You Are The Light In The Dark

You Are The Light In The Dark
6. Kata Setuju



Pemandangan nan menyejukkan hati Keanu rasakan ketika melihat Queen tidur di ruangan yang sama bersama anak Kai,terlihat Queen tidak ingin beranjak dari sisi sang bayi,terlihat dari jemarinya yang di genggam kuat oleh anak Kai.bayi yang bahkan belum memiliki nama itu seperti tak mau berada jauh dari Queen,wanita berani yang tak menghiraukan keselamatannya demi menjaga sang bayi.sudut bibir Keanu melengkung membentuk sebuah senyuman manis,untuk pertama kalinya dirinya merasa tertarik dengan seorang wanita dan dia adalah wanita yang kini sedang terpejam dengan posisi duduk.


Keanu mendekat,melepaskan genggaman tangan mungil bayi Kai,meraih tubuh Queen dengan hati-hati takut jika Queen terbangun dari tidur lelapnya.dan usahanya berhasil memindahkan Queen ke sofa panjang yang berada di dalam ruangan itu.Keanu memperhatikan dan menyimpan dalam ingatannya,setiap lekuk serta garis wajah Queen.wanita cantik,keras kepala serta pemberani yang dengan berani memarahinya dan menolak tawarannya secara gamblang. Keanu mengulurkan tangannya,merapikan anak-anak rambut yang menutupi wajah Queen.tatapannya beralih pada bibir merah merekah milik Queen,hasratnya mulai bergelojak.Keanu menutup kedua matanya berusaha menahan rasa nyeri di bagian bawah tubuhnya,Keanu pun tak bisa mengerti akan reaksi tubuhnya yang menurutnya aneh.hanya dengan menatap bibir basah Queen yang merah alami, membuat hasratnya memberontak dan ingin di puaskan.


Apakah yang Keanu rasakan hanyalah sebatas obsesi,serta rasa penasaran untuk menikmati lagi rasa manis yang dirinya rasakan ketika mencium bibir Queen untuk pertama kalinya?Keanu adalah pria dewasa yang memiliki banyak pengalaman dalam dunia bisnis dan dunia malam,namun soal wanita dirinya belum pernah tertarik.banyak rekan bisnis yang sering menawarkannya wanita cantik yang siap menghangatkan ranjangnya,dari sekian banyak wanita yang kesemuanya berasal dari kalangan atas,model,artis,tak membuat Keanu tertarik.dirinya lebih memilih menghabiskan malamnya sendiri dengan sebotol anggur,dan menikmati malam dikamar hotelnya yang mewah.


Mata Keanu yang kelam menatap wajah Queen yang damai,perlahan Keanu mendekatkan dirinya dan mengecup pelan bibir nan menggoda milik Queen.melihat Queen tak bereaksi sama sekali membuat Keanu senang,dan melabuhkan kembali bibirnya.Keanu mencium dalam dan lembut bibir Queen hingga basah,melihat Queen yang mulai terganggu Keanu melepaskan ciumannya dengan perasaan tak rela.Queen mengerjap dan mengucek kedua matanya,mencoba mengumpulkan nyawanya setelah terlelap beberapa saat.Keanu mendatarkan wajahnya,tak ingin Queen merasa curiga dengan apa yang dirinya lakukan sebelumnya.Keanu sangat menikmati wajah Queen yang menggemaskan, ketika ia mengumpulkan nyawa dan belum berhasil menguasai dirinya karena masih merasakan kantuk .


Setelah kesadarannya penuh Queen mengerutkan kening melihat keberadaan Keanu,dan lebih mengejutkan lagi dirinya kini berada di sofa,seingatnya dirinya tidur disamping incubator sambil menggenggam tangan bayi Kayla.Queen menatap Keanu dengan penuh selidik,menyadari arti tatapan Queen yang tajam, Keanu hanya mengangkat kedua bahunya acuh.Queen mendesah dan tidak ingin berdebat dengan pria di hadapannya ini,entah kesialan apa yang menimpanya hingga harus berurusan dengan pria dingin nan bengis itu.


“Ikutlah  bersamaku besok pagi,semua keperluanmu sudah aku siapkan begitu juga dengan penggantimu.” Keanu berucap tenang,serta mengamat perubahan wajah Queen yang hanya diam dan sesekali menghela nafas lelah itu.Queen menatap mata Keanu dengan tajam,dan hal itu membuat darah Keanu berdesir.wanita pertama yang dengan berani menatap kedua matanya dengan sikap menantang.


“Sebelum kau menjelaskan kepadaku apa yang sebenarnya terjadi,jangan berharap aku akan ikut denganmu.bisa saja kalian adalah seorang criminal besar,sehingga tanpa sengaja bayi yang tak berdosa menjadi sasarannya.” Queen berucap tenang,namun tersirat arti yang cukup dalam dalam setiap ucapannya.siapa yang bisa menjamin keselamatannya jika dirinya dengan mudah menerima tawaran yang Keanu berikan,meski dengan iming-iming bayaran tinggi Queen tidak akan menjual keselamatan dirinya.Keanu tersenyum tipis,wanita di hadapannya sungguh tidak bisa dirinya tebak.


“Pertama kenalkan namaku Keanu Smit,aku memiliki seorang adik bernama Kai Smit dan seorang adik ipar yang bermana Alysa Amora,ibu dari bayi yang kini kau rawat.kecelakaan yang menimpa keduanya bukanlah kecelakaan biasa,seseorang telah membayar beberapa preman untuk membunuh keduanya,bahkan mencoba membunuh anak mereka.” Keanu mencondongkan sedikit tubuhnya,mencoba lebih dekat dengan Queen yang duduk di sampingnya.Keanu menatap mata indah Queen,mencari rasa takut didalam mata itu namun Keanu tak menemukannya sama sekali.Keanu bangun dari duduknya,melangkah dan mulai mendekati Box tertutup yang memperlihatkan sang bayi yang kini sedang terlelap.


“Adikku serta istrinya adalah orang baik,yang tidak memilki musuh sepertiku.namun kenapa masih ada orang yang dengki dengan kebahagiaan mereka,bahkan mereka seakan tak puas dengan kematian keduanya.mereka masih mengincar dan menginginkan kematian bayi rapuh tak berdosa ini,bayi yang kini sedang berjuang untuk hidup.”Keanu membalikkan tubuhnya dan menatap Queen,yang masih duduk diam di tempatnya.entah apa yang Queen pikirkan sekarang,Keanu sama sekali tak bisa menebak apa yang Queen pikirkan.


“Aku memang dikenal dengan pria bengis dan menakutkan,namun semua itu aku lakukan agar tak ada manusia yang memandang kami rendah.semakin kau rendah maka harga dirimu akan semakin terinjak-injak,aku membuat benteng pertahanan yang kuat untuk diriku dan adikku.namun nasib naas telah merenggut nyawanya.” Keanu diam dan menatap Queen dengan mata kelam,berharap sang wanita bisa melihat apa yang ingin dirinya selamatkan.


Queen terdiam dan larut dengan pikirannya,sebagian yang Keanu ucapkan mungkin masuk akal.manusia seperti apa yang menginginkan kematian seorang bayi yang masih begitu lemah itu,kalaupun mereka ingin menghancurkan Keanu,tentunya yang harus mereka serang adalah Keanu  bukan sang bayi? Lantas kenapa sang pembunuh ingin menghabisi keturunan adik Keanu,apakah ada seseorang yang begitu membenci Adik Keanu sehingga tidak ingin keturunannya hidup?


“Baiklah aku setuju merawat keponakanmu,tapi pada malam hari aku akan pulang ke apartemenku,aku tidak mau tinggal di rumahmu.” Keanu mengangkat alisnya mendengar permintaan Queen yang tentunya tidak ingin dirinya dengar,Queen harus tinggal di dalam kediamannya 24jam penuh,dan semua itu harus berhasil dirinya lakukan.


“Tidak,kau akan tinggal dirumahku.kau akan mendapatkan kamar serta fasilitas lainnya,tugasmu hanya merawat bayi itu,sedangkan pekerjaan yang lain akan di lakukan oleh para pelayan.dan untuk pekerjaanmu di rumah sakit,aku telah menyiapkan penggantimu dan besok pagi kita akan keluar dari rumah sakit ini.fokusmu hanya pada satu pasien yaitu anak Kai.” Queen melongo tak percaya dengan ucapan pria angkuh dan menyebalkan dihadapannya itu,bagaimana dia bisa memutuskan secara sepihak,dan tidak meminta pendapatnya terlebih dulu.ingin sekali Queen bangun dan menendang kakinya yang panjang itu,namun dirinya lelah untuk berdebat.


Queen melemparkan tatapannya pada sang bayi yang masih sangat kecil,bayi prematur yang harus ia berikan perhatian lebih.melihat tidak ada reaksi apapun dari Queen,membuat Keanu kesal dan mengeluarkan jurus terakhirnya.


“Kau tidak ingin aku mengganggu perusahan milik ayah serta kedua kakekmu bukan? Keanu menggunakan senjata terakhirnya untuk menekan Queen,meski sebenarnya tidak ada niat apapun darinya untuk mengganggu keluarga Queen.mendengar kalimat yang keluar dari mulut Keanu,Queen menatap tajam kedua mata Keanu.mata indah yang siap melahapnya hidu-hidup dalam keindahannya,dan Keanu sangat menikmati sikap Queen yang ini.Queen bangun dari duduknya,melangkah pelan mendekati Keanu yang berdiri dengan senyum tipisnya.


“Bhuukkk,,,Aahkkk,,”Keanu mengerang ketika kakinya mendapat tendangan yang cukup kuat dari Queen,Keanu tak menyangka jika wanita di hadapannya ini berani melakukan hal itu padanya.Keanu meradang amarahnya mulai keluar dirinya harus memberi pelajaran pada kucing kecil liar yang telah dirinya perlakukan dengan baik,namun malah bertingkah seenaknya.sebelum Keanu melakukan apa yang dirinya pikirkan,tubuhnya di dorong kuat hingga terpelanting di sofa dengan gerakan cepat Queen meraih dasi Keanu,menarik dan mendekatkan wajah Keanu dengan wajahnya.


Keanu dapat melihat kecantikan serta keindahan di wajah cantik Queen,darahnya berdesir ketika sapuan nafas Queen dia rasakan.ada rona merah terbesit di pipinya dan Queen tak menyadari hal itu,dengan kesal Queen menarik kuat dahi yang melilit di leher Keanu.


“Jangan pernah usik keluargaku yang tidak memiliki urusan apapun denganmu Tuan,urusanmu hanya dengan ku,kau paham Tuan?aku akan ikut denganmu besok,dan itu bukan berarti kau berhasil karena mengancamku.aku lakukan semua ini demi anak itu,dan atu hal yang harus anda ingat jika aku bersedia ikut denganmu,jangan mencampuri urusanku.” Keanu terpaku dan entah kenapa dirinya terlihat bodoh,tanpa sadar Keanu menganggukkan kepalanya seolah mengiyakan permintaan Queen.


Queen melepas cengkeramannya dan kembali duduk di sofa,Keanu yang mulai sadar dari keterpanaannya dan mulai menyadari kebodohannya melebarkan kedua matanya.”kau tetap harus tau kemana kau pergi dan dengan siapa kau pergi,intinya apapun yang kau lakukan harus meminta ijin dariku.” 


“Termasuk menemui kekasihku? Ucapan Queen sungguh membuat darah Keanu mendidih,namun dirinya harus menahan egonya terlebih dulu yang paling penting Queen ikut bersamanya,maslah yang lain akan Keanu pikirkan nanti.


“Kita bicarakan ini besok,kau tidurlah di ruanganmu akan ada anak buahku yang berjaga di luar sana,dan ada dokter Delon yang akan menggantikan mu disini .” tanpa menunggu ucapan balasan dari Queen,Keanu meninggalkan ruang perawatan dengan wajah masam penuh kekesalan.