You Are The Light In The Dark

You Are The Light In The Dark
51. Terungkap



Keheningan yang mencengkam terbentang di ruangan yang dingin,wajah Maysa pucat pasi mendengar teriakan yang keluar dari mulut pria yang masih terikat di kursi.wajahnya merah memancarkan kemarahan,dirinya terjebak dalam keadaan ini karena ulah wanita yang berada di hadapannya itu,dan lebih menjengkelkan lagi Maysa berpura-pura tidak mengenalinya hanya untuk melindungi dirinya sendiri.


“Setidaknya bertanggung jawablah atas apa yang kau lakukan wanita sialan,aku terjebak di situasi ini semua karena mu!”


“Tutup mulutmu,siapa kau beraninya menuduhku yang bukan-bukan.Aku bahkan tidak mengenalimu!”


Dengan langkah lebar Maysa mendekat dan meraih kerah baju pria yang pesakitan yang masih terikat di kursi,kedua matanya menatap tajam sang pria seolah mengancam agar sang pria menutup mulutnya.


“Jadi kau pelakunya,jadi kau yang mencelakai adikku hingga dia meregang nyawa?”


‘Plaakkk’,suara tamparan yang begitu keras mendarat sempurna di pipi sang pria.mata Maysa memerah karena amarah,Keanu hanya diam menyaksikan drama yang Maysa buat.


“Hahahaha,,sekarang kau mencoba untuk menyelamatkan dirimu dari dosa serta kesalahan yang kau buat,dengan menyalahkan semua yang terjadi kepadaku?.AKu tidak akan tinggal diam wanita ******!”


“Wanita inilah yang telah membayar kami untuk merusak mobil seorang wanita hamil,wanita ini mengincar nyawanya namun di saat kejadian berlangsung seorang pria bersama wanita hamil tersebut!”


“Bukan hanya merusak rem mobilnya,kami bahkan di bayar untuk menabraknya!”


“Tutup mulutmu bajingan!”


Tanpa mereka sadari Maysa berlari ke salah satu penjaga dan menarik sebilah pisau runcing yang bertengger di pinggangnya,Maysa kembali berlari kearah pelaku dan,,


‘Jleb’ Maysa menusukkan pisau itu kearah perut pria malang itu berulang kali,Maysa tersenyum mengerikan di hadapan sang pria yang terluka di beberapa bagian perutnya.darah segar mengalir membasahi lantai,mau amis mulai tercium di dalam ruangan yang semakin dingin dan pengap itu.


“Wanita ******,kau akan menemui ajalmu hari ini sama sepertiku!”


“Itu tidak akan pernah terjadi bangsat,setelah aku menutup mulutmu untuk selamanya!”


Maysa berbisik pelan di telinga sang pelaku yang mulai kehilangan kesadaran,dengan kejam Maysa menusuk perutnya berulang kali hingga sang pria malang mati.Dengan ekspresi wajah ketakutan yang di buat sebaik mungkin,Maysa memundurkan langkahnya menjatuhkan pisau di tangannya.


Maysa membalikkan tubuhnya menatap Keanu dengan kedua mata yang berkaca-kaca,sungguh acting yang luar biasa.tubuh Maysa ambruk ke lantai dengan tubuh gemetar,seolah-olah menyesali perbuatannya.


“Maafkan aku,aku tidak bisa menahan emosiku melihat pelaku pembunuh adikku,berada di depan mata.apalagi dia melemparkan segala kesalahannya kepadaku!”


“Aku tidak mengenalnya Keanu sungguh,pria itu telah memfitnahku!”


Keanu berjalan melewati Maysa yang masih duduk di lantai yang dingin itu berharap Keanu berbelas kasihan dan memeluknya,namun pikiran Maysa meleset.Keanu menatap datar pria malang yang masih terikat di kursi dalam kondisi mengenaskan,pria itu tewas di tangan orang yang membayarnya.


“Kenapa kau membunuhnya,aku tidak percaya kini kau menjadi seorang pembunuh. Apa kau tidak takut penjara,atau kau sudah terbiasa membunuh?”


Deg,Maysa mengangkat kepalanya menatap punggung pria yang masih membelakanginya,bagaimanapun caranya dirinya tidak boleh membuat Keanu curiga atas apa yang ia lakukan barusan.


“Sekarang kau menuduhku,aku marah pada bajingan itu.begitu tega dia melakukan semua itu pada adikku,sehingga tanpa pikir panjang aku menusukkan pisau ke perutnya!”


Keanu meraih pisau runcing yang Maysa gunakan untuk menusuk pria malang itu,tatapannya yang tajam dengan aura gelap,seketika membuat ruangan serasa begitu mengerikan.Maysa berusaha menyembunyikan kepanikan di wajahnya,entah kenapa firasat buruk mulai merasukinya.


“Kau bahkan menusuk pria itu berulang kali,seolah begitu menginginkan kematiannya,apa aku benar?”


“Bagaimana bisa kau berpikir begitu Keanu?aku hanya ingin membalas dendam adikku!”


Keanu tersenyum sinis mendengar ucapan Maysa,wajahnya yang tenang berubah mengerikan.Keanu mengulurkan pisau di tangannya kea rah Maysa,membuat wanita itu syok bukan main.


“Jika kau membalas dendam akan kematian adikmu pada pria itu,jadi apa aku boleh membalas kematian adikku tersayang padamu?”


“A,,apa maksudmu Keanu,aku tidak mengerti!”


Wajah Maysa pucat pasi,ketakutan terlihat jelas di wajahnya.melihat sikap Keanu yang berubah 180derajat membuatnya mulai menduga-duga,apakah kebenaran tentang kematian Kai serta Alysa sang adik telah di ketahui sepenuhnya oleh Keanu.


“Apa kau masih ingin bermain serta berpura-pura kepadaku,kali ini kau tidak akan lolos Maysa Amora!”


“Aku sungguh tidak mengerti apa maksudmu Keanu,apa kau menuduhku membunuh adikku?seperti yang bajingan itu katakan?”


“Apa aku mengatakannya?”


Maysa semakin bingung,jika dirinya salah bicara maka urusannya kaan panjang.Keanu menarik kursi kayu yang telah di siapkan oleh anak buahnya,menatap Maysa dengan tatapan tajam yang sungguh membuat tubuh Maysa gemetar hingga keringat dingin mulai membasahi punggungnya yang terbuka.


Aslan melemparkan beberapa bukti kuat tentang keterlibatan Maysa dalam rencana pembunuhan adik kandungnya sendiri,meski sebenarnya wanita di hadapannya hanya ingin melenyapkan sang adik yang telah merampas cintanya.namun perbuatannya menyebabkan orang yang di cintainya ikut meregang nyawa,hingga beberapa saat lalu Maysa pun sempat marah dan kecewa karna sampai mati pria yang dicintainya lebih memilih bersama sang adik.


Bahkan ketika Maysa mendengar anak dari adiknya lahir dengan selamat , ia juga mencoba menyingkirkannya.Namun keberuntungan selalu berpihak pada bayi tersebut,Seiring berjalannya waktu dan bertemu Keanu yang cukup tampan,bahkan melebihi Kai membuat Maysa merubah taktiknya dengan mendekatinya sebagai Bibi dari bayi Alysa.


Mata Maysa membelak melihat beberapa foto pertemuannya dengan pria malang yang ia bunuh dengan tangannya sendiri,dan beberapa foto lainnya.Bahkan Video rekaman mereka menyusun rencana pembunuhan ada di depan mata,serta rekaman pengakuan sang pelaku yang telah di bayar oleh Maysa.semua bukti begitu memberatkan Maysa,hingga apapun alasan yang akan ia katakan tidak aka nada gunanya.


Maysa mengepalkan kedua tangannya,dengan angkuh ia menatap Keanu yang duduk di hadapannya.


“Benar akulah yang membayar mereka untuk melenyapkan adikku,tapi bukan kesalahanku jika adikmu juga terseret dalam kecelakaan itu!”


“Aku begitu mencintai Kai,semua yang aku lakukan tidak ada artinya di matanya.semua perhatiannya hanya untuk adikku,aku selalu mengalah padanya tapi lihat?”


“Bahkan Kai lebih memilih menikahi Alysa di banding diriku yang terus berkorban untuknya? "


"Aku bahkan tidak bisa memaafkan diriku ketika pria yang teramat aku cintai mati, namun melihat keduanya yang begitu menyakitiku, bukankah pantas jika keduanya mati? "


Rahang Keanu mengeras mendengar semua cacian yang keluar dari mulut Maysa,seolah wanita itu tidak takut akan kemarahannya.


“Adikmu yang bodoh memilih ikut pergi dengan mobil yang sama,aku bahkan senang keduanya berakhir di neraka!”


Suara Maysa yang begitu lantang membuat Keanu gusar,dengan gerakan yang tidak terbaca Keanu berdiri dengan cepat dan meraih leher Maysa.Mencekik wanita itu dengan keras,Maysa meronta dan berusaha melepaskan cekikan di lehernya.


“Kau membuat seorang bayi harus hidup sebatang kara,dan kehilangan kasih sayang kedua orang tuanya,apa kau seorang manusia?”


Keanu menghempas tubuh hingga wanita itu tersungkur ke lantai yang kotor dan dingin,Maysa menatap marah ke arah Keanu,semua kebenaran sudah terlanjur terungkap dan dirinya tidak bisa lari lagi.


“Aku bahkan bisa membunuh ibunya,kenapa aku harus memikirkan nasib bayi sialan itu!”


‘Plaakk’, Keanu menampar pipi Maysa beberapa kali dengan sangat keras,hingga kedua pipi mulus itu memerah dan bengkak,darah segar mengalir dari hidung Maysa namun tak membuat Keanu menyudahi aksinya.setiap ucapan serta umpatan Maysa yang di tunjukan kepada Kai,serta bayi mungil Kayla membuat darahnya mendidih.


‘Ahkk’ Keanu menarik rambut Maysa dengan cukup keras membuat wanita yang mulai menangis karena kesakitan menengadahkan kepalanya,menatap kedua mata Keanu yang penuh dengan api kemarahan.


“Kau telah menghilangkan dua nyawa tak berdosa,keegoisanmu telah menutup kedua mata serta hatimu.manusia sepertimu tidak layak hidup di bumi ini Maysa,kau telah mengirim kedua adikku ke akhirat sekarang adalah giliranmu menyusul mereka!”


“Tidak Keanu,aku mohon maafkan aku!”


“Memohon maaflah kepada mereka yang kau sakiti,mereka pasti sedang menunggu kematianmu!”


“Tidak,,tidak!”


Maysa meronta,berlari berusaha menyelamatkan dirinya dari kekejaman Kenau.Maysa tidak pernah menyangka jika hidupnya akan berakhir di tangan pria dingin dan menakutkan seperti Keanu,Pria itu membabi buta bahkan dirinya tidak memberikan sedikitpun rasa kasihan kepada Maysa.Aslan bahkan beberapa kali menutup kedua matanya,hanya untuk menghindari adegan mengerikan yang terjadi di depan matanya.


Maysa begitu menyedihkan,darah mulai mengalir di lantai yang dingin.Maysa masih menatap Keanu dengan tatapan meremehkan,serta senyum yang mengejek membuat Keanu mengangkat sebelah alisnya.


“Semua ini belum berakhir meski kau membunuhku Keanu Smith,musuh terbesarmu masih mengintai mu!”