
Rena duduk menatap sahabat serta pria di sebelahnya dengan rasa tak percaya,sang sahabat menikah dengan seorang pria yang begitu tampan .Rena terus menatap Billy tanpa henti membuat,pria seperti Billy adalah pria idamannya.
“Dimana kau menemukan pria tampan yang memiliki wajah sempurna seperti dia,katakan aku juga ingin memilki satu yang sepertinya Queen!”
Queen terkekeh pelan mendengar ucapan sang sahabat,Queen menatap Billy dengan lembut yang dibalas tak kalah lembut oleh Billy,semakin membuat sang sahabat kesal karena keromantisan keduanya.
“Aku menemukannya di kegelapan dan membawanya ke tempat yang penuh dengan cahaya!”
Rena mengerutkan dahinya mendengar ucapan Queen yang penuh dengan teka-teki,bagaimana dirinya bisa memahami apa Queen katakan.
“Jangan memberiku teka-teki Queen,kau tau kalau aku tidak sepintar dirimu.katakan dengan jelas kepadaku,mungkin aku bisa menemukan satu pria yang sama sepertinya!”
“Aku sudah mengatakannya padamu!”
“Tapi itu bukan jawaban Queen,itu teka-teki.memangnya dia berasal dari dalam gua yang kau bawa dari kegelapan,kau mengada-ada!”
Queen mengangkat kedua bahunya,mengacuhkan apa pendapat yang ada di dalam benak Rena.sang sahabat kembali diam,menatap Billy dengan tenang sambil mencari arti dari ucapan Queen dari kegelapan ke tempat yang penuh cahaya.kedua mata Rena melebar ,menatap Queen dan Billy secara bergantian.
“Apakah suamimu berasal dari dunia malam yang itu?”
“Maksudmu?”
“Gigolo,,apakah dia mantan Gigolo yang kemudian kau jadikan seorang suami?”
Kedua mata Queen melebar mendengar ucapan sang sahabat,bisa-bisanya Rena memikirkan hal konyol tentang sang kakak.Queen menutup mulut Rena dengan salah satu tangannya,mencoba menahan ocehan Rena yang mulai kemana-mana hingga beberapa pengunjung mendengar apa yang Rena ucapkan.sementara Billy menahan senyumnya melihat tingkah sahabat Rena yang gokil,bahkan dia bicara tanpa melihat keadaan sekelilingnya.
“Berhenti bicara atau aku bungkam mulutmu dengan plester,jangan bicara yang bukan-bukan Rena kau membuat keributan disini!”
Queen berbisik sambil mengingatkan Rena yang menatapnya dengan kedua mata lebar,seolah tak menerima apa yang Queen katakan padanya.Rena melepas paksa tangan Queen,menatap Queen dengan tatapan kesalnya.
“Kau yang mengatakannya padaku jika kau mengambilnya dari tempat yang gelap menuju cahaya terang,apa lagi kalau bukan pria seperti itu hah,,Queen dia memang tampan tapi,,tapi dia sudah tidur dengan banyak wanita!”
Rena menekan ucapannya agar tak terdengar oleh pengunjung yang lain,Queen memutar bola matanya menatap Rena dengan malas.seharusnya dirinya mengatakan perumpamaan yang lain saja agar sang sahabat tidak salah paham.
“Aku tidak tidur dengan sembarang wanita Nona,dan istriku sangat tau.meski aku berasal dari kegelapan seperti yang kau maksud,kami saling mencintai dan saling melengkapi!”
Billy tersenyum lembut menatap Rena yang diam menganga tak mampu untuk mengucapkan sepatah katapun,seperti mimpi itulah yang dirinya rasakan.Queen wanita cantik,pintar dan sempurna begitu banyak pria muda yang mencoba mendekatinya,tapi kenapa dirinya harus berakhir hidup bersama dengan pria malam yang tampan dan sempurna?.
“Hah,,kenalkan satu orang pria tampan kepadaku,aku juga ingin pria ideal sepertimu!”
Rena menatap Billy dengan kedua mata lebar yang memohon,Rena terlihat seperti seekor anak kucing yang menggemaskan di mata Billy.membuat tawanya lepas begitu saja,suaranya yang berat mampu menghipnotis pengunjung yang berada di sana.Billy menjadi pusat perhatian karena wajah serta tubuhnya yang tegap.
“Lihatlah suamiku Queen,ketika dia tertawa saja sudah cukup seksi bagaimana dengan hal lainnya.aahh,,,membayangkannya saja membuatku gila!”
Rena menutup wajahnya dengan kedua tangannya,wajahnya merona merah karena malu,malu memikirkan hal dewasa yang terbayang di kepalanya,Queen memukul pelan kepala Rena dengan bantal.
“Jangan mencoba memikirkan hal mesum disini,aku tau apa yang kau pikirkan sekarang.tapi semua yang kau pikirkan benar Rena,tubuh suamiku memilki otot yang kuat dan keras.Dia perkasa dalam segala hal,khususnya dalam hubungan ranjang!”
“Queen sayang!”
“Baiklah kita pulang sekarang!”
Queen mengerlingkan sebelah matanya menggoda Billy yang hanya menggeleng dan tersenyum,wajah Rena kian merona malu memikirkan ucapan vulgar Queen di telinganya.tanpa berpamitan Queen melenggang santai dengan merangkul pinggang Billy dengan sangat romantis,beberapa orang bahkan mengabadikan gambar mereka.
Hikss,,hikss aku juga ingin pria romantic sepertinya.dimana aku bisa menemukannya Queen,dia pria ideal serta tipeku,,
Rena menundukkan kepalanya dengan lemas,salah seorang pengunjung yang berumur sekitar 45 tahun namun masih terlihat cantik mendekatinya.Rena menengadahkan kepalanya menatap sang wanita yang tersenyum ramah kepadanya,dengan kening mengerut Rena menatap ke arah sang wanita.
“Aku dengar tadi kau menyebutnya Gigolo,apa itu benar?”
Rena melebarkan kedua matanya mendengar sang wanita berbisik pelan di telinganya.
“Iya dia seorang Gigolo yang tampan tapi sekarang sudah insaf.Dia memilki seorang istri dan seorang putri sekarang,puas!”
karena kesal tanpa pikir panjang lagi akan ucapannya Rena mengoceh tidak jelas,membuat para ibu-ibu sosialita geleng-geleng kepala akan perilakunya .
Sial kenapa aku tidak bisa menahan mulutku untuk tidak mengoceh,kau harus belajar menahan mulutmu ini agar tida bicara omong kosong dan ngelantur ke sana-sini,,
Dengan kesal Rena menepuk-nepuk pelan bibirnya,meninggalkan Salon kecantikan serta cerita yang di anggap benar oleh beberapa pengunjung.
****
“Hahaha,,,Apa kau senang mendengar seorang wanita mengatai ku Gigolo?”
“Iya,,kau benar aku yakin wanita itu pasti sangat terkejut melihat Gigolo tampan sepertimu!”
“Lalu kenapa kakak hanya diam saja,bahkan membiarkannya menyebutmu dengan pria malam!”
“Iya benar,,apa kau tertarik padanya Bill? Biasanya kau akan berubah menjadi pria kejam jika ada seseorang yang membuat hatimu kesal!”
Queen dan Bian menatap Billy dengan wajah penasaran serta kedua alis yang di naik turunkan,Billy melemparkan bantal ke arah Bian yang hanya tertawa.
“Aku tidak ingin berurusan dengan wanita cerewet,jadi aku biarkan dia larut dalam pikirannya tentangku.aku tidak masalah akan hal itu,toh kita berdua selalu di anggap penyuka sesame jenis di luar sana!”
Queen mengerutkan keningnya menatap kedua kakaknya secara bergantian,keduanya hanya mengangkat kedua bahunya dan melenggang santai bersama Baby Kayla.Queen menghela nafasnya dengan pelan,mengingat keduanya yang terus lengket tanpa mau terpisahkan.
“Jadi yang Mommy katakan tentang ulah kalian berdua benar adanya?”
“Ulah apa Queen?”
“Kalau kalian dengan sengaja menyebar rumor tentang hubungan special kalian?”
“Kami memang saling mencintai dan menyayangi benar bukan!”
Billy merangkul Bian dengan penuh perasaan membuat Queen kesal,dan mengeram kesal melihat acting keduanya yang menyebalkan.
“Jauhi putriku,aku tidak ingin putriku yang cantik memiliki kedua paman gila seperti kalian!”
Queen meraih tubuh Kayla membawanya pergi meninggalkan kedua kakaknya ,tentu saja keduanya tetap mengekor dan menggoda Queen.
“Tunggu kami Queen,kau tidak boleh menghakimi cinta dan kasih sayang kami.kami saling mencintai Queen!”
“Enyahlah,kalian menyebalkan jangan menyebarkan virus gila kepadaku dan Kayla!”
“Queen!”
“Hahahaa,,,!! Ketiganya tertawa bersama,menikmati kebersamaan dengan penuh suka cita.meski kedua kakaknya sering berulah dan bersikap menyebalkan namun satu hal yang Queen yakini,keduanya begitu menyayanginya.
“Bagaimana keadaan Queen dan Kayla,apa kau sudah meminta anak buahmu untuk mengawasinya?”
“Sudah Tuan,hari ini Dokter Queen pergi ke pusat perbelanjaan,serta ke salon kecantikan bersama seorang wanita dan Tuan Billy!”
“Billy?”
“Iya Tuan,sepertinya setelah dari sini Tuan Billy menemui Dokter Queen!”
Keanu mengangguk pelan,menghela nafasnya pelan sungguh dirinya sangat merindukan keberadaan Queen dan Kayla di apartemen.mendengar suara serta tawa keduanya menjadi hal yang sangat membahagiakan baginya,meski dirinya masih belum sadar akan apa yang hatinya rasakan.
“Hubungi Delon,panggil dia ke apartemen!”
“Apa anda sakit Tuan,apa yang anda rasakan sekarang?”
Mendengar nama Delon,perasaan Aslan mulai tak karuan.apakah sang Tuan sedang sakit hinga tiba-tiba meminta Delon datang menemuinya.
“Aku baik-baik saja Aslan,aku hanya ingin memeriksa kesehatan jantungnya yang sepertinya bermasalah belakangan ini!”
“Apa,,jantung anda bermasalah,baik Tuan saya akan segera meminta Dokter Delon datang!”
Aslan membungkukkan badan sedikit kemudian hilang di balik pintu dengan begitu tergesa-gesa,membuat Keanu heran akan sikap asistennya itu.pintu kembali di ketuk salah satu stafnya masuk dengan wajah setengah pucat,takut akan amukan Keanu yang terkenal galak.
“Maaf Tuan ada Nona Maysa yang ingin bertemu?”
“Katakan padanya jika aku tidak memiliki waktu untuknya,aku akan bersiap untuk pergi.apa kau tidak bisa mengatasi tamu seperti itu,apa harus aku yang turun tangan untuk menghalaunya,lantas apa yang kau lakukan di kantorku hah!”
“Maafkan saya Tuan,maafkan saya!”
Dengan wajah pucat pasi sang staf menutup kembali pintu ruangan Keanu,mendapat penolakan dari Keanu tak lantas membuat Maysa menyerah.dirinya terlalu senang hingga melupakan aturan yang harus di ikutinya jika berkunjung ke kantor Keanu.
Hari ini kau menolak ku,tapi besok kau akan mencari ku Keanu camkan itu baik-baik,,
Maysa meninggalkan kantor Keanu,Aslan yang sekilas melihat keberadaan Maysa mengerutkan keningnya,apalagi melihat wajah pucat salah satu stafnya.Aslan yakin sesuatu telah terjadi,apalagi suasana hati Keanu sedang buruk saat ini.
“Pindahkan staf yang berada di depan ruanganku,carikan staf yang tegas dan bisa membedakan mana orang yang ingin menemui ku karena urusan pribadi atau pekerjaan.aku tidak ingin hal ini seperti terulang lagi!”
“Baik Tuan!”
Sebenarnya apa yang telah terjadi tadi,apa Nona Maysa telah melakukan sesuatu yang membuat hati Tuan Keanu semakin memburuk?.Hah,,Aku sungguh lelah dengan semua ini,aku ingin tidur nyenyak sehari saja.