delon hanya menggaruk kepalnya yang tidak gatal.


“Jika kau tidak mengijinkannya,aku tidak akan berani!” Delon berucap dengan sikap sedikit menggoda,namun dirinya menyadari jika ucapan serta tatapan Keanu tidak main-main.


“Pulanglah,aku bosan melihatmu disini!” 


“Hei kau mengusirku,aku bahkan telah membantumu merawat baby Kayla!”


“Aku tidak memintamu datang dan membantuku,kau yang datang sendiri!” Delon menganga mendengar ucapan acuh Keanu,Delon mengerucutkan bibirnya tak terima dengan ucapan kejam sang sahabat.


“Dasar tidak tau terimakasih!” 


“Barakkk” Delon dan Aslan terkejut dengan gebrakan meja yang cukup kuat.


“Aku pulang,aku  memiliki jadwal operasi sebentar lagi sampaikan salamku pada Dokter Queen!” Delon meraih jaketnya dan berlari keluar,Aslan hanya bisa menahan senyumnya melihat tingkah Delon yang menggelikan.mengetahui situasi yang kurang baik,Aslan pun memilih kembali ke apartemennya.


Malam mulai menjelang,Keanu yang duduk di sofa ruang tamu menatap pintu kamar Queen yang masih tertutup rapat.tak berapa lama wanita yang dia tunggu-tunggu akhirnya muncul,Queen keluar dengan piyama satinnya.Queen melirik Keanu sebentar,lalu menuju patri dan mengambil air minum untuk menghilangkan rasa hausnya.ketika Queen membalikkan tubuhnya,Keanu sudah berdiri tepat di hadapannya,menatapnya dengan tatapan dingin.


Apa lagi yang di inginkan pria dingin ini,tidak bisakah dia merubah tatapannya yang menyebalkan itu,,benar-benar membuatku muak.


“Ada apa Keanu,jangan menghalangi jalanku!” Queen berucap ketus dan menetap Keanu dengan tatapan yang sama dinginnya,tanpa Queen sadari Keanu sudah meraih tengkuknya dan menenggelamkan bibirnya ke dalam bibir manis Queen.


Queen memberontak,memukul dada Keanu beberapa kali,Keanu mengeratkan pelukannya,ciumannya semakin dalam membuat Queen tidak bisa melawan lagi selain menikmati ciuman lembut yang Keanu berikan.ciuman itu berlangsung lama,Keanu mencium bibir Queen dengan begitu lembut menyampaikan kerinduannya terhadap wanita itu.


“Jangan pergi lagi Queen,aku tidak tahan tidak melihatmu dalam beberapa hari!” Keanu menempelkan keningnya,suaranya sedikit serak.Queen diam dan mengerutkan keningnya,akan sikap Keanu yang lembut.


“Apa kau menyukaiku?” Keanu melepaskan pelukannya menatap Queen dengan bingung,apa yang harus dirinya jawab,sedangkan dia sendiri belum yakin akan perasaan serta yang dirinya rasakan.tidak mendapatkan jawaban dari Keanu,Queen  mengerutkan keningnya.


“Aku bertanya apa kau menyukaiku?