
Hangatnya sinar mentari pagi yang menembus kaca tebal kamar mewahnya,membuat Keanu mulai membuka kedua matanya secara perlahan.Keanu memegang kepalanya yang masih terasa pusing,tatapannya kini teralih pada sosok wanita cantik yang masih terlelap di sampingnya.Keanu menatap lekat wanitanya,serta bagian tubuh Queen yang terbuka.bukti percintaan mereka terlihat di permukaan kulit Queen yang putih,sekelebat adegan demi adegan mulai terlintas sdi kepala Keanu.
Bahagia,malu itulah yang kini ia rasakan.rona bahagia terpancar jelas di wajahnya,ia melewati moment bahagia untuk pertama kalinya dengan wanita idamanya.meski mereka belum sampai melakukan ke hal intim,namun perlakuan serta apa yang Queen lakukan untuknya membuat Keanu merasa bahagia.
Melihat adanya pergerakan dari Queen,Keanu membaringkan tubuhnya kembali.kedua mata sayu yang indah menatap pria tampan yang masih terlelap di sampingnya,dengan gerakan halus dan ringan Queen menggerakkan jari lentiknya di atas permukaan kulit Kenau.menyusuri alis,hidung dan berakhir di bibir.
Jangan lakukan itu Queen,aku berusaha setengah mati untuk tidka menyerang mu di pagi hari ini.melihatmu berada di sampingku dengan tubuh polos,apa kau pikir aku bisa menahan hasratku?
"Tampan! "
Apa sekarang kau dengan memujiku,haruskah aku membuka mata dan melihat wajah cantiknya?
Queen tersenyum menatap wajah yang belum menandakan akan bangun dari tidurnya tersebut,Queen menghela nafasnya meraih kemeja Keanu yang tergeletak dilantai dan memakainya.Queen meraih ponsel dan mengetikkan sesuatu,ia melirik Keanu kembali sebelum akhirnya memutuskan memasuki kamar mandi.
Mendengar pintu tertutup,Keanu bernafas lega.bayangan tubuh indah Queen masih terbayang dengan sangat jelas di ingatannya,Keanu membalikkan tubuhnya menyembunyikan wajah penuh rona kebahagiaan.hampir 20 menit Queen membersihkan dirinya,ia keluar hanya dengan mengenakan jubah mandi,sekilas melirik Keanu yang masih terbaring dengan menelungkup.
Ketukan pintu membuatnya mengalihkan pandangannya,dengan langkah ringan Queen menuju pintu kamar dan menemui sang Tamu.
“Selamat pagi Dokter!”
“Selamat Pagi Aslan!”
Queen mempersilahkan Aslan memasuki kamar yang ia tempati semalam bersama Keanu,Aslan melirik dan mencoba mencari keberadaan Keanu yang tak terlihat oleh kedua matanya.
“Tuanmu masih tidur,apa kau membawakan apa yang aku minta?”
“Iya Dokter,semua yang anda minta ada disini!”
“Terimakasih Aslan!”
“Sama-sama Dokter!”
Merasa tidak ada lagi yang sang Dokter butuhkan,Aslan membungkukkan sedikit tubuhnya dan bersiap meninggalkan kamar mewah dimana sang Tuan tidur.namun langkahnya terhenti ketika mendengar suara Queen yang begitu dingin.
“Aslan,ada sesuatu yang harus kau lakukan untukku!”
Aslan membalikkan kembali tubuhnya menatap wajah Queen yang datar,dan terlihat begitu serius itu.
“Semalam Tuanmu mengalami insiden fatal,dan aku ingin kau mencari bukti dari dalang di balik kejadian semalam!”
Aslan melebarkan kedua matanya mendengar ucapan Queen,bahkan dirinya tidak mengetahui apa yang terjadi pada Tuannya semalam.
“Apa maksud anda Dokter,insiden apa?”
“Seseorang telah memberi obat perangsang dalam dosis yang cukup tinggi pada minuman Keanu,sehingga semalam Tuanmu sedikit menderita.terlambat sedikit saja semuanya akan hancur!”
Queen menatap Aslan yang berdiri dengan wajah tidak percaya,ada keterkejutan serta kengerian yang tersirat di wajah yang mulai memiliki mata panda itu.wajah seorang pria yang terlihat begitu kelelahan,dan butuh waktu yang cukup untuk beristirahat.
“Sebelum aku menemukan keberadaan Keanu,ada 2 wanita berasamanya.mungkin salah satu dari mereka adalah pelakunya,jadi aku memintamu untuk mencari buktinya agar kita bia menghukumnya!”
“Baik Dokter,akan saya lakukan secepat mungkin!”
Aslan meninggalkan kamar mewah Keanu,melakukan apa yang Queen perintahkan.dengan gerak cepat Aslan menghubungi beberapa anak buahnya yang sangat professional di bidangnya,Aslan memberikan serentetan perintah yang harus mereka laksanakan.Tanpa Queen sadari sepasang mata terus menatapnya dengan tatapan kagum,siapa lagi kalau bukan Kenau.pria itu telah membuka kedua matanya setelah mendengar kedatangan seseorang,Keanu mendengar semua yang Queen dan Aslan bicarakan.
Kau wanita yang tidka bisa di tebak Queen,aku semakin yakin akan pilihanku.
Keanu memasuki kamar mandi dan membersihkan dirinya,Queen mengenakan pakaian santai yang di belikan Aslan.ia merapikan tempat tidur yang berantakan karena aksi panas mereka semalam,sambil menunggu Keanu menyelesaikan ritualnya.
“Queen!”
Queen menolehkan kepalanya,menatap lembut pria yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan handuk yang hanya menutupi sebagian tubuhnya.pipi Queen merona melihat beberapa tanda cinta yang ia buat di tubuh Keanu,dengan kaku Queen berusaha menyembunyikan perasaan gugupnya.
“Pakai pakaianmu,hari ini kau tidak perlu datang ke kantor.aku sudah meminta Aslan untuk menghandle semua pekerjaanmu!”
Keanu mengangguk dengan patuh,menerima pakaian yang Queen berikan.Queen juga membuatkan teh madu untuk menghangatkan tubuh Keanu,keduanya menikmati sarapan hangat yang di sediakan oleh pihak Hotel.
****
“Apa atasanmu tidak masuk kantor? Ada sesuatu yang harus kami selesaikan!”
“Maaf Nona Maysa,kami belum menerima info apapun dari Tuan Aslan!”
Perasaan Maysa campur aduk,dimanakah pria yang hampir ia miliki semalam berada,apakah berada di pelukan wanita lain atu sedang di rawat di rumah sakit karena efek obat yang ia berikan?. Semua pertanyaan menari-nari di kepalanya,dengan sedikit tergesa-gesa Maysa mendekati Aslan .
“Dimana Keanu?”
Aslan mengangkat sebelah alisnya,menatap Maysa dengan datar.sebenarnya dirinya merasa kesal dan tidak ingin berurusan dengan Maysa,namun setelah mendengar kata-kata Queen yang mengatakan keberadaan Maysa semalam,mau tidka mau Aslan harus bersikap manis agar tidak menimbulkan kecurigaan.
“Tuan menghubungi saya pagi ini,dan beliau mengatakan jika hari ini tidak akan datang ke kantor.mungkin semalam Beliau bersenang-senang!”
Aslan berucap setengah tersenyum,seolah senang dengan apa yang Tuannya lakukan.Maysa melototkan kedua matanya,apakah yang ada di pikirannya sekarang benar-benar terjadi?.Keanu memilih menghabiskan malam panasnya dengan wanita kelas atas pilihannya,tapi siapa?
“Bagaimana kau bisa tau jika Tuanmu sedang bersama seorang wanita,apa kau melihatnya dengan kedua matamu hah?”
“Aku sudah lama ikut beliau Nona,dan aku sangat hapal dengan kebiasaannya.Beliau akan mengabiskan malam panjangnya dengan wanita pilihan,apalagi setelah pesta semalam.Dan saya juga mendengar suara lembut seorang wanita,ketika beliau menghubungi saya!”
Aslan tersenyum manis semanis gula memperlihatkan rentetan giginya yang putih bersih,Maysa mengepalkan kedua tangannya.susah payah dirinya mencoba menjebak Keanu,namun wanita lain menikmati apa yang seharusnya menjadi kemenangannya.
Marahlah bahkan mengamuk lah,aku ingin melihat apa yang akan kau lakukan sekarang.
Brengsek,semua ini karena ulah wanita sialan itu.aku tidak akan melepaskan mu,aku akan memberimu pelajaran tunggu dan lihatlah apa yang bisa aku lakukan kepadamu.
“Apa yang membawa anda datang kemari,setau saya anda tidka memiliki jadwal ataupun janji dengan Tuan Keanu?”
“Bukan urusanmu!”
Maysa meninggalkan Aslan dengan emosi memuncak,Aslan hanya menatap datar punggung wanita yang mulai menghilang.
“Jika wanita itu datang,lakukan apa saja yang kau bisa untuk menahannya disini.jangan biarkan dia masuk keruangan Tuan,itupun jika kalian masih sayang dengan pekerjaan kalian.pertahankan apa yang kalian yakini,mengerti!”
“Baik sekertaris Aslan!”
Aslan menuju mejanya yang begitu dekat dengan pintu ruangan Keanu,ruangan yang konon katanya adalah ruangan keramat yang hanya bisa di masuki oleh Aslan dan OB.Ruangan yang selalu di jaga ketat oleh Aslan sendiri,dan tidak ada satupun tamu yang bisa masuk dengan sembarangan keruang kerja Keanu.Aslan melakukan beberapa pekerjaannya,sambil menunggu laporan dari anak buahnya tentang insiden yang menimpa Keanu semalam.
“Bagaimana perasaanmu,apa yang kau rasakan sekarang?”
Keanu menatap Queen yang duduk di sampingnya,sambil menikmati secangkir teh madu buatannya.Keanu menatap lekat wanita yang secara tiba-tiba datang tepat waktu,dimana dirinya sedang membutuhkan pertolongan.
“Terimakasih atas pertolonganmu semalam,aku tidak tau apa yang akan terjadi jika kau tidak datang.mungkin sekarang aku sedang sekarat,atau,,!”
“Berada di pelukan wanita lain?”
“Queen!”
Queen tertawa renyah,candaannya membuat wajah Keanu kesal.namun apa yang ia katakan bisa saja terjadi melihat semalam,Keanu menjadi rebutan dua wanita dan dengan kondisi Keanu yang telah di pengaruhi obat perangsang bisa saja hal tak terduga bisa terjadi.namun ada satu hal yang membuat Queen kagum,meski dalam pengaruh obat Keanu tidak ingin menyentuhnya dan lebih memilih menahan rasa sakitnya.
“Seharusnya kau lebih waspada,mulai sekarang kau harus sedikit berhati-hati,pada siapapun yang kau temui! "
Aku sangat yakin jika pelakunya adalah Maysa,aku harus menunggu kabar dari Aslan.setelah itu aku akan bertindak,aku tidak akan membiarkan wanita licik sepertimu lolos kali ini.
“Tapi aku juga ingin berterimakasih pada pelaku yang memberiku obat itu!”
Queen menatap Keanu dengan bingung,kenapa pria di hadapannya harus berterimakasih? Tidakkah dia tau jika jiwanya terancam bahaya,dan bisa mati?.apakah pria di hadapannya itu masih dalam pengaruh obat,karena itu ucapannya sedikit ngawur?.
“Kau bodoh atau apa,efek dari obat yang kau minum sangat berbahaya.semalam kau bisa mati atau lumpuh, jika tidak mendapatkan pertolongan.kau ingin berterimakasih untuk apa hah?”
Queen bicara dengan nada kesal,Keanu hanya diam dan memilih melihat wajah cantik Queen yang semakin terlihat menggemaskan di matanya.Keanu menarik tangan Queen,mengangkat dan mendudukkan tubuh Queen dipangkuannya.meski sedikit terkejut dengan apa yang Keanu lakukan,Queen berusaha bersikap seperti biasanya.
“Aku berterimakasih,karena berkat dia,wanita di hadapanku ini berani melakukan apa saja untuk menolongku,termasuk tidur bersamaku!”
“Aku seorang Dokter,kau lupa?”
“Tentu aku ingat,tapi tidak semua Dokter akan melakukan hal gila seperti yang kau lakukan Queen.sejak semalam kau telah mengikatku,mengikat hatiku,karena kaulah wanita pertama untukku!”
“Hei,kita tidak sampai melakukan hal itu aku hanya menolong mu dengan cara lain yang bisa aku lakukan.kita tidak melakukannya Keanu!”
“Meski kau mengatakan tidak melakukannya,tapi bagiku kau tetap yang pertama yang berhasil menyentuh tubuhku,dan meninggalkan tanda cinta di tubuhku!”
Queen melebarkan kedua matanya,mendengar ucapan Keanu yang sedikit berlebihan.apa yang terjadi pada mereka terjadi begitu saja,tanpa bisa Queen hentikan.melihat Keanu kesakitan dan tidak berdaya karena efek obat,membuatnya mengambil tindakan berani.
“Aku hanya mengikuti kata hatiku Keanu,karena itu aku tidak menahan diriku semalam!”