
Hari-hari yang Keanu lalui terasa begitu berat seminggu tidak melihat wajah Queen dan Kayla membuat suasana hatinya berubah-ubah,Aslan sebagai kaki tangannya melakukan tugasnya dengan penuh ke hati-hatian agar tidak membuat suasa hati Keanu kian memburuk.
Bahkan ucapan Dokter Delon yang mengatakan jika Keanu sedang jatuh cinta menjadi derita bagi Dokter muda itu,sepanjang malam dirinya diminta untuk memeriksa detak jantungnya.hingga dimana satu jawaban yang pasti kini Keanu rasakan,Queen wanita itu telah tanpa Keanu sadari telah mengisi kekosongan di hatinya.
Semua urusan berjalan dengan baik,pekerjaan yang melibatkan Maysa pun berjalan dengan baik tanpa kendala.Aslan mengakui sikap professional Maysa dalam membedakan urusan pribadi dan kerjasama mereka,Maysa memberi kontribusi yang baik dalam kontrak yang sedang mereka jalani bersama.
“Tuan,makan siang telah di siapkan!”
Keanu mengangguk dan mengikuti Aslan ke sebuah restoran,terlihat beberapa karyawannya serta pihak Maysa menduduki kursi yang telah di siapkan.Restoran tempat mereka makan tidak jauh dari Resort yang sedang dalam proses pembangunan,Keanu bahkan turun tangan sendiri untuk melihat secara langsung pembangunan Resort tersebut.
“Apa ada sesuatu yang mengganjal di hati anda Tuan?”
“Kita bicarakan nanti setelah sampai di kantor,sekarang kita makan siang dulu!”
“Baik Tuan!”
Beberapa hidangan lezat telah terhidang di meja,Keanu duduk di meja yang sama dengan Maysa sedangkan Aslan duduk di meja yang berseberangan dengannya.Keanu mengelap sudut bibirnya dan meneguk air putih di gelasnya,hal yang sama dilakukan oleh Maysa,inilah waktu yang tepat baginya untuk membongkar apa yang dilihatnya beberapa waktu lalu.
“Bagaimana kabar Kayla,serta perawatnya itu? Apa setelah mengusirku,dia menjadi besar kepala?”
Keanu mengangkat alisnya mendengar pertanyaan Maysa,bahkan Keanu tidak mengungkit kembali alasan Queen mengusir wanita ular di hadapannya itu.
“Aku hanya ingin kejujuran darimu,aku bukan tipe pria yang bisa memaafkan kesalahan orang dengan mudah.Apakah kau menyakiti Kayla saat itu?”
“Kau tidak percaya padaku? Mana mungkin aku menyakiti bayi secantik Kayla,dan aku tidak sejahat itu Keanu.mungkin saja Kayla menangis karena ulah Queen,dan dia melempar kesalahannya kepadaku!”
“Kau tidak mengenal wanita itu dengan baik Keanu,karena itu aku memintamu memberhentikannya dari pekerjaannya menjaga Kayla!”
“AKu juga tidak mengenalmu dengan baik!”
“Setidaknya aku bukan orang lain aku keluargamu!”
“Hubungan Keluarga tidak bisa menjamin keselamatan seseorang, karena mereka juga bisa saling menyakiti!”
Maysa terdiam dengan jawaban Keanu yang begitu menyinggungnya,meski seperti itu Maysa adalah wanita cerdas yang sangat pandai memanfaatkan kesempatan.
“Tempo hari aku melihat Queen bersama seorang pria di pusat perbelanjaan,bahkan keduanya terlihat begitu romantic.dan satu hal yang mungkin tidak akan kau percayai,perawat mu itu tinggal di apartemen yang sama dengan pria tersebut!”
“Aku kira dia wanita baik-baik tapi ternyata dia tidak berbeda jauh dengan wanita di luar sana yang menjual tubuhnya untuk bertahan hidup!”
Keanu mengeratkan giginya menahan amarah yang tiba-tiba memuncak di ubun-ubun,semua ucapan Maysa yang begitu menghina Queen membuatnya marah dan ingin menampar wajah yang penuh rasa kepercayaan diri yang tinggi itu.
“Jangan menghina seseorang sesuka hatimu,apa yang bisa kau buktikan dari setiap ucapanmu itu!”
“Aku bicara berdasarkan bukti Keanu,jika tidak kau pikir aku akan bicara seperti ini padamu.jangan biarkan Kayla di asuh oleh wanita yang tak bermartabat itu!”
Maysa mengeluarkan ponselnya dan menyodorkannya kehadapan Keanu,wajah pria di hadapannya ini begitu menakutkan namun Maysa tidak takut.dirinya telah melakukan banyak perbuatan keji,hingga rasa takut sudah tak berguna bagi dirinya.Keanu meraih ponsel Maysa melihat beberapa foto Queen yang tersenyum bahagia dengan seorang pria,yang tak lain adalah pria yang Keanu kenal.Kenau ingin tertawa namun sebisa mungkin dirinya menyembunyikan perasaannya itu,Maysa tersenyum puas melihat wajah Keanu yang mulai mengeras.
Kau bisa tersenyum serta tertawa lepas ketika bersama kedua kakakmu,apalagi jika bersama Kayla.tapi kenapa di saat bersamaku kau seolah membangun benteng yang begitu tinggi untukku Queen?,aku ingin mengenalmu lebih dalam dan merasakan luka yang pernah kau rasakan,tak bisakah kau berbagi kesedihan denganku?.
Sedikit lagi Maysa,sedikit lagi kau akan segera menjadi Nyonya Smith.aku akan menggantikan posisimu di keluarga Smith Alysa,lihatlah semua yang pernah kau miliki akan menjadi milikku.dan setelah semuanya menjadi milikku,aku akan mengirim malaikat kecilmu untuk menyusul mu.
“Kau harus memecatnya,jangan ijinkan wanita sepertinya mengasuh Kayla.jika kau mau aku akan mencarikan seorang perawat yang lebih professional dari wanita itu,dan tentunya dengan latar belakang yang jelas!”
“Brakkk” Maysa serta beberapa orang yang ada di Restoran itu terkejut dengan suara keras yang ditimbulkan oleh Keanu,dengan perasaan kesal dan penuh amarah Keanu membanting ponsel Maysa hingga tak berbentuk.Keanu menatap Maysa dengan kedua mata merahnya yang nyalang,tubuh Maysa sedikit bergetar namun sebisa mungkin dirinya menyembunyikan perasaan takutnya.
Aslan berlari bergegas mengejar langkah Keanu yang lebar,daim itulah hal yang harus dirinya lakukan sekarang.sementara di restoran Maysa menatap nanar ponselnya yang hancur karena ulah Keanu,tidak ada satupun dari mereka yang berani mendekat ataupun sekedar bertanya,mereka memilih diam seolah tak melihat kejadian yang terjadi barusan.
“Apakah ada kabar dari anak buahmu tentang pelaku tabrak lari itu?”
“Maaf Tuan,kami belum menemukan titik terang!”
“Lakukan secepat mungkin,kerahkan semua kemampuanmu,tangkap dengan segera pelakunya dan bawa kehadapanmu.akan lebih bagus jika kalian membawa bukti keterlibatan Maysa dalam rencana pembunuhan adikku,degan begitu aku bisa merobek dan menutup mulutnya selamanya!”
“Baik Tuan!”
Aslan merinding mendengar ucapan Keanu ,meski dirinya sudah lama mengikuti jejak Keanu ,namun tetap saja Aslan terkadang merasa ngeri akan tindakan sang Tuan yang diluar nalarnya.Keanu akan berubah menjadi monster mengerikan jika seseorang terbukti mengambil sebuah keuntungan ataupun berkhianat kepadanya,karena itu tak ada satupun rekan bisnisnya yang berani bermain-main dengannya.
Sore mulai menjelang,Keanu memilih kembali ke apartemen lebih awal,ia ingin merebahkan tubuhnya di ranjang empuk milik Queen.mencium aroma khas yang Queen tinggalkan dikamar tersebut,sunyi itulah yang dirinya rasakan ada perasaan aneh yang muncul di hatinya.sebelum Queen tinggal di apartemennya,Keanu lebih suka sendiri menikmati keheningan serta kedamaian di apartemennya yang luas dan mewah.namun setelah kedatangan Queen dan Kayla,dirinya harus terbiasa dengan suara tangis serta tawa keduanya,bahkan harus terbiasa menghirup aroma menenangkan yang berasal dari tubuh Queen,yang secara alami kini menjadi candu baginya.
Keanu melangkah pelan melepas jas serta dasinya,melemparnya ke sembarang arah dan menuju kamar Queen.Lelah itulah yang Keanu rasakan hingga tak menyadari perubahan di kamar Queen,Keanu memejamkan kedua matanya menghirup aroma yang di tinggalkan Queen dalam-dalam hingga perasaannya tenang.
‘Klik’,suara pintu yang terbuka mengganggu pendengarannya dengan cepat Keanu bangkit dari tidurnya dan mencari asal suara tersebut.kedua mata Keanu melebar melihat bayangan Queen yang berdiri di depan pintu kamar mandi dengan handuk selutut yang membungkus tubuh indahnya,Keanu menggelengkan kepalanya dengan cepat mengusir bayangan Queen serta mengucek kedua matanya beberapa kali.namun bayangan Queen masih diam dan berdiri dengan tatapan datarnya,melihat tingkah Keanu yang sekan melihatnya seperti melihat hantu Queen mendesah kesal,ia melangkah dan berdiri tepat di hadapan Keanu yang diam tak bergerak.
“Aku bukan hantu kenapa kau menatapku seperti itu,dan untuk apa kau berada di kamarku tanpa ijin dariku!”
“Queen!”
Saking senangnya melihat Queen berdiri di hadapannya,Keanu hanya mampu mengucapkan Satu kata yang membuat Queen mengangkat sebelas alisnya.
Apa selama aku pergi sesuatu telah terjadi kepadanya?kenapa dia sangat aneh!
Tanpa sadar Queen mengulurkan tangannya,menempelkannya di kening Keanu membuat pria dingin itu menutup kedua matanya menikmati sentuhan lembut yang Queen berikan.
“Apa kau sakit,haruskah aku memanggil Dokter pribadimu?”
Keanu membuka kedua matanya,hatinya bahagia bisa melihat serta mendengar suara Queen yang halus.Keanu bangun dan mensejajarkan dirinya di hadapan Queen,membuat Queen yang sedikit pendek darinya harus menengadahkan kepalanya menatap wajah Keanu.
Keanu menarik tengkuk Queen mendaratkan bibirnya yang panas ke dalam bibir Queen yang basah,Keanu menikmati rasa manis yang begitu menggoda.Queen yang mendapat perlakuan lembut dari Keanu menerima serta menikmati ciumannya,Queen meremas kuat kemeja Keanu membiarkan Keanu menjelajahi rongga mulutnya.
Keanu melepas ciuman hangatnya,menatap kedua mata indah yang begitu ia rindukan selama beberapa hari ini.
“Aku merindukanmu Queen,sangat merindukanmu!”
“Keanu!”
Keanu kembali membungkam bibir Queen dalam ciuman panasnya,Keanu membaringkan Queen di ranjang besarnya tanpa melepas ciuman mereka.Keanu bagai gurun di padang pasir yang meminta di sirami hujan,dirinya haus dan ketika melihat Queen berada tepat dimatanya hanya satu yang dirinya pikirkan menenggelamkan dirinya dalam pelukan wanitanya
Keanu menyusuri lekuk leher Queen yang putih bersih,mengecup serta meninggalkan tanda cinta dan kepemilikannya di sana.Queen tidak mampu menahan dirinya akan sentuhan Keanu yang begitu lembut,dadanya naik turun dengan nafas yang tidak beraturan mata keduanya mulai berkabut akan hasrat yang mulai berkobar.akal Queen bahkan tak sejalan dengan tubuhnya yang menginginkan lebih dari sekedar ciuman biasa,jemari lentiknya mengusap rahang Keanu yang keras,usapan lembut yang Queen berikan membuat Keanu menggila dan berusaha menahan hasratnya agar tak lepas kendali.
“Queen,aku tidak ingin menyakitimu.aku akan melakukanya ketika kau menerimaku dengan tulus,aku akan menuggu saat dimana kau membuka kedua tanganmu untuk merangkulku!”
“Keanu!”
“Sttt,,aku tak butuh jawabanmu saat ini,aku bisa menunggu sampai kau menerimaku dengan segenap hatimu Queen!”
Keanu kembali mencium bibir merah alami milik Queen yang kini menjadi candunya,Queen membalas ciuman Keanu dengan tak kalah lembutnya,hingga keduanya larut dalam ciuman yang begitu memabukkan.kegitan keduanya terhenti ketika tangisan Baby Kayla memenuhi kamarnya,Queen menolehkan kepalanya melihat pergerakan Kayla di dalam Box.Queen menatap Keanu dan melemparkan senyum indahnya kepada pria yang kini diam bagai patung,senyum tulus penuh cinta yang Queen berikan kepadanya untuk kedua kalinya.