
Queen menatap Keanu dengan wajah bingung,apakah sebuah apartemen bisa dikatakan sebuah rumah?meski tempatnya berada di kawasan elit dengan penjagaan yang ketat tetap saja apartemen bukanlah rumah dalam artian yang sebenarnya.namun Queen tidak ingin bertanya dan mencari tau lebih dalam,jika pria arogan itu hanya membawanya ke apartemen,itu berati pria arogan itu sangat menjaga privasinya.
Tanpa banyak bertanya dengan memeluk bayi mungil yang ada di dekapannya Queen mengikuti langkah Keanu disusul Aslan, serta Dokter Delon yang ikut serta.mata Queen disuguhkan dengan kemewahan yang terlihat jelas dari perlengkapan serta berbagai barang yang melengkapi seisi ruangan,Queen bisa melihat pemandangan kota dibawah apartemen Keanu.melihat Queen yang terpaku di tempatnya berdiri,Keanu melangkah dan berdiri tepat di hadapan Queen.
“Kau bisa menikmati kemewahannya nanti,sekarang yang harus kita lakukan adalah menempatkan sang bayi di Boxnya.” Queen tersadar dari lamunannya,dengan pipi memerah karena malu akan tindakannya yang bodoh,Queen segera menganggukkan kepala mengikuti kemana Keanu membawanya.ruangan luas yang terdapat ranjang besar serta box incubator yang diletakkan di ruangan terpisah namun mudah dijangkau dari kamar tempat Queen tidur.ruangan bernuansa biru laut cerah,dengan beberapa perlengkapan yang telah disiapkan oleh Keanu.sepertinya pria itu melakukan semua yang bisa dirinya lakukan agar membuat Queen nyaman berada di apartemennya.
Setelah semua peralatan medis terpasang,dan bayi Kai diletakkan kembali di Box tersebut guna mendapat perawatan lebih intensif lagi.Delon bernafas lega karena beban dirinya sedikit berkurang,namun beban lebih berat sedang mennatinya.Keanu ingin Delon memeriksa kesehatannya yang katanya mulai tak baik akhir-akhir ini,tentu saja Delon menjadi khawatir karena selama ini yang dirinya ketahui,Keanu adalah pria yang sangat menjaga pola makan serta kesehatannya karena itu dirinya jarang dan hampir tidak pernah sakit.karena itulah Delon menjadi sedikit panik, ketika Keanu mengeluh akan kesehatannya.
“Dokter Queen,aku akan keluar sebentar buatlah dirimu senyaman mungkin disini.” Delon tersenyum tipis sebelum meninggalkan ruangan yang akan menjadi kamar wanita itu,Queen mengedarkan pandangannya,bisa Queen lihat 2 buah lemari besar berjejer rapi serta meja rias yang sudah lengkap dengan peralatan kecantikan.kening Queen mengkerut memperhatikan beberapa alat serta perlengkapan lainnya yang sama persis seperti miliknya,Queen melangkah mendekati lemari dan membukanya,matanya terbelak melihat jejeran gaun indah serta tas branded tersimpan rapi di dalam lemarinya.
Queen meraih gaun dan melihat ukurannya,begitu juga dengan perlengkapannya yang lain semuanya benar dan tidak ada yang melenceng.Queen tertawa kaku mendapati sebuah kenyataan bahwa ada seorang pria yang bisa melakukan apa saja untuk mencapai tujuannya.
Apa yang dipikirkan pria itu,bagaimana bisa dia mengetahui semua ukuranku?apakah pria ini seorang maniak?
Queen mengeram kesal,bagaimana mungkin untuk urusan pribadi dan sangat sensitive bisa pria itu ketahui? Queen menenangkan dirinya berusaha mengontrol emosi yang mulai menguasai hatinya,dirinya tidak boleh kalah dari pria menyebalkan itu.dengan kesal Queen menyimpan kembali gaun yang ia genggam,dan menutup pintu lemari dengan pelan agar tak membuat bayi yang kini berada satu ruangan dengannya terkejut.
“Aku berada disini untukmu bayi mungil,aku berharap kau membawa kebahagiaan di dalam hidupku dan hidupmu.berjuanglah untuk hidup Kayla kau anak yang kuat,bahkan ketika masih berada dalam Rahim ibumu.” Queen menatap lembut bayi Kayla yang bergerak pelan,serta bibir mungil yang menguap membuat Queen tak bisa menahan senyum cantiknya.
“Apa yang kau rasakan akhir-akhir ini? Bagian tubuhmu yang mana yang bermasalah? Delon berucap penuh rasa khawatir,mulutnya tak berhenti bicara seiring dengan tangan yang sedang memeriksa denyut nadi Kaenu.Delon mengangkat alisnya dan menatap Keanu dengan bingung,menurutnya tak ada masalah sama sekali pada tubuh Keanu lalu apa masalahnya?
Delon menyilangkan kedua tangannya di dada dan menatap sahabat sekaligus Bosnya itu,Keanu yang ditatap hanya acuh dan menyandarkan punggungnya di sofa.di pandanginya langit-langit ruang kerjanya,serta sesekali menghela nafasnya.Keanu kembali menegakkan tubuhnya,menatap Delon dengan tajam membuat pria melankolis itu menurunkan kedua tanganya.dengan sikap mengalah Delon menunggu dengan sabar apa yang akan Keanu katakan perihal kesehatannya.
“Tubuhku bereaksi?” Dua kalimat yang keluar dari mulut Keanu membuat Delon awalnya kebingungan,namun di menit berikutnya Delon menutup mulutnya dengan kedua tangannya,menatap Keanu tak percaya.
“Tubuhmu bereaksi karena,,karena Dokter Queen? Delon bertanya sekali lagi memastikan apa yang kedua telinganya dengar,dengan kesal Keanu menganggukkan kepala.Dan ketika itu juga Delon tak bisa menahan tawanya,begitu juga dengan Aslan yang berada di samping Keanu.melihat wajah Keanu yang menyeramkan dan siap kapan saja menghantam kepalanya,Delon bersikap biasa selayaknya Dokter yang sedang menangani pasiennya.
“Tolong Jelaskan padaku secara mendetail? Delon menatap serius wajah Keanu,namun Keanu tak sebodoh yang Delon pikir.dirinya akan menjadi bahan ledekan jika dirinya menceritakan apa yang tubuhnya rasakan ketika menatap wajah Queen.Dokter sekaligus sahabatnya itu tak akan membiarkannya tenang,karena itu Keanu memilih diam.
“Bukankah ini kabar baik untukmu dan kami berdua,kau bukan seorang pria impoten yang seperti kami duga,tubuhmu bisa bereaksi ketika berada di dekat Dokter Queen adalah kabar yang sangat baik.” Keanu mengangguk-anggukan kepalanya,membenarkan ucapan Delon,namun ada satu kalimat yang tanpa Delon sadari membuat Keanu marah dan kesal.
“Jadi selama ini kalian berdua mengganggap ku pria impoten, yang tidak bisa bercinta dengan wanita? Ucapan Keanu yang begitu dingin membuat Delon menelan ludahnya kasar,betapa bodohnya dirinya hingga tak mengontrol ucapannya.
“Hei aku hanya menduga-duga,dia seorang pria dewasa tapi tidak berminat dengan wanita cantik yang memiliki bentuk tubuh menggoda.tidakkah kau berpikiran sama denganku? Delon berusaha mencari pembelaan atas ucapannya,dan hal itu membuat Aslan tersenyum tipis.
“Pergi sana datanglah ketika aku membutuhkanmu lagi” Keanu berucap ketus tanpa memperdulikan perasaan Delon,pria melankolis itu ingin berteriak dan memaki Keanu,namun dirinya tidak memliki keberanian untuk melakukan hal itu.dirinya masih menyayangi nyawanya dan ingin menikmati kemewahan dunia yang belum di nikmatinya,karena itu dirinya harus mengalah untuk keselamatannya.
“Baiklah aku pergi,hubungi aku jika sesuatu terjadi.” Keanu menganggukkan kepala,menatap kepergian sahabat serta Dokter pribadinya.sebagai seorang asisten,Aslan mengantarkan kepergian Delon.
“Awasi Tuan mu itu,jangan sampai dia lepas kendali dan menerkam Dokter Queen tiba-tiba.” Delon berusaha memancing Aslan,namun pria itu sama kakunya dengan Keanu.
“Hati-hati dijalan Dokter Delon,jangan sampai anda memikirkan sesuatu yang tak semestinya anda pikirkan.” Aslan berucap pelan serta sedikit tersenyum,sebelum meninggalkan Delon yang berdiri terpaku akan ucapan Aslan.
Tidak Asisten,tidak Bosnya.kenapa wajah keduanya begitu kaku dan tegang,apakah aku perlu menusukkan jarum akupuntur di wajah keduanya?dengan begitu wajah yang tadinya kaku bisa sedikit lebih melembut?apa mungkin jarumnya bisa menusuk kedua wajah mereka yang keras?
Delon memikirkan semua kemungkinannya,hingga dirinya menyerah dan meninggalkan apartemen Keanu menuju rumah sakit.masih banyak yang harus dirinya kerjakan,apalagi pekerjaan Dokter Queen untuk sementara di alihkan kepadanya.Queen sama sekali tak mengetahui apa yang terjadi,belum ada satupun Dokter yang menggantikannya semua itu hanya alasan Keanu,agar bisa membawa Queen lebih cepat dan menempatkannya di apartemen mewahnya.
“Apakah yang aku minta sudah kau siapkan? Keanu menatap Aslan,sang asisten handal yang sangat kompeten itu.Aslan meletakkan sebuah map yang di dalamnya terdapat beberapa rangkaian kata yang telah disusun sedemikian rupa,Keanu tersenyum puas melihat hasil kerja Aslan yang sangat memuaskan.
Aku akan membuatmu terikat kontrak dan tidak bisa lepas dariku kucing mungil,aku akan membuatmu berada di sisiku entah dalam waktu yang tidak bisa aku tentukan.terimakasih Kai karena telah menitipkan harta yang sangat berharga bagiku,danaku berjanji akan merawat dan menjaganya seperti aku menjagamu,,
Setelah makan malam Keanu meminta waktu Queen untuk membahas beberapa masalah,tanpa banyak bicara Queen melangkah dan mengikuti Keanu ke ruang tamu.kini keduanya duduk dengan saling berhadapan,Keanu mengeluarkan sebuah map dan meletakkannya di hadapan Queen membuat wanita itu mengerutkan kening,perasaan buruk mulai ia rasakan.
“Apa ini? Queen bertanya tanpa menghiraukan benda yang tergeletak di atas meja itu,Keanu tersenyum tipis melihat Queen yang bersikap dengan penuh kewaspadaan.
“Buka dan bacalah kau akan tau setelah itu” Keanu tak menjawab,seolah membuat teka-teki yang membuat Queen menghela nafas lelah.jika terus meladeni pria angkuh di hadapannya mungkin kerutan diwajahnya akan segera muncul dan menghiasi wajahnya yang cantik.Queen meraih map berwarna merah itu,membuka dan membaca lembar demi lembar kata yang tersusun rapi,yang dibuat tanpa cela sedikitpun.Queen meremas map itu dengan perasaan marah,bagaimana bisa pria angkuh di hadapannya itu membuat aturan demi aturan yang sangat merugikan dirinya.
“Kau membuat aturan dan perjanjian seolah-olah aku milikmu?aku tidak mau,aku memiliki hak atas hidupku dan aku berada di sini karena Baby Kayla,bukan karenamu.aku akan menyetujui semua persyaratan yang tertulis di kertas ini kecuali 2 poin ini” Queen melemparkan kembali map itu di atas meja,Keanu melirik Queen dan menatapnya dengan kening berkerut.
“Pertama Jangan campuri urusan pribadiku,entah aku bertemu dengan siapa dan pergi kemana itu bukan urusanmu,dan kau tidak boleh ikut campur.kedua aku berhak atas diriku dan kebebasanku satu hari penuh ,setelah menghabiskan waktuku merawat Baby Kayla”