
Queen menatap wajah Keanu dengan datar,bukannya bersikap malu-malu Queen malah bersikap biasa saja dengan ucapan Keanu yang memujinya.Keanu mengerutkan keningnya menatap Queen dengan bingung.
“Tidak perlu memujiku aku memang cantik sejak lahir,bahkan jika kau sudah mengorek semua data pribadiku kau pasti sudah mengetahui masa laluku bukan? Jadi rayuan seperti itu sudah basi untukku!” Queen meletakkan peralatan medisnya menatap Keanu dengan dingin,pria di hadapannya itu perlu di beri pelajaran agar tidak bertindak sesuka hatinya.
“Aku tidak seperti wanita yang pernah berada di sisimu,aku juga bukan wanita yang mudah termakan rayuan gombalmu.memang benar para wanita menyukai berbagai pujian yang dilontarkan oleh para pria,apalagi pria yang terkenal akan kekuasaannya seperti dirimu.namun tidak berguna bagiku,aku yakin kau mengerti maksudku!”
“Apa yang membuat pria itu special di matamu,kau bahkan masih bau kencur saat itu apa yang kau ketahui tentang cinta?” Keanu tersenyum seolah mengejek Queen,bukannya marah Queen hanya menganggukkan kepalanya membenarkan apa yang Keanu ucapkan.bahkan dirinya sama sekali tidak membantah ucapan Keanu,membuat Keanu semakin mengerutkan keningnya.
“Aku memang tidak tau tentang apa itu cinta karena saat itu usiaku begitu muda,namun seiring berjalannya waktu aku mulai mengerti apa yang pria itu rasakan dan perasaan seperti apa yang dia berikan kepadaku.satu hal yang begitu aku ingat tentangnya adalah tatapan lembut dan penuh cinta darinya!”
“Jangan melakukan sesuatu yang tidak aku suka Keanu,aku berada disini untuk bekerja,bukan menjadi wanitamu.jika kau ingin bermain-main carilah wanita yang memujamu dan menatapmu dengan penuh damba!”
Queen ingin beranjak dari tempatnya,namun cekalan di pergelangan tangannya membuatnya kembali menatap Keanu dengan tatapan datar.
“Jangan pergi keluar rumah tanpa pengawasan serta pengawalan dari orang-orang ku,tindakanmu bisa saja membahayakan dirimu serta Kayla.aku hanya tidak ingin sesuatu yang berbahaya terjadi pada keponakanku!” Keanu berucap dingin,tatapan yang sebelumnya lembut kini berubah datar tanpa emosi.
“Aku mengerti,aku tidak akan melakukannya lagi.aku akan meminta ijin darimu jika akau ingin pergi,kali ini aku mengaku salah!”
Queen beranjak dari kamarnya dan keluar,meninggalkan Keanu yang terdiam.Keanu menatap punggung wanita yang selalu mengusik pikirannya,bagaimana cara dirinya mengubah cara pandang Queen terhadap dirinya.Keanu mengusap hidungnya yang terasa perih,senyum tipis melengkung disudut bibirnya.wanita pertama yang begitu keras kepala,yang menolaknya mentah-mentah dan menolak semua perlakuan lembutnya.
Kau memang berbeda Queen,aku akan meluluhkan hatimu bagaimanapun caranya.meski kau tidak bersedia berada di sisiku sekalipun aku akan tetap memaksamu agar tetap berada di sisiku,,
“Ada apa dengan hidung anda Tuan?” Setelah Queen mengambil alih Kayla,Aslan dengan segera mencari keberadaan Keanu di ruang kerjanya.Aslan sedikit terkejut melihat hidung Keanu yang merah,serta darah kering yang terlihat di ujung hidungnya.mendengar pertanyaan Aslan,Keanu salah tingkah tidak mungkin dirinya berkata jujur dengan apa yang terjadi,bisa-bisa Aslan menertawakannya mau di simpan di mana wajahnya.
“Tadi aku tidak sengaja tersandung dan terjatuh ,dan berdarah!” Aslan mendengarnya dengan seksama namun terbesit keraguan di benaknya,sang Tuan adalah pria yang selalu berhati-hati dalam setiap gerakan,tidak mungkin Tuannya tersandung.tidak ingin Aslan berpikir terlalu jauh,Keanu berdehem dan mengalihkan pembicaraan membuat fokus Aslan kembali ke pembahasan awal.
Setelah memberi perintahnya Keanu menyuruh Aslan kembali dan beristirahat,hari ini berlalu dengan sangat melelahkan terlebih lagi baginya.Keanu menuju kamarnya,merendam tubuhnya dengan air hangat dan memilih tidur lebih awal.
Queen menjalani hari-harinya dengan tenang di temani baby Kayla yang tumbuh dengan menggemaskan,Queen lebih banyak tersenyum jika berdua bersama Kayla.senyum yang selalu dirinya sembunyikan dihadapan orang lain,namun di hadapan Kayla,Queen bagaikan orang lain.Keanu yang memasang kamera tersembunyi di berbagai ruangan kecuali kamar Queen,terdiam dengan kedua mata yang tidak berkedip sedikitpun.untuk pertama kalinya Keanu melihat senyum cantik serta wajah bahagia Queen,selama beberapa bulan tinggal bersama Queen hanya menatapnya dengan tatapan datar dan dingin.namun bersama Kayla,Queen bagaikan wanita yang memiliki kepribadian ganda.Queen bersama lebih banyak tertawa dan tersenyum bahkan pancaran kedua matanya yang berbinar membuatnya terlihat sangat cantik di mata Keanu.
Apa kau tau Queen senyumanmu sangat cantik,dan aku sangat menyukainya.bisakah kau tersenyum bahagia di hadapanku, seperti halnya ketika kau bersama Kayla?
Keanu mengambil satu tindakan,diam-diam Keanu meminta anak buahnya memasang kamera tersembunyi di beberapa sudut ruangan kecuali kamar yang di tempati Queen.jika dirinya mau dia bisa memasang kamera tersembunyi itu sendiri dikamar Queen,namun Keanu tidak ingin mengecewakan dan membuat Queen marah kepadanya.Keanu senyum-senyum sendiri di hadapan layar laptopnya yang telah tersambung dengan kemera yang di pasang anak buahnya di dalam apartemen, ketika Queen keluar bersama Baby Kayla.Aslan yang memperhatikan tingkah laku Bosnya sejak satu jam lalu hanya tersenyum tipis dan menggeleng pelan,sang Tuan telah jatuh cinta kepada seorang Dokter cantik yang merawat keponakannya dengan sepenuh hati.
Senyum Keanu yang tadinya menghiasi wajahnya mendadak berubah gelap,aura kelamnya begitu terasa hingga Aslan merinding dan melihat Keanu.tatapan mata Keanu kearah laptop membuat Aslan penasaran hingga memberanikan diri melangkah dan mendekati Keanu guna menari tau apa yang membuat wajah sang Tuan berubah.
“Apa terjadi sesuatu Tuan?” Keanu mengangkat kepalanya dan mengarahkan laptopnya ke arah Aslan agar pria jangkung itu bisa melihat apa yang sedang Keanu lihat sejak tadi.tubuh Aslan menegang dan melirik Keanu beberapa kali.
“Tuan!”
“Hubungi anak buahmu untuk berjaga-jaga,kita ke apartment sekarang!”
“Baik Tuan!” keduanya beranjak dari kantor menuju apartemen,hati serta pikiran Keanu mulai gelisah ketika melihat tampilan di layar monitor laptop miliknya.wanita ular itu dengan berani dan tanpa ijin darinya mendatangi apartemen dan lebih mengejutkan lagi,darimana wanita licik itu mengetahui lokasi apartemennya.pesan masuk ke ponsel Keanu,dengan cepat Keanu meraih dan membuka pesan yang ternyata dari Queen yang menanyakan keberadaannya,dan mengatakan jika seseorang datang berkunjung ke apartemennya.
“Tunggu ibu disini ya,jangan nakal!” Queen memberikan sebotol susu pada Kayla agar sang putri mau diam dan bermain dengan mainannya,melihat Kayla yang tenang dan memilih berbaring dengan botol susunya Queen beranjak keluar kamar,dan tak lupa Queen mengirimkan pesan kepada Keanu.
Queen mengernyit melihat layar dibalik pintunya melihat siapa gerangan tamu tak di undang yang datang berkunjung,Queen membuka pintu apartemennya dan melihat kehadiran seorang wanita yang berpenampilan menarik.wanita yang pernah di temuinya di taman beberapa waktu lalu,tapi apa yang wanita ini lakukan di apartemen Keanu?
“Hai kita bertemu lagi,apa kau masih mengingatku?”
“Tentu saja ,dan bolehkah aku tau kau ingin bertemu dengan siapa?”
“Ah,,kau sangat to the point.kau tidak mempersilahkan tamumu untuk masuk lebih dulu?”
“Aku tidak mengenalmu kita hanya bertemu secara tidak sengaja beberapa waktu lalu,aku tidak suka membawa orang asing masuk kedalam rumahku!”
“ Hahaha,,Aku ingin bertemu dengan keponakanku,bayi cantik yang sekarang ini kau rawat!”
“Keponakan? Maaf mungkin kau salah alamat!”
“Alysa Amora dan Kai Smith adalah nama orang tua dari bayi yang kau rawat, Alysa Amora adalah adik kandungku!”
“Mengetahui nama kedua orang tuanya tidak menjamin apa yang kau ucapkan benar adanya,siapa tau kau adalah salah satu komplotan yang mencoba menyakiti anak tak berdosa itu,dan mengaku sebagai kakak dari Alysa”
“Kita baru bertemu untuk yang kedua kalinya,tapi kau sudah menuduhku yang bukan-bukan.aku adalah satu-satunya anggota keluarga yang tersisa yang dimiliki bayi itu!” Maysa berucap dengan sendu,seolah-olah sedih dengan tuduhan yang Queen berikan.
“Yang aku ketahui hanya Tuan Smith anggota keluarga yang bayi itu miliki,jika kau ingin bertemu dengannya semestinya kau datang ketika Tuan Smit berada di tempat.bukan datang diam-diam tanpa sepengetahuan Tuan Smith,apakah kedatangan mu kemari atas ijin Tuan Smith?”
Sial ternyata wanita ini tidak mudah untuk aku hadapi,dia sangat pandai bicara bahkan dia menjawab semua ucapanku tanpa pikir panjang,aku harus sedikit berbaik hati padanya,,
“Aku!”
“Siapa yang mengijinkan mu datang ke apartemenku tanpa ijin dariku!” suara lantang nan dingin dari Keanu membuat tubuh Maysa membeku,Queen menolehkan kepalanya menatap kedua pria yang melangkah mendekatinya dan Maysa.
“Keanu aku!” Maysa tidak meneruskan ucapannya melihat tangan Keanu yang menginstruksikannya untuk diam,tatapan mata Keanu sungguh tajam.Queen melirik ketiganya mencoba memahami apa yang akan terjadi,namun dirinya tidak ingin terlibat dalam urusan Keanu.
“Tolong selesaikan dan jangan membuat keributan,aku tidak ingin ada yang terganggu disini!”
Queen menutup pintu apartemennya dengan acuh meninggalkan ketiganya di depan pintu apartemen,perbuatan Queen membuat Maysa marah dan mengepalkan tangannya.
“Lihatlah pelayanmu,dia sangat tidak sopan kepadamu sebagai Tuan rumah serta kepadaku yang seorang tamu.darimana kau menemukan pelayan sombong sepertinya!”
“Aku kira itu bukan urusanmu,kita memiliki hal penting yang perlu kita bahas selain membahas sikapnya,dan satu hal yang perlu kau ingat jangan menyebutnya pelayan, karena dia adalah orang penting disini”