You Are The Light In The Dark

You Are The Light In The Dark
37. Mimpi Buruk



Lily tersenyum bahagia melihat foto di tangannya,foto Queen bersama Baby Kayla yang Keanu berikan sebelum ia meninggalkan kediaman Danu.Bara memeluk tubuh Lily dari belakang,meski usia mereka tidak muda lagi namun kemesraan keduanya masih terjaga dengan baik.bara mengecup lembut pucuk kepala Lily,menyandarkan dagunya di bahu wanita yang telah menemani hari tuanya.


“Apa kau yakin dengan keputusan yang putri kita ambil? aku sedikit khawatir sayang!”


“Percayalah pada putri kita,lihatlah senyumnya di foto ini.dia tersenyum bahagia,inilah putri kita,gadis yang selalu menebarkan kebahagiaan dimanapun dia berada!”


“Aku akan bicara pada Bian dan Billy,mereka pasti lebih tau keadaan di sana karena mereka sudah bertemu sebelumnya!”


“Aku yakin kedua putraku lebih tau yang terbaik untuk adik mereka,tenanglah!”


Bara mendesah dan menganggukkan kepalanya,memeluk sang istri yang teramat ia cintai.Setelah menyelesaikan segala urusannya di Negara B,Keanu dan Aslan kembali.namun keberangkatan mereka harus tertunda karena cuaca yang buruk,hujan serta angin yang kencang membuatnya harus tetap tinggal di Negara B.


Queen melirik jam dinding di ruang tamu yang sudah menunjukan pukul 12 malam,sejak beberapa jam lalu pikirannya terus tertuju pada Keanu.entah kenapa hatinya merasakan keresahan yang tak biasa,lelah menunggu Queen merebahkan dirinya di sofa perlahan rasa kantuk menyerangnya hingga ia tertidur di sofa.


Queen berdiri di hamparan padang rumput nan hijau,pandangannya tertuju pada sesosok pria yang yang selalu tersenyum hangat padanya.Han,pria itu tersenyum sambil merentangkan kedua tangannya.Queen berlari,mendekap tubuh Han dengan penuh kerinduan.


“Kau tumbuh menjadi wanita yang cantik My Queen!”


“Aku merindukanmu paman,aku merindukanmu!”


Mereka duduk dengan Queen yang menyandarkan kepalanya di pundak Han,perasaan damai dan tenang itulah yang Queen rasakan.Han selalu memberinya perasaan damai,setiap perlakukan Han yang lembut terpatri indah di ingatannya.


“Queen!”


“Hmm,,apa kau bahagia?”


“Aku bahagia saat ini paman,aku sangat bahagia!”


Han tersenyum tipis mendengar ucapan Queen,di kecupnya kepala Queen dengan lembut.


“Bukalah hatimu sekarang,runtuhkan dinding yang kau buat di hatimu.kau berhak bahagia Queen,paman ingin melihat senyum cantikmu lagi!”


“Apa maksudmu paman?”


“Kau berhak bahagia,lanjutkan kehidupanmu.ada begitu banyak orang yang mencintai dan menyayangimu,keluarlah dari bayang-bayang masa lalu.Paman sudah bahagia disini,sekarang adalah giliranmu mencari kebahagiaanmu sendiri!”


“Paman,aku,,!”


“Lihatlah di sana Queen!”


Queen menatap lurus ke depan sesosok pria yang bahkan tak bisa Queen kenali berdiri dengan wajah sendu,kesedihan begitu terlihat di wajahnya.namun karena kabut Queen tidak bisa mengenali wajahnya,meski Ia telah berusaha mengenali sosok tersebut.


“Dia adalah pria yang paling terluka saat ini,dia mencintaimu dengan caranya.hari ini paman bertemu dengannya,dan paman menyukainya Queen.berjanjilah kau akan hidup dengan baik dan mengejar kebahagiaanmu sendiri,paman akan selalu berada di hatimu sampai kapanpun!”


“Kau mencintai pria itu,hanya saja kau belum menyadarinya Queen.perlahan waktu akan menjawab semuanya,waktu akan menjawab keraguanmu tentangnya.namun satu hal yang harus kau tau,selain paman dia adalah salah satu pria yang akan menjadikanmu ratu di hidupnya!”


Han mengecup kening Queen dengan lembut,sebelum meninggalkan Queen dalam kebingungannya.Queen menoleh ke tempat dimana pria misterius itu berdiri,namun samar-samar Queen melihat senyum tipis di wajah pria itu yang  mulai bergerak dan melangkah pergi.


“Keanu!”


Queen mulai mengenali tubuh pria yang telah melangkah menjauhinya,Queen berusaha mengejarnya dan  berlari.namun pria itu tak menghentikan langkahnya,semakin Queen berusaha meraih tangannya semakin jauh rasanya.Queen terus meneriaki namanya,hingga langkah kakinya terhenti di sebuah taman bunga yang indah.pria misterius yang ia kenali sebagai Keanu membalikkan tubuhnya menatap Queen dengan lembut ,memberinya senyum terindah yang bahkan belum pernah Queen lihat.


Queen menggelengkan kepalanya dengan panik,ketika bayang Keanu mulai menghilang di balik kabut.Queen meneriaki nama Keanu dan berusaha mencarinya,namun tubuh Keanu menghilang.Queen merasakan kesedihan ketika tak melihat tubuh Keanu,dengan derai air mata Queen memanggil nama Keanu.


“Tidak Jangan pergi,,aku mohon jangan tinggalkan aku!”


“Queen bangunlah,,Queen!”


“Jangan pergi aku mohon!”


“Queen!”


Queen terperanjat dan membuka kedua matanya mendengar seorang pria meneriaki namanya,Queen menatap wajah Keanu dengan tatapan yang tak bisa Keanu artikan.


“Kau mimpi buruk?”


Queen meneteskan air matanya,meraih tubuh Keanu dan memeluknya dengan erat.Keanu terkejut akan pelukan Queen yang secara tiba-tiba untuknya,Keanu membalas pelukan Queen dengan lembut  mencoba menenangkan Queen dari mimpi buruknya.


“Jangan pergi,aku mohon jangan tinggalkan aku!”


Tubuh Keanu menegang mendengar ucapan Queen dengan suara seraknya,Keanu tersenyum dan mengira jika Queen masih dalam pengaruh mimpi buruknya.


“Aku disini dan tidak akan pergi kemana-mana!”


Queen melonggarkan pelukannya menatap pria yang beberapa bulan ini hidup bersamanya,Queen tersenyum lembut dan memeluk Keanu kembali.


Andai kau sadar bahwa yang kau peluk adalah Keanu Smith dan bukan Han,apakah kau akan bersikap lembut seperti ini padaku.hatiku sakit Queen jika memikirkannya,adakah tempat untukku sedikit saja di hatimu?


"Jangan bersikap seperti ini padaku Queen, aku tersiksa karena mu. Aku bukan pria yang kau cintai! "


"Ayo aku bawa kau ke kamar! "


Queen menahan tangan Keanu yang ingin mengangkat tubuhnya, Queen menatap kedua mata Keanu yang sendu. Tanpa pikir panjang Queen mencium bibir Keanu dengan lembut, tubuh Keanu membeku menerima perlakuan Queen yang lembut. Keanu mendorong tubuh Queen dengan lembut, menatap wajah cantik Queen yang sendu.


"Kau butuh istirahat, kau belum sadar sepenuhnya. Jika kau sadar kau akan menyalahkan ku nanti,ayo aku antar ke kamarmu!"


Queen memeluk kembali tubuh Keanu,ada perasaan takut di hatinya.mimpinya begitu nyata,dirinya begitu takut jika harus kehilangan lagi.Queen sadar jika hatinya belum sepenuhnya terbuka untuk Keanu,namun perasaan takut akan kehilangan tiba-tiba menguasai hati serta pikirannya.


“Jangan tinggalkan aku,jangan pergi Keanu.jangan pergi,,!”


Deg,jantung Keanu berdetak kian cepat mendengar Queen menyebut namanya ,Keanu mendorong tubuh Queen dan menatap mata indah yang kini mulai menganak sungai.sakit itulah yang Keanu rasakan ketika melihat wanitanya menangis.


“Queen,apa kau sadar akan apa yang kau ucapkan barusan? Aku bukan,,!”


“Jangan pergi Keanu,jangan pergi,,!”


“Apa kau yakin? Karena setelah ini aku tidak akan pernah melepaskan mu lagi!”


Queen mengangguk pelan,menatap mata hazel milik Keanu.pria yang entah sejak kapan mengikis kekerasan hatinya,Keanu mengecup pelan bibir Queen.


“Kau tidak menganggap aku sebagai Han bukan,aku tidak sedang bermimpi bukan?”


“Aku sadar Keanu,aku sadar dengan apa yang aku ucapkan.tolong beri aku waktu untuk menata hatiku dan mengubur masa laluku,aku hanya butuh waktu untuk menyelesaikannya!”


Keanu menganggukkan kepala,tersenyum hangat kepada wanita yang mulai jujur dan membuka hatinya untuknya.


“Aku akan menunggu sampai hatimu benar-benar untukku,aku menyayangimu Queen sangat,,!”


Queen mengelus lembut kedua pipi Keanu,mengusap rahang tegasnya.pria dingin di hadapannya telah berhasil mematahkan pertahanan hatinya dengan caranya,Queen mendekatkan bibirnya mengecup serta mencium bibir Keanu dengan lembut.keduanya tersenyum dan saling memeluk,mencurahkan perasaan bahagia mereka dalam pelukan hangat yang tercipta di antara mereka.