You Are The Light In The Dark

You Are The Light In The Dark
29. Tertangkap Basah



Queen terlihat asyik memilih pakaian,sementara Kayla berada dalam gendongan Billy yang terlihat tampan.bisik-bisik para pengunjung toko serta karyawan yang membicarakan keserasian mereka,membuat keduanya semakin membuat drama romantic secara langsung.dimana sang suami dengan setia mendampingi sang istri berbelanja,sambil menjaga sang buah hati,perlakuan khusus yang tidak akan di dapatkan oleh kebanyakan wanita pada umumnya.


Tentu kericuhan serta pujian yang terdengar  mengundang keinginan tahuan beberapa pengunjung lain,tak terkecuali Maysa.wanita yang kebetulan  berada di tempat yang sama,pujian serta ucapan beberapa pengunjung yang melebih-lebihkan membuat Maysa kesal.menurutnya tidak ada pria seperti itu jaman sekarang,seorang pria ataupun suami yang mau menemani sang istri berbelanja apalagi sambil membawa anak mereka.


Namun pendapatnya terbantahkan oleh kenyataan yang dirinya lihat di depan mata,Maysa bahkan menggelengkan kepalanya beberapa kali,menyadarkan dirinya bahwa yang ia lihat kini hanyalah sebuah mimpi.Maysa mencoba mencubit tangannya dengan keras,rasa sakit membuatnya yakin jika dirinya tidak bermimpi.Maysa melebarkan kedua matanya melihat wanita yang begitu mesra dengan seorang pria,yang tak lain adalah Queen.


Maysa menatap dan mencoba mengenali pria tampan nan gagah yang kini bersama Queen,namun Maysa sama sekali tidak mengenali siapa pria tersebut.namun bukan hal itu yang harus Maysa pikirkan,dengan senyum senang Maysa mengeluarkan ponselnya merekam setiap adegan manis dan mengabadikan setiap momen dalam gambar.berharap berita besar yang dirinya dapat kan hari ini,membuat Keanu sadar bahwa Queen bukanlah wanita baik-baik.


“Kali ini kau tertangkap basah Queen,aku tidak menyangka datang ke mall merupakan keberuntungan bagiku.aku akan menggunakannya sebagai senjata untuk menendang mu dari sisi Keanu,tunggu dan lihatlah Queen!”


Maysa tersenyum puas dengan keberuntungan di tangannya,belum puas sampai disitu Maysa terus mengikuti keduanya dengan hati-hati.Maysa bahkan meninggalkan urusan kantornya hanya untuk mengikuti Queen,dari pergi ke Mall,Restoran,ke taman bermain hingga kembali ke apartemen.tidak ada satupun yang Maysa lewatkan,senyum puas terus menghiasi bibirnya yang merah.


“Kau tak jauh berbeda dengan wanita pada umumnya Queen,kau juga menjual tubuhmu untuk para pria hidung belang bukan.aku akan membongkar kedokmu  dengan perlahan-lahan,hingga Keanu yang merasa di bohongi akan mengusir mu tanpa belas kasihan lagi!”


Setelah mendapatkan apa yang ia mau,Maysa meninggalkan apartemen Queen dengan puas.kali ini dewi Fortuna sedang berpihak padanya,meski harus meninggalkan urusan kantor namun jika menyangkut Queen tentunya yang lebih penting dari segalanya.


Keanu duduk merenungi apa yang terjadi kepadanya pagi ini,setelah dirinya mengingat-ingat kembali setiap ucapannya hanya satu kesimpulan yang bisa dirinya temukan,Queen tidak menyukai ucapannya yang mengatakan bersiap mempertaruhkan nyawanya.dengan mata memerah karena marah,Keanu meraih ponselnya dan menghubungi Queen.


“Temui aku di taman dekat apartemen mu malam ini,aku akan menunggumu!”


Queen mengerutkan dahi dan menatap ponselnya dengan datar,hal apa lagi yang ingin Keanu bicarakan dengannya,padahal pria itu tau jika dirinya sedang bersama kedua kakaknya.malampun mulai menyapa setelah makan malam,ketiganya duduk di ruang tamu dengan Kayla di pangkuan Bian.pikiran Queen terus tertuju pada Keanu,apakah pria itu masih berada ditaman.Queen melirik jam dinding yang kini menunjukan pukul 9 malam,Queen bangun dari duduknya mengambil sweater dan menggunakannya.


“Aku keluar sebentar,aku ingin membeli sesuatu!”


“Jangan lama-lama!”


“Hmm,,!


Queen meninggalkan keduanya yang sibuk dengan urusannya masing-masing,Queen mengedarkan pandangannya mencari sosok pria yang katanya akan menunggunya.hingga tatapan mata Queen tertuju pada seorang pria yang duduk di kursi taman dengan kepala menunduk.


Apa yang pria ini pikirkan kenapa tidak pulang ,sejak kapan dia datang dan menunggu disini dengan menyedihkan seperti ini.


“Kenapa kau masih duduk di sini dan membiarkan tubuhmu yang sangat berharga itu menjadi santapan lezat para nyamuk!”


Keanu mengangkat dan menengadahkan kepalanya,menatap mata indah yang menatapnya dengan kesal.Keanu tersenyum melihat wajah Queen yang terlihat cantik meski sedang kesal,Queen mengerutkan dahinya melihat Keanu yang hanya tersenyum tanpa membalas ucapannya.Queen mendesah pelan dan duduk tepat di samping Keanu,yang masih menatapnya.


“Jangan menatapku seperti itu,kedua bola matamu hampir keluar!”


“Aku merindukan wajah kesal mu Queen!”


“Apa yang ingin kau katakan,aku tidak memiliki banyak waktu Kayla belum tidur,aku takut dia mencari ku!”


“Aku tidak main-main dengan ucapanku tadi pagi di hadapan kedua kakakmu Queen,dan aku tidak tau diaman letak kesalahanku hingga kau menatapku dengan penuh amarah pagi ini.jadi katakan alasannya kepadaku!”


“Aku tidak marah ataupun kesal kepadamu,kembalilah kau perlu istirahat!”


“Queen!”


Queen mendesah pelan,pria di sampingnya benar-benar keras kepala.jika mengingat kembali janji serta sumpah yang Keanu ucapkan,membuatnya takut dan trauma yang dirinya pendam selama ini muncul kembali.


“Apa karena masa lalu mu?”


Queen menolehkan kepala menatap Keanu dengan sedikit terkejut.


“Sudah aku duga,apa ucapanku ada hubungannya dengan masa lalu mu?”


Queen terdiam dan melemparkan tatapannya jauh ke depan,keheningan menyelimuti keduanya tanpa ada yang ingin memulai pembicaraan.hingga keheningan keduanya terpecahkan akan suara Queen yang begitu lembut di dengar oleh telinga Keanu untuk pertama kalinya.


“Jangan bersumpah ataupun berjanji dengan mempertaruhkan nyawamu Keanu,apapun alasannya.ingatlah dengan orang-orang yang akan tersakiti setelah kepergianmu,akan ada luka yang kau torehkan di hati mereka!”


“Queen!”


“Aku tidak ingin terlihat lemah di hadapan pria sepertimu,aku yakin kau telah mengetahui semua masa laluku serta luka yang aku kubur jauh di dasar hatiku.sampai saat ini aku masih terluka Keanu,bahkan belum bisa melupakannya !”


“Sosoknya masih terekam jelas di memoriku sampai saat ini,jadi aku mohon jangan bicara omong kosong dengan membawa nyawa dalam setiap ucapanmu!”


“Aku tidak tau bagaimana perasaan mu saat itu,aku juga tidak tau luka seperti apa yang telah membekas di hatimu sampai detik ini.tolong berikan aku satu kesempatan untuk mengubah cara pandang mu terhadapku,aku pria yang bahkan tidak ingin mendalami ataupun ingin mengerti perasaan seseorang.namun kau pengecualian Queen,aku ingin memahami mu lebih dari yang kau tau!”


Keanu meraih tubuh Queen membawanya dalam pelukannya yang hangat,Nyaman dan tenang itulah yang Queen rasakan sekarang.berada dalam pelukan Keanu membuatnya nyaman,perasaan apakah yang dirinya rasakan kini?


“Ijinkan aku merobohkan benteng keangkuhan di hatimu Queen,ijinkan kami menempati tempat terindah di hatimu,selain keluargamu tentunya!”


Keanu melonggarkan pelukannya menatap kedua mata indah Queen,yang kini menatapnya dengan tatapan berbeda.tatapan lembut penuh kesedihan,Keanu mengulurkan tangan hangatnya mengelus pipi Queen dengan lembut.perasaan aneh seketika menguasai hati Queen,perasaannya menghangat akan sikap serta perlakuan Keanu yang lebih lembut dari biasanya.apakah pria di hadapannya ini bersikap lembut karena ada maksud tertentu?,apapun itu Queen tidak ingin mencari taunya saat ini.


“Masuklah dan istirahat,aku akan kembali menjemput kalian setelah kedua kakakmu kembali ke negeranya!”


“Hmm,,hati-hati!”


Deg,jantung Keanu berdetak lebih kencang dari sebelumnya.ucapan penuh makna yang Queen lontarkan,membuat desiran darahnya mengalir lebih cepat.Keanu memeluk tubuh Queen dari belakang,seulas senyum bahagia menghiasi bibirnya.Queen sedikit tersentak dengan perlakuan Keanu yang secara tiba-tiba memeluknya.


“Sebentar saja,biarkan aku seperti ini sebentar saja Queen!”


Queen hanya diam sambil menengadahkan kepalanya menatap langit malam yang penuh taburan bintang,meski  merasa belum cukup Keanu melepas pelukannya.


“Jangan membalikkan tubuhmu untuk menatapku,jika kau melakukannya aku tidak akan membiarkanmu kembali ke apartemen!”


Entah kenapa perintah Keanu membuat Queen kesal,Queen membalikkan tubuhnya menatap Keanu dengan kedua mata lebar penuh kekesalan.


“Berhenti memberi perintah yang membuatku kesal!”


“Cup”,Keanu mengecup singkat bibir Queen,membuat kedua mata wanita itu kian melebar.Keanu bahkan mengabaikan tatapan penuh amarah dari Queen,dengan gerakan cepat Keanu meraih tengkuk dan menenggelamkan bibirnya ke dalam bibir hangat Queen.ciuman lembut penuh perasaan yang Keanu berikan membuat Queen terdiam hingga dirinya ikut menikmati ciuman hangat tersebut,Keanu melepas ciumannya menatap mata indah Queen yang meredup.tak ingin menyia-nyiakan kesempatan Keanu mencium bibir Queen kembali,dan kali ini lebih intens.


Keanu tersenyum bahagia sambil mengusap bibirnya yang masih basah,Keanu tersenyum mengingat kembali ciuman panas mereka.andai saja mereka tidak melakukannya di taman mungkin saja Keanu tidak akan menahan dirinya lagi,ada sesuatu di dalam diri Queen yang selalu membuat Keanu terkesan.Queen tidak seperti wanita yang sering dirinya temui di luar sana,Queen cantik meski tanpa olesan Make up,dia wanita sederhana meski terlahir dari keluarga kaya serta seorang Dokter,Queen begitu sederhana dalam kehidupan sehari-harinya.


****


“Pagi ini kami memiliki urusan penting,kau ingin ikut bersama kami? Mungkin kau dan Baby Kayla bisa menunggu kami di restoran atau di tempat lain?”


Bian yang terlihat  gagah dengan jas mahalnya berdiri di hadapan Queen sambil menunggu Billy yang belum muncul dari kamarnya,dan tak berselang lama Billy keluar dari kamar dengan penampilan yang tak kalah gagahnya dari Bian.Queen yang melihat kedua pria kesayangannya menatap keduanya dengan bangga,bisa memiliki dua kakak yang rela melakukan apapun untuk dirinya serta keluarganya.


“Mungkin nanti akan ke supermarket membeli bahan makanan, dan jalan- jalan sebentar!”


“Berhati – hatilah,karena kami belum begitu memahami kota ini dengan baik! ”


“Iya,,jangan tebar pesona di luar sana jika tidak, banyak yang akan sakit hati karena perlakuanmu!”


“Hei aku tidak mendekati mereka,dan kapan aku tebar pesona? Mata mereka saja yang silau!”


“Ya,,ya,,Tuan penuh pesona!”


“Sudah jangan bertengkar,kalian berdua seperti anjing dan kucing.kami akan pergi, ingat Berhati-hatilah!”


“Hmm,,!”


Setelah mengecup pucuk kepala Queen secara bergantian,kedua pemuda tampan itu meninggalkan  Queen bersama Baby kayla.


“Bagaimana kalau kita pergi belanja,apa kau suka?”


Kayla hanya memberi jawaban dengan tawa menggemaskannya,membuat Queen tertawa lepas karena ulah Baby Kayla yang semakin pintar.


“Hari-hari yang menyenangkan segera di mulai,ayo kita cuci mata!”


Queen berteriak dengan suasana hati yang bahagia,pagi ini dirinya berencana membeli beberapa bahan makanan segar serta keperluan lainnya.suasana hati Queen hari ini tampak baik,semenjak meninggalkan apartemen senyum tak pernah lepas dari sudut bibirnya.


“Selesai,bagaimana kalau kita cari makan siang? Apa putri ibu sudah merasa lapar hmm?”


Setelah berjam-jam belanja,Queen memutuskan pergi ke sebuah rumah makan yang memiliki tempat duduk lesehan,agar Kayla bisa bermain dengan aman.disisnilah kini dirinya dan Kayla berada di sebuah rumah makan sederhana,tapi memiliki tempat yang sangat nyaman.Queen sudah memilih salah satu tempat yang berada di sudut rumah makan tersebut,dengan pemandangan terbuka dimana dirinya bisa menikmati sapuan angina yang sepoi-sepoi.Kayla pun terlihat asyik merangkak dan bermain dengan mainannya,sepasang mata terus memperhatikan keberadaan Queen,dengan rasa penasaran wanita tersebut datang menghampiri mejanya.


“Dokter Queen?”