
Hening itulah yang terjadi saat ini,aura kemarahan terasa begitu kental di dalam ruangan.Bian serta Billy menatap Keanu dengan nyalang,mereka tak menyangka jika Keanu dengan berani meminta adik kesayangan mereka seperti meminta barang.marah dan tersinggung itulah yang kedua pria itu rasakan saat ini,Adik kesayangannya di anggap tak lebih dari sebuah barang.Keanu mengulangi kembali ucapannya yang hanya di anggap angina lalu oleh keduanya.
“Ijinkan aku menikahi Queen!”
“Beraninya kau!”
Bian berteriak,suaranya yang menggema memenuhi ruangan yang tertutup rapat.Bian menatap Keanu dengan matanya yang sudah memerah,sementara Billy memilih tetap tenang meski dirinya begitu marah dengan sikap Keanu yang hanya mementingkan dirinya sendiri.
“Jangan pernah bermimpi untuk menikahi adikku yang berharga,aku tidak akan mengijinkan pria sepertimu menjadi suami dari adikku!”
“Apa yang salah dariku? Aku serius dan bersungguh-sungguh akan ucapanku!”
“Jangan pernah bermimpi!”
“Aku adalah pria yang tepat untuk adikmu,apa yang kurang dariku katakan?aku pria yang bisa mememberikan segalanya untuknya,hidup yang layak,nyaman dan tentunya dia tidak akan pernah kekurangan apapun dariku!”
Bian yang tidak bisa menahan amarahnya meraih kerah baju Keanu,mengangkatnya hingga tubuh Keanu sedikit mterangkat.mata mereka saling melempar tatapan kemarahan,Aslan hanya bisa menahan nafasnya melihat keduanya.Billy dengan cepat bertindak,memisahkan tubuh Bian dan Keanu,membawa pria yang sudah dia anggap sebagai adiknya duduk dengan tenang di sampingnya.meski marah, Bian memilih mengikuti kemauan Billy,dengan tenang Billy menatap Keanu yang kini duduk berseberangan dengannya.
“Egois,itulah kekuranganmu!”
Aslan melirik reaksi Keanu setelah mendengar ucapan singkat Billy yang tentunya sangat menyinggungnya,namun bagi Aslan apa yang dikatakan Billy sebagai seorang kakak sangat tepat.Keanu mengangkat alisnya,menatap Billy dengan geram.
“Keluarga kami sangat menghormati arti dari sebuah pernikahan,menikah artinya kalian sudah siap menghadapi segala tantangan serta masalah dalam hidup berumah tangga.siap saling memberi serta menerima kelebihan serta kekurangan dari pasangan kalian,dan tentunya pernikahan harus di dasari dari sebuah ikatan yang namanya cinta,apakah kalian merasakannya?”
“Cinta akan datang karena terbiasa,dan kami telah hidup bersama selama 3 bulan ini!”
“Apa kau pikir waktu 3 bulan itu cukup?bahkan pasangan yang telah bersama berpuluh tahun saja bisa berpisah Tuan Keanu.katakan apa maksud dan tujuanmu ingin menikahi Queen,apa karena bayi itu atau karena perasaanmu?”
“Bill!”
Billy mengangkat tangannya,membuat Bian mendesah kesal.pria di hadapannya itu begitu egois bagaimana jadinya kehidupan sang adik jika harus menikahi pria itu,membayangkan saja membuat Bian kesal hingga memilih menutup kedua matanya.Keanu diam dengan perasaannya yang kacau,’cinta ?.Dirinya bahkan belum yakin akan perasaannya,apakah perasaan marahnya ketika melihat Queen bersama pria lain serta tertawa adalah perasaan cemburu yang bisa di artikan cinta?.
Billy tersenyum tipis melihat sikap Keanu yang bungkam seribu Bahasa,melihat raut wajah Keanu,Billy bisa mengambil satu jawaban tentang perasaan Keanu terhadap Queen.
“Aku beri kau waktu 1 bulan dari sekarang,aku harap kau bisa memberikan jawaban yang memuaskan.aku akan kembali bulan depan ,dan sampai saat itu kau bisa mencari jawaban dari pertanyaanku!”
Billy bangkit dari duduknya,menepuk punggung Bian yang masih duduk dengan tatapan kesal.Bian mendesah dan ikut bangkit dari duduknya,melirik Keanu yang masih diam larut dalam pikirannya.
“Pernikahan bagi keluarga kami bukanlah bisnis Tuan Keanu,kami di beri kebebasan untuk menentukan hidup serta memilih pendamping hidup kami.kekuasaan bagi kami bukanlah hal utama,tapi kebahagiaan kami lah yang utama.Queen adalah mentari bagi keluarga kami,kelahirannya membawa tawa serta kebahagiaan bagi kami.karena alasan itulah kami tidak akan membiarkan pria sembarangan menikahinya!”
“Kami tidak menginginkan pria yang berkuasa ataupun kaya Tuan Keanu,karena kekuasaan serta kekayaan bisa dicari.yang kami inginkan adalah seorang pria hangat,pintar,tegas dan bertanggung jawab.mampu melindungi serta membimbing Queen menjadi wanita hebat!”
Setelah mengucapakan apa yang dirasakannya Bian meninggalkan ruangan di susul Billy,Aslan mengantar keduanya sampai ke loby gedung.teriakan histeris serta pujian terus terdengar membuat Aslan malu akan perilaku papa karyawatinya,Billy tersenyum tipis melirik Aslan yang mulai tak nyaman.
“Kami baik-baik saja Sekertaris Aslan,kami sudah terbiasa dengan tatapan memuja serta pujian yang para wanita berikan.mungkin seperti Tuanmu,kami juga terkadang muak dengan tingkah mereka!”
“Maafkan saya Tuan atas ketidak nyamanan anda berkunjung ke kantor kami!”
Billy menepuk punggung Aslan dengan penuh sikap bersahabat,membuat Aslan merasa jika kedua pria di hadapannya ini hanya ingin melindungi Dokter Queen.karena itu keduanya bersikap keras untuk melindungi orang-orang yang mereka sayang.
“Baiklah terimakasih telah mengantar kami,kembalilah mungkin Tuanmu sedang mengamuk di atas sana!”
“Tuan,tolong beri kesempatan kepada Tuan Keanu untuk membuktikan perasaannya kepada Dokter Queen.saya sudah lama mengikuti Tuan Keanu,jadi saya sangat mengetahui sifat dan wataknya.saya mohon berilah beliau kesempatan!”
“Aku tidak butuh omong kosong!”
“Kita lihat Bagaimana Tuanmu bisa membuktikannya!”
Aslan tersenyum tipis,menganggukkan kepala dan menundukkan sedikit kepalanya sebagai rasa hormat serta ucapan terimakasih.Aslan menatap mobil yang kian menjauh dari kantornya,menghela nafas lega karena menurutnya keduanya adalah pria baik.
Sebaiknya anda merendah dan menekan sedikit ego anda Tuan,dengan begitu saya yakin kedua kakak Dokter Queen akan memberi kesempatan kepada anda.
“Bagaimana menurutmu?”
“Aku tidak menyukainya,dia pria egois yang hanya memikirkan dirinya sendiri,jika dia benar menginginkan Queen seharusnya dia berusaha menaklukan hati Queen yang keras!”
“Aku malah berpikir sebaliknya,Keanu telah mencoba dan berusaha merobohkan di dinding yang tinggi di hati Queen!”
Bian menatap Billy sejenak kemudian menghela nafasnya .
“Tetap saja aku belum menyukainya,aku lebih menyukai Samuel!”
“Hahaha,,pria melankolis itu,ayolah dia tidak cocok berada di keluarga kita!”
“Berhenti berdehem,suaramu menyakiti telingaku!”
“Maaf Tuan,saya pikir anda tidak mendengar saya!”
“Hahh,,!”
Keanu menyandarkan tubuhnya ke sofa,memijat pangkal hidungnya.kepalanya terasa ingin pecah,ucapan Bian dan Billy terus terngiang-ngiang di telinganya membuatnya merasa frustasi.
“Tuan,berusahalah mendapatkan hati Dokter Queen itulah yang terpenting saat ini!”
Keanu menatap Aslan lekat,ada beberapa hal yang ia pikirkan sejak tadi.
“Apa menurutmu kedua pria itu mengira aku ingin menikahi Queen, karena Baby Kayla? Apa mereka berpikir aku memanfaatkan Queen untuk kepentinganku dan Kayla?”
“Sepertinya iya Tuan,mungkin karena alasan itulah Tuan Billy memberi anda waktu satu bulan untuk menyelesaikan masalah perasaan anda!”
Oh Tuhan,kenapa aku tidak berpikir kesana.akupun akan memikirkan hal yang sama jika berada di posisi mereka,aku akan membuktikannya kepada kalian bahwa ucapanku tidaklah main-main.
****
“Queen berada di dekat sini,apa kau ingin menemuinya?”
“Kau saja yang pergi Bill,aku ingin tidur kepalaku sakit.jika kalian kembali jangan lupa belikan aku sate!”
“Baiklah turunkan aku di Salon yang berada di ujung jalan itu,Queen dan Baby kayla ada di sana!”
“Jadi dia sedang bersenang-senang ya,apa selama ini dia tidak menikmati waktunya dengan baik?”
“Jangan berpikir terlalu banyak,aku yakin Queen benar-benar menikmati waktu serta kebersamaannya dengan Kayla.Aku tidak melihat wajah lelah serta wajah mengeluhnya,yang ada hanya raut kebahagiaan yang terpancar tulus di kedua matanya!”
“Aku hanya ingin Queen ku bahagia dan kembali tertawa seperti dulu lagi Bill,hanya itulah harapanku dan Mommy.Aku tidak ingin melihat wajah tanpa ekspresi itu lagi,wajah yang sangat menyedihkan Bill,Aku tidak ingin hal itu terulang kembali!”
“Tenanglah,kali ini percayalah kepadanya!”
Bian menurunkan Billy tepat di seberang salon dimana Queen berada.
“Jangan pulang malam,Aku akan menunggu kalian!”
“Baiklah,hati-hati dijalan!”
Bian mengangguk dan melajukan mobilnya,Billy melangkahkan kaki panjangnya menuju salon Kecantikan.kedatangannya membuat para pelayan menyambutnya dengan ramah,setelah mengatakan kedatangannya salah seorang pelayan membawa Billy kesebuah ruangan dimana Queen dan Kayla berada.
“Nona suami anda sudah datang!”
Queen yang sedang di tata rambutnya menoleh mendengar ucapan salah seorang pelayan yang datang bersama seorang pria tampan,melihat kedatangan sang kakak Queen tersenyum lembut.
“Hai sayang,bagaimana apakah sudah selesai?”
“Tunggulah sedikit lagi!”
Billy hanya mengangguk dan melangkah mendekati Baby Kayla yang bermain di box bayi,melihat kedatangan Billy,Kayla tertawa dan mengangkat kedua tangannya seolah meminta untuk di gendong.Billy yang melihat tingkah menggemaskan kayla tak kuasa menahan tawanya,wajah tampan Billy membuat pelayan yang sedang menata rambut Queen bengong dan menghentikan kegiatannya.
Queen yang melihat hal itu hanya tersenyum tipis,Queen pun berdehem membuat sang pelayan gelagapan dan merasa malu dengan ulahnya.
“Nona,Suami anda sangat tampan anda sangat beruntung Nona memliki suami yang menjadi idaman para wanita!”
“Terimakasih!”
Setelah menunggu beberapa menit akhirnya Queen selesai dengan perawatannya,dirinya tampak segar dan cantik setelah menjalani perawatan selama beberapa jam.Queen ikut bergabung dan duduk di sofa bersama Billy dan kayla yang berada di pangkuan pria tersebut,keduanya tertawa melihat hal menggemaskan yang Kayla lakukan.ketiga terlihat bahagia,membuat para pelayan melihat adegan romantik secara live.
“Queen,apa kau sudah selesai bagaimana kalau kita ke bioss,,kop,,waoo tampan sekali!”
Wanita yang kini berdiri dihadapan keduanya diam,sambil menatap keduanya dengan bergantian.
“Queen,Dia,,dia!”
“Aku suami Queen,namaku Billy!”
Billy bangun dari duduknya sambil menggendong Baby kayla ,mengulurkan tangannya kearah wanita yang menatapnya tanpa berkedip.sang wanita menggelengkan kepalanya dengan perlahan seolah tak percaya jika pria tampan di hadapannya adalah suami dari sahabatnya.
“Tidak mungkin,,kau tidak mungkin suami Queen!”