
“Selamat malam Keanu apa kabar?”
Maysa menyapa Keanu dengan ramah,mengulurkan tangannya yang di raih Keanu dengan sopan semata-mata hanya untuk berbasa-basi.Maysa tersenyum manis menyambut tangan hangat Keanu,malam ini dia tampil secantik mungkin memperlihatkan segala pesona yang dia miliki.
Beberapa pria muda memang terlihat menatapnya dengan tatapan kagum,serta mengakui kecantikannya,namun tidak bagi Keanu yang merasa jijik melihat wajahnya.Keanu hanya mengacuhkannya meski Maysa mencoba mendekatinya atau hanya sekedar berbasa-basi dengannya,music dansa terdengar mengalun merdu beberapa pasangan mulai terlihat memenuhi lantai dansa.
“Apa kau mau berdansa denganku Keanu?jangan menolak ku di sini,lihatlah beberapa pasang mata bahkan menatap kita dengan intens seolah mengharapkan kita menjadi pasangan dansa untuk malam ini!”
“Aku sangat mengagumi setiap trik murahanmu Maysa,meski aku telah melakukan beberapa kali tindakan di luar batas namun kau masih tetap mendekatiku,sungguh wanita yang pantang menyerah!”
“Terimakasih atas pujianmu Keanu,tapi inilah aku.karena aku benar-benar tergila-gila padamu,dan ingin memilikimu!”
Keanu memeluk Pinggang Maysa mengikuti alunan lagu yang indah,semua mata tertuju kepada mereka yang terlihat begitu serasi semakin membuat Maysa lebih percaya diri lagi untuk mendapatkan Keanu sebagai milkinya.namun tanpa keduanya sadari sepasang mata menatap mereka dengan kesal,Raya wanita yang juga menaruh hati pada Keanu berjalan dengan anggun mendekati keduanya.
Raya wanita yang tak kalah cantik dari Maysa,menyentuh pundak Keanu dengan lembut membuat gerakan pelan keduanya terhenti.Maysa mengerutkan kening menatap wanita cantik yang tidak ia kenal kini berdiri di hadapannya.
“Bolehkah aku berdansa denganmu Keanu?”
Suara Raya yang manja membuat Maysa semakin kebingungan,apalagi dengan cara Raya menatap Keanu.berbagai pertanyaan mulai muncul di kepalanya tentang siapa sebenarnya Raya,apakah wanita di hadapannya itu adalah salah satu kekasih Keanu? Jika demikian seharusnya ia tidak membenci Queen,ataupun mencoba menjauhkannya dari Keanu.
“Aku merasa sangat terhormat jika di berikan kesempatan untuk berdansa dengan wanita secantik dirimu!”
Raya tersenyum manis melirik Maysa dengan sinis,Raya mengulurkan tangannya yang di sambut baik oleh Kenau.keduanya mulai berdansa di iringi music yang mengalun merdu,bisik-bisik para pengunjung mulai terdengar membicarakan kedua wanita yang memperebutkan Kenau.Maysa mengepalkan kedua tangannya,menatap Raya dengan tajam.wanita itu tersenyum dan tertawa dengan bahagia di pelukan Keanu,sebisa mungkin Maysa menahan emosinya, agar tidak meledak saat itu juga.
Melihat sang Tuan menjadi rebutan dua wanita cantik yang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing,membuat Aslan menghela nafasnya.kedua wanita itu terkenal pintar dan licik,apakah sang Tuan sengaja membuat keduanya berselisih paham? Entahlah,Aslan bahkan tidak mengerti dengan jalan pikiran serta rencana sang Tuan.
Ponsel Aslan bergetar,dilihatnya panggilan dari Dokter Queen.dengan cepat Aslan berlari mencari tempat yang sedikit sepi untuk menerima panggilan Queen,merasa mendapat jarak aman dengan cepat Aslan menggeser layar ponselnya.
“Hello,Dokter!”
“Kami sedang merayakan peresmian Hotel Dokter,dan Tuan sedang berada di dalam!”
“Baik Dokter,selamat malam!”
Aslan menghela nafas leganya,jika saja sang Dokter cantik ikut hadir lebih awal apakah sang Tuan akan meladeni dua wanita yang memiliki karakter berbeda itu? Atau sebaliknya sang Tuan akan terus menempel bak perangko pada Dokter Queen.Aslan memilih diam di taman,menghirup udara malam di bandingkan berada di dalam ruangan yang penuh sesak dengan orang-orang yang begitu antusias menikmati pesta.Hotel yang di namai The King Hotel telah berdiri dengan kokoh,dimana segala fasilitasnya merupakan Fasilitas mewah.para tamu akan dimanjakan dengan segala kemewahan yang di suguhkan Hotel tersebut,dari tersedianya Bar,Spa,Gym,Restoran,serta lapangan Golf. Hotel yang di ancang-ancang akan menjadi Hotel termewah di kotanya.
Beberapa menit telah berlalu,Raya meminta ijin dan pergi ke Toilet.melihat kepergian Raya,Maysa mulai meluncurkan aksinya.Melihat seorang pelayan yang datang dengan membawa minuman,Maysa menghentikannya.
“Tolong berikan ini pada pria itu,dan ini tips untukmu!”
Maysa menyodorkan satu botol obat cair berukuran mini serta sebuah amplop yang tentunya berisikan uang,ke tangan sang pelayan wanita.sang pelayan yang tidak mengenali siapa Keanu,dan menerima bayaran mahal tentu dengan senang hati mengiyakan perintah Maysa.Dengan hati-hati sang pelayan beberapa kali meneteskan obat cair itu kedalam minuman jus yang ia bawa.Dengan tenang sang pelayan mendekati Keanu,dan memberinya minuman yang telah ia campurkan dengan obat pemberian Maysa.
Dari kejauhan Maysa terus menatap Keanu,memastikan minuman yang di berikan pelayan tersebut di minumnya.setelah memastikan Keanu meneguk habis minumannya ,Kini Maysa mencari keberadaan Raya.wanita yang telah merusak malam romantisnya bersama Keanu,dengan langkah kaki lebar Maysa memasuki Toilet wanita dimana Raya berada.
Setelah memastikan tidak ada seorangpun di dalam Toilet selain dirinya dan Raya,Maysa mengunci Raya seorang diri.sekilas Maysa melihat Raya yang baru keluar dari salah satu pintu kamar mandi,Raya melebarkan kedua matanya melihat Maysa yang tersenyum puas ke arahnya sebelum pintu Toilet benar-benar Maysa kunci.
Raya berteriak memaki Maysa,menggedor pintu berharap ada seseorang yang mendengar suaranya.
Maysa tersenyum puas,dan mengabaikan teriakan Raya yang meminta tolong.Maysa memasang tanda Toilet sedang di perbaiki agar tidak ada seorang pun yang menolong Raya.
“Inilah pelajaran buatmu,jangan pernah mengusik apa yang menjadi milikku.ini baru peringatan awal dan sangat ringan Nona,aku bahkan bisa melakukan yang lebih dari ini!”
Dengan senyum puas Maysa meninggalkan Toilet wanita di mana ia mengunci Raya,Maysa mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Keanu yang ia yakini sekarang sedang kepanasan.obat yang ia berikan merupakan obat perangsang yang cukup kuat,efek obatnya dengan cepat bekerja.Jika tidak mendapat pelepasan,dan hasratnya tidak terpuaskan maka akan berakibat fatal bagi sang korban.
Keanu merasakan kepalanya yang mulai terasa pusing,seluruh badannya terasa panas dan tidka nyaman.wajahnya mulai memerah,Maysa yang menemukan keberadaan Keanu dengan segera menghampirinya.
“Keanu!”
Keanu menengadahkan kepala,menatap Maysa dengan mata berkabut penuh hasrat.Maysa tersenyum tipis,dengan gerakan menggoda Maysa mengusap paha Keanu yang membuatnya merasakan sensasi lain,serta nayaman di tubuhnya.
Sial,aku yakin wanita ini telah memberiku obat perangsang yang kuat.aku harus segera pergi dari tempat ini sebelum kesadaranku hilang,dan tak terkendali.
Malam ini kau akan menjadi milikku Keanu,setelah mala mini kau tidak akan bisa lari dari tanggung jawabmu.aku akan membuatmu menikahi ku,dengan sukarela.
“Tolong apa ada yang mendengar ku,tolong bukakan pintunya!”
Salah satu tamu yang kebetulan lewat dan ingin ke Toilet,mendengar suara seseorang yang meminta tolong,dengan keraguan ia membuka pintu Toilet.Raya telah berdiri dengan wajah memerah karena marah.
“Terimakasih!”
Setelah mengucapkan rasa terimakasihnya karena telah di tolong,Raya meninggalkan Toilet dan mencari keberadaan Maysa.amarahnya memuncak,dan ingin membalas perbuatan Maysa kepada dirinya.
“Apa kau baik-baik saja,wajahmu memerah dan tubuhmu panas Keanu!”
Dengan gerakan yang begitu di sengaja,Maysa mengelus lembut wajah Keanu serta berapa bagian tubuhnya yang sensitive dengan sentuhan.rahang Keanu mengeras menahan hasrat yang meronta menuntut untuk di puaskan,melihat Keanu yang mulai lemas tak berdaya Maysa merangkul dan memapah tubuh kokoh Keanu dengan sekuat tenaga.
Keanu yang mulai lemas mencari keberadaan Aslan yang entah berada dimana,hatinya memaki dengan penuh kebencian,namun tidak ada yang bisa Keanu lakukan.
Sial jenis obat apa yang wanita ini berikan,aku bahkan tidak memilki tenaga,tubuhku terasa lemas.Aslan kau ada dimana?.
Keanu merapalkan matra dalam hatinya memanggil nama Aslan,pria yang bisa menolongnya dari maslah besar. jika malam ini tubuhnya menjadi milik Maysa,entah apa yang akan dilakukan wanita itu untuk meminta pertanggung jawabannya.
Raya memindai semua tamu mencari keberadaan Maysa,tatapan matanya tertuju pada seorang wanita yang memapah tubuh seorang pria dengan susah payah menjauh dari kerumunan.Raya menatap intens pria tersebut,kedua matanya melebar ketika mengenali siapa pria yang berada di pelukan Maysa.
Apa yang wanita itu lakukan pada Keanu?kenapa Keanu terlihat seperti orang mabuk,wajahnya juga memerah,atau jangan,,jangan,,
Dengan wajah kesal,Raya mengejar keduanya yang mulai memasuki lift.dengan gerak cepat Raya menghentikan pintu Lift yang hampir tertutup,Maysa terkejut dengan kehadiran Raya yang secara tiba-tiba.dengan penuh tenaga Raya meraih tangan Keanu dan membuat Keanu yang mulai kepayahan berdiri di belakangnya,tangan Raya melayang keras tepat di pipi Maysa.
Keributan di antara mereka mulai terjadi dan menarik perhatian beberapa pengunjung yang penasaran dengan apa yang terjadi,adu mulut di antara keduanya tak terelakan lagi.melihat kesempatan ada di depan Keanu dengan sisa tenaganya berjalan menjauh dari dua wanita yang di anggapnya berbahaya,dengan sisa tenaga Keanu memencet tombol Lift menuju lantai teratas.
Tubuhnya yang lemas dan hampir ambruk kelantai,tertolong oleh lengan wanita yang langsung merangkulnya.aroma yang begitu ia rindukan tercium ke indera penciumannya yang tajam,mata yang mulai berkabut karena hasrat teralihkan karena sesosok wanita yang begitu ia rindukan.
“Queen!”