
“Bagaimana pertemuan kita dengan klien berikutnya? Keanu berucap tanpa melihat Aslan,tatapannya masih tertuju pada lembaran kertas yang harus dia periksa.sebagai seorang pebisnis Keanu adalah orang yang sangat teliti serta sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan,tangan dinginnya akan merangkul apa yang menurutnya menguntungkan bagi perusahaannya,dan meninggalkan tawaran yang menurutnya tidak menguntungkan.
Karena sikapnya inilah di usianya yang masih bisa terbilang muda 32 tahun Keanu menjadi salah satu pebisnis yang di segani dan di takuti,Keanu tidak akan segan-segan bertindak dengan cara hukum maupun illegal jika dirinya mendapati orang-orang yang berbuat curang padanya.Keanu tidak hanya terkenal di dunia bisnis,sepak terjangnya di dunia malam tidak di ragukan lagi.
“Pihak Abadi Group akan mendatangkan perwakilan mereka Tuan,saya telah mengatur pertemuan anda di kantor sesuai yang Tuan inginkan.saya rasa mereka sedang dalam perjalanan kemari!” Asalan mengutarakan pendapatnya yang hanya diangguki oleh Keanu,dengan sikap tenang Keanu meletakkan kertas ditangannya,menyandarkan punggungnya seraya menatap Aslan sang asisten dengan tatapan yang tidak bisa Aslan tebak.
“Kita temui dan terima kedatangan mereka dengan baik,kita lihat kerjasama seperti apa yang akan mereka tawarkan kepada kita!” Aslan menundukkan sedikit kepala,menyanggupi apa yang Keanu perintahkan.
“Dan seperti kataku beberapa hari lalu,kedatangan Maysa kembali ke Negara ini pasti memiliki motif lain.karena itu aku minta penjagaan yang ketat untuk Queen dan Kayla!” Wajah Keanu mengeras ketika mengingat kembali pertemuan Queen dan Maysa di taman bermain,meski Keanu tidak begitu mengenal Maysa karena mereka hanya sekali bertemu di pesta pernikahan Kai,namun Keanu bisa merasakan kebencian wanita itu di balik mata serta senyuman manisnya yang dia tunjukan kepada Baby Kayla.
“Baik Tuan saya akan menugaskan beberapa orang untuk mengawal Dokter Queen,apakah anda yakin jika Nona Maysa berada di balik kecelakaan Tuan Kai?” Aslan bertanya dengan rasa penasaran,insting tajam Tuannya selalu tepat sasaran.dan kali ini sasaran utamanya tertuju pada kakak kandung istri adiknya Maysa Amora.
“Entahlah,aku hanya merasa wanita itu sedikit berbahaya dan licik.Kai pernah bercerita padaku,bahwa istrinya hampir terbunuh karena ulah kakaknya.dari situ aku bisa menyimpulkan bahwa watak wanita ini seperti iblis,dan kita harus berhati-hati. Jika bertemu dengannya bersikaplah kau tidak mengenalnya Aslan,dengan begitu kita bisa mencari informasi tentangnya!”
“Baik Tuan” Aslan menundukkan kepala sejenak sebelum pergi meninggalkan ruangan Keanu,dekorasi ruangan serba hitam yang dominan sangat mencerminkan kepribadian Keanu yang kelam dan kejam.
Wanita seperti apa sebenarnya Nona Maysa itu,sepertinya aku harus mencari tau tentangnya terlebih dulu sebelum nantinya kami bertemu dengan tidak sengaja.melihat dari reaksi Tuan,sepertinya wanita itu memang berbahaya.
Aslan melangkah menuju ruangannya dengan pemikirannya,alisnya terangkat ketika mendapati salah satu stafnya telah menunggu kedatangannya.dengan sikap sopan stafnya menunduk hormat,mengatakan jika tamu mereka telah datang dan menunggu di ruang rapat.
“Baiklah terimakasih,kau bisa kembali!” Dengan sopan staf wanita itu pergi meninggalkan Aslan,tanpa menunggu lama Aslan meneken tombol introkom dan mengatakan kepada sang Tuan jika kliennya telah datang.Aslan berjalan dengan beberapa kertas tebal di tangannya,langkahnya lebar seirama mengikuti langkah Keanu.aura kelam nan mengintimidasi begitu terasa dari aura tubuh Keanu,dengan gerak cepat Aslan membuka pintu ruang rapat dan mempersilahkan Keanu masuk.suara pintu terbuka tentu membuat beberapa orang yang telah menunggu di ruangan itu menolehkan kepalanya,wanita tinggi cantik dengan pakaian formalnya tersenyum manis menyambut kedatangan Keanu serta Aslan.
Aslan bersikap biasa saja,bukan kali pertama dirinya bertemu dengan wanita cantik,bertubuh tinggi dengan kaki jenjangnya.selama menjadi pengikut setia Keanu,sudah puluhan bahkan ratusan wanita berusaha tampil cantik serta maksimal di hadapan Keanu,yang hanya akan di tatap dengan datar oleh atasannya tersebut.
Namun Aslan mengakui karisma Queen yang seorang Dokter dengan penampilan sederhana, bisa membuat sang Tuan kacau hanya dalam beberapa jam.Queen wanita yang bahkan tidak menatap Keanu dengan tatapan memuja seperti halnya wanita lain yang biasa dia temui,Queen wanita yang bahkan menganggap Keanu mahluk tak kasat mata.mungkin hal itulah yang membuat hati Keanu tergerak,dan berusaha mendapatkan perhatian lebih dari Queen.karena selama yang Aslan ketahui setiap wanita berlomba mencuri perhatian Keanu,hingga Keanu merasa perhatian mereka sama saja,namun bertemu dengan Queen membuat keangkuhannya jatuh begitu saja.
Keanu menatap datar wanita yang berdiri di hadapannya sambil mengulurkan tangan dengan senyum cantiknya,Keanu meraih dan menjabat tangan itu sekilas.
“Selamat siang Tuan Keanu,saya Maysa Amora perwakilan dari Abadi Group senang bertemu dengan anda Tuan!” Aslan tertegun dan menatap wanita yang mengaku bernama Maysa Amora dengan lekat,belum sempat dirinya mencari tau tentang jati diri wanita itu,kini sang wanita telah berdiri di depan matanya dengan senyum yang menawan.
“Senang bertemu denganmu Nona Amora,silahkan duduk kita mulai pertemuan serta pembahasan kita siang ini!” Keanu mempersilahkan Maysa duduk dengan sikap sopan,di susul dengan beberapa rekan Maysa yang ikut serta.Aslan memulai pertemuan mereka dengan membagikan bahan materi serta kontrak yang telah di ajukan Abadi Group kepada SM Group,perusahan terbesar nomer 2 di dunia.pertemuan serta pembahasan mereka berjalan cukup lama,keduanya memutuskan akan mengadakan pertemuan kembali untuk meninjau secara langsung proyek kerjasama yang akan mereka tangani.
“Terimakasih atas waktu serta kesempatan yang anda berikan kepada kami Tuan Keanu,semoga di pertemuan kedua nanti kita bisa sepakat untuk menjalin kerjasama!” Maysa bicara dengan penuh kelembutan serta sikap sopan,siapa pun yang melihatnya tentu bisa terperdaya akan kelembutannya.namun siapa sangka di balik wajah cantiknya ada sikap iblis yang tertanam di jiwanya,Keanu menganggukkan kepala seolah menyetujui apa yang Maysa ucapkan.
Keheningan terbentang di antara mereka,Keanu menatap datar wajah Maysa yang terus melemparkan senyum menggoda kepadanya,dengan wajah malu-malu Maysa mendudukkan dirinya tepat di sebelah Keanu.
“Kita pernah bertemu sebelumnya,apa kau ingat?” Maysa membuka obrolan di antara mereka,Keanu hanya mengernyit seolah-olah dirinya berusaha mengingat pertemuan mereka.Maysa tertawa pelan menatap pria tampan di hadapannya dengan tatapan lembut,berusaha mencuri hati Keanu dengan caranya yang licik.
“Kita pernah bertemu di pernikahan Kai dan Alisya adikku!” Maysa mendesah,menampilkan wajahnya yang sendu dengan kesedihan yang dalam sungguh wanita licik yang pandai berakting.
“Aku turut berduka cita dengan apa yang menimpa adikmu Kai serta Adikku,saat mendengar musibah yang menimpanya aku sedang berada di luar Negeri dengan banyak pekerjaan,sehingga aku tidak bisa datang melihatnya untuk yang terakhir kalinya Hikss,,hikkss,,!” Maysa meneteskan air matanya,hingga membasahi kedua pipinya yang putih.Keanu masih diam dan hanya mendengarkan keluh kesah Maysa,merasa tidak ada respon dari Keanu,Maysa tersenyum kaku menghapus air mata yang sempat membasahi kedua pipinya.
“Maafkan aku Tuan Keanu,aku terbawa suasana!”
“Tidak apa-apa aku bisa merasakan kesedihanmu!” Maysa menunduk berusaha menyembunyikan seringainya,dia yakin apa yang barusan dirinya perlihatkan setidaknya membuat Keanu simpatik.Maysa mengangkat kepalanya,menatap Keanu dengan kedua bola matanya yang masih berkaca-kaca.
“ Aku dengar adikku telah melahirkan seorang anak,bagaimana keadaannya sekarang?” Maysa benar-benar mengeluarkan kemampuan aktingnya dengan begitu apik,terlihat Keanu mulai tertarik pada obrolan mereka.
“Anak mereka baik-baik saja,kau tidak perlu khawatir!”
“Terimakasih Tuan Keanu,anda telah merawat anak adikku dengan sangat baik!” Keanu mengangkat alisnya mendengar ucapan Maysa,wanita di hadapannya sesungguhnya menyiratkan hal lain dalam ucapannya.
“Dia anak dari adikku,tentu saja aku harus melindungi dan merawatnya.lagi pula kami sedang mencari dalang dan otak di balik kecelakaan yang menimpa adikku dan istrinya,jadi kau tidak perlu khawatir!”
“Benarkah? Jika demikian aku sebagai kakak sangat berterimakasih,karena anda berusaha mencari keadilan untuk adikku!” Maysa berusaha tersenyum lega,namun di hatinya dia bersorak penuh kemenangan atas kematian adiknya serta pria yang telah meremukkan hatinya.
“Waktuku sudah habis,aku harus pergi masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan!” Keanu bangun dari duduknya bersiap meninggalkan Maysa,namun langkahnya harus terhenti karena ucapan Maysa.
“Bolehkah aku menemui keponakanku Keanu?” Keanu mengeraskan rahangnya,bahkan wanita ular itu telah berani menyebut namanya dengan begitu akrab.namun bukan hanya hal itu yang membuatnya kesal,upaya Maysa mendekatinya membuatnya muak.
“Aku berharap kau tidak akan melakukan tindakan lancang dengan menemuinya tanpa ijin dariku Nona,meski kau adalah kakak dari ibu anak itu kau tidak berhak atas apapun.jadi sebaiknya anda meminta izinku terlebih dulu!” Keanu menatap dingin wajah Maysa,bukannya takut Maysa tersenyum senang karena menurutnya dirinya telah berhasil memprovokasi Keanu.
“Tentu aku akan meminta ijinmu terlebih dulu!” Tanpa banyak bicara Keanu meninggalkan ruangan itu dengan suasana hati buruk,Maysa menatap kepergian Keanu dengan senyum kepuasan.
Jika dulu aku tidak bisa menaklukkan hati Kai Smith maka sekarang aku akan membuat Keanu smith,bertekuk lutut di bawah pesoanaku.aku tidak akan kalah darimu Alysa,lihatlah aku bahkan berhasil melenyapkan mu, namun sialnya Kai harus ikut mati bersamamu,