You Are The Light In The Dark

You Are The Light In The Dark
5.Menemukan Para Pelaku



Luka sobek di lengannya tak terasa bagi Queen,yang ada di benaknya adalah menyelamatkan bayi Kayla,dengan darah segar yang masih mengalir di lengannya Queen memasang kembali alat-alat medis yang dilepaskan wanita yang entah siapa itu.Delon yang melihat keadaan Queen tersentak,dengan sigap Delon membantu memindahkan Bayi kayla keruangan lain.sementara para pengawal dan anak buah Aslan mengejar sang pelaku.


Mendapat kabar mengejutkan dari rumah sakit Keanu dan Aslan bergegas ke rumah sakit,meninggalkan urusan kantor yang seharusnya diselesaikan hari ini.Keanu mengeram marah,bahkan sebelum dirinya berangkat menuju rumah sakit,Keanu meluapkan kemarahannya pada Aslan yang di nilainya tidak becus menempatkan anak buahnya.sambil menahan rasa sakit di bagian wajah serta perutnya,Aslan menyetir mobil dengan kecepatan penuh.


‘Braakk’ pintu ruangan Delon di buka paksa,Keanu berdiri di ambang pintu dengan wajah bengisnya,Queen menatap datar wajah pria di hadapannya yang di yakininya sedang marah dan sangat khawatir dengan keadaan keponakannya.mata Keanu menyipit ketika melihat tangan Delon berada di pergelangan tangan Queen,maat Keanu melebar ketika melihat bercak darah serta perban yang dililitkan di tangan Queen.


"Bayi Kai selamat dan sedang menerima perawatan,dan Dokter Queen juga baik-baik saja.” Delon dapat melihat kilat kemarahan dimata Keanu,tidak ingin kemarahannya meledak di hadapan Queen,Delon mengahalau Keanu untuk mengikutinya.


“Istirahatlah Dokter,aku akan kembali lagi.” Queen menganggukkan kepala,dan melirik Keanu sekilas masih terlihat jelas kemarahan pria bengis itu.Delon menarik paksa tangan Keanu untuk mengikutinya,Queen menatap datar kepergian dua pria yang memiliki kepribadian berbeda itu.


“Dokter Queen mengalami luka sobek di bagian pergelangan tangannya akibat pecahan kaca,dan memar yang terdapat di punggung serta perutnya.sepertinya Dokter Queen mendapat serangan brutal,dan lawannya sepertinya menguasai ilmu bela diri.” Mendengar penjelasan Delon yang begitu detail semakin membuat Keanu marah,beraninya pelaku tersebut menyentuh bahkan menyakiti wanita yang mengusik ketenangannya itu.


“Menurutmu Siapa yang menginginkan kematian bayi Kai?Di lihat dari rekaman CCTV pelakunya adalah seorang wanita.”Delon mengawasi wajah Keanu,dengan hati-hati Delon memberanikan diri bertanya tentang pelaku yang begitu tega menginginkan nyawa seorang anak yang masih rapuh itu.


“Siapapun dia  aku akan menemukannya,dan akan aku pastikan pelakunya mendapatkan balasan yang setimpal,aku bersumpah.” Derap langkah Aslan membuat dan Delon membalikkan tubuhnya,Delon mengerutkan keningnya melihat penampilan Aslan yang mengerikan dengan luka lebam di wajah serta darah yang mengering di sudut bibirnya.Delon menatap Keanu dengan tatapan meminta penjelasan,siapa lagi yang bisa melakukan hal itu kepada Aslan jika bukan Keanu.


“Aku yang menghajarnya karena kesalahannya menempatkan anak buah yang kurang kompeten dan bodoh,untuk menjaga keponakanku yang berharga.” Keanu berucap dingin seolah-olah apa yang dirinya lakukan pada Aslan adalah bentuk hukuman untuk pria malang tersebut.Delon menghela nafasnya,dirinya ataupun Aslan tidak akan bisa menentang ataupun membantah ucapan Keanu.


“Kami sudah menangkapnya Tuan,dan sekarang pelakunya sedang berada di markas.” Aslan berucap tenang,Kilatan amarah kembali menguasai  dirinya,Delon menelan ludahnya melihat wajah bengis sang sahabat.Delon yakin pelakunya tidak akan keluar dengan selamat jika sudah masuk kedalam markas Keanu.


“Aku serahkan Dokter Queen dan Bayi Kai padamu,jangan buat aku kecewa Delon,kalau sampai terjadi sesuatu lagi bukan hanya kepalamu yang jadi taruhannya tapi seluruh rumah sakit ini.” Keanu berucap dingin,membuat Delon menganggukkan kepalanya dengan patuh.Keanu bergegas meninggalkan rumah sakit,disusul Aslan yang berjalan mengikutinya di belakang.suasana cukup mencengkam,seorang wanita dengan mata tertutup serta tangan dan kaki yang terikat,terlihat menyedihkan terbaring lemah di lantai yang dingin dan pengap.wanita itu bisa mencium bau anyir serta bekas darah di ruangan tersebut,andai saja wanita itu melihatnya bukan hanya dirinya  yang berada di ruangan itu,masih ada tiga pria yang bernasib sama seperti dirinya.namun keadaannya masih bisa dikatakan cukup baik dibandingkan ketiga 


Keanu memasuki ruangan tempat dimana para pelaku di tempatkan,meski belum melihat siapa yang datang,sang wanita merasakan ketakutan yang luar biasa,tubuhnya gemetar seakan menyadari bahaya yang akan segera dialaminya.Keanu memberi perintah dengan tangannya agar membuka penutup kepala serta mulut sang wanita,dengan gerakan kasar dua orang anak buah Aslan menyeret sang wanita agar berlutut tepat dihadapan Keanu yang kini sedang duduk manis di sebuah kursi kayu.


Matanya melebar mendapati keberadaan pria bengis yang sangat terkenal dengan perangainya,pria kejam yang tak memandang lawannya,wajah sang wanita pucat pasi menerima tatapan membunuh yang kental dari tatapan tajam Keanu.


“Sa…saya hanya diminta untuk menghabisi nyawa bayi yang ada di inkubator itu,saya  bahkan tak tau siapa orang tua dari anak itu.dan …akkhhh.” Suara sang wanita tercekat ketika tangan keras nan kokoh mencekik batang lehernya dengan kuat,sehingga wajah sang wanita memerah karena kehabisan nafas.Keanu tak perduli akan nyawa  wanita tersebut,yang ada di kepalanya sekarang adalah mencabik tubuh para pelaku dan memberikannya pada binatang peliharaannya.Keanu menghempas tubuh sang wanita dengan keras,menjambak rambutnya dan memaksanya menatap mata elangnya.


“Siapa yang membayar mu untuk membunuh bayi itu?katakan jika kau ingin selamat,mungkin aku bisa bermurah hati hanya dengan mematahkan salah satu tanganmu.” Mata sang wanita melebar,dia menggelengkan kepalanya pelan,meminta pengampuan melalui sorot matanya yang ketakutan.


“Saya tidak mengenalnya Tuan,wanita itu menghubungi saya lewat telepon umum  dan memberikan uang bayaran lewat informasi yang dia berikan,kami tidak pernah bertemu Tuan.” Keanu mengangkat alisnya mendengar ucapan sang wanita.


“Kau bilang wanita?jadi yang memerintahkan mu membunuh bayi itu adalah seorang wanita?” Keanu bertanya sekali lagi memastikan apa yang dirinya dengar dari pengakuan sang pelaku,Keanu menghempaskan jambakan rambutnya,memberi perintah kepada anak buahnya untuk menyeret ketiga pria yang terlihat mengenaskan itu.


“Apa kau Nona,seharusnya kau tak menerima tawaran itu dan tak mengusikku.namun kau terlalu tergoda dengan tawarannya sehingga tanpa pikir panjang mencoba mengambil nyawa seorang bayi yang tak berdosa,bahkan seorang bayi yang berusaha bertahan hidup.dan perbuatanmu itu tak bisa dimaafkan.” Keanu melirik sekilas ketiga pria yang kini berlutut di hadapannya,dan menatap sang wanita kembali.


“Kau sama dengan mereka,bahkan mereka telah berhasil membunuh targetnya.dan kau lihat?mereka kini berakhir disini bersamamu dan akan pergi ke neraka jahanam bersama-sama.” Keanu tersenyum sinis,meraih sebuah belati runcing bergigi,yang biasa dirinya gunakan untuk melukai lawannya.dengan beringas serta tanpa ampun,Keanu mencabik tubuh ketiganya di hadapan sang wanita yang ketakutan dan berteriak histeris melihat darah yang mulai membasahi lantai.bau amis dan anyir dari darah ketiganya menyeruak di ruangan tersebut,baju serta wajah Keanu penuh dengan percikan darah.senyum puas terlihat di wajah tampannya,Keanu menatap sang wanita yang masih berlutut dengan ketakutan.


“Maafkan saya Tuan..tolong ampuni saya.” Keanu menatap miring sang wanita kemudian tertawa,suaranya terdengar begitu mengerikan di telinga sang wanita,dengan tubuh gemetar serta air mata yang telah membasahi pipinya,sang wanita meminta pengampunan.


“Bereskan wanita ini,aku ingin dia lenyap dari muka bumi ini.” Keanu berucap dingin,para anak buah bergerak cepat mereka menyeret tubuh sang wanita yang meronta dan berteriak histeris.entah apa yang akan dilakukan oleh anak buah Aslan,yang jelas sang wanita tidak akan melihat matahari pagi lagi keesokan harinya.


“Kumpulkan semua data yang kalian temukan selama mengintrogasi ketiganya,firasatku mengatakan pelakunya orang terdekat yang begitu mencintai Kai.karena tidak bisa memiliki cinta serta raganya,wanita itu nekat menghabisi Kai dan istrinya bahkan kini mengincar anak Kai.dan kau tau kalau instingku tak pernah meleset.” Keanu berucap seolah-olah tau siapa pelakunya,namun karena belum ada bukti kuat tentang keterlibatannya,Keanu tak bisa asal menuduh dan menyeretnya ke markas.yang bisa dilakukannya kini adalah menyelidiki dan mencari tau yang sebenarnya.Aslan mengerutkan kening mendengar penjelasan Keanu,dan di menit berikutnya mata Aslan melebar,dan menatap Keanu.


Seolah mengerti apa yang ada dipikiran Aslan,Keanu mengangguk.”aku yakin Maisya ,kakak dari istri Kai adalah pelakunya,namun kita tidak memiliki bukti kuat Aslan.jadi aku meminta padamu untuk mengumpulkan semua bukti sebelum kita mengadilinya.” 


“Baik Tuan” Aslan menundukkan dan melirik kondisi Keanu yang terlihat menjijikan penuh dengan bercak darah.”Tuan sebaiknya anda membersihkan diri terlebih dulu,saya akan menyiapkan pakaian ganti untuk anda.” Keanu menatap dirinya sendiri dan Menganggukkan kepala,benar yang Aslan katakan dirinya harus membersihkan diri sebelum kembali ke rumah sakit.besok pagi dirinya akan memboyong putri Kai ke rumah,dan tentunya membawa Dokter Queen ikut serta dengannya.