
Keanu tersenyum bahagia melihat pantulan dirinya di cermin,seolah tak percaya dengan apa yang terjadi padanya dan Queen beberapa waktu lalu.bahkan rasa manis yang ia dapat dari bibir Queen masih terasa,Keanu meraba bibirnya dan tersenyum beberapa kali.andai saja Kayla tidak terjaga entah apa yang akan dirinya lakukan terhadap wanita yang telah berhasil menguasai hatinya.
Semua pekerjaan berjalan dengan baik,bahkan Keanu terlihat sedikit tenang dalam menjalani harinya,Aslan yang menyadari jika suasana hati Tuannya sangat baik bisa bernafas dengan lega.
“Tuan ada laporan tentang pelaku yang sempat terlihat di pinggiran kota!”
Keanu menatap Aslan dengan tajam,kabar inilah yang ia tunggu-tunggu.
“Tangkap dia bagaimanapun caranya!”
“Orang-orang kita sedang dalam pengejaran Tuan,sepertinya ada seseorang yang membantunya melarikan diri dan bersembunyi karena itu orang kita sedikit kesulitan mencari informasi tentangnya!”
“Tidak perduli bagaimanapun caranya,kalian harus membawanya hidup-hidup ke hadapanku!”
“Baik Tuan!”
Jika aku bisa menemukan pembunuh Kai dan istrinya lebih cepat ,aku bisa menyingkirkan wanita ular itu dari kehidupan Kayla dan Queen.dengan demikian kehidupan kami tidak akan terganggu oleh wanita licik sepertinya.
Jadwal Keanu yang padat membuatnya sekejap melupakan pembunuh sang adik,Keanu seorang pria pekerja keras,sehingga di umurnya yang masih muda dirinya bisa mendirikan kerajaan bisnisnya.belum lagi segala kekayaan yang di tinggalkan kedua orang tuanya untuknya dan adiknya,semakin menambah kekayaanya.
Queen yang merasa bosan berada di apartemen membawa Kayla menuju sebuah panti asuhan,Queen memiliki jiwa sosial tinggi seperti halnya sang ibu yang selalu mengajarkannya untuk berbagi.Queen pergi ke supermarket terdekat,membeli beberapa kebutuhan anak-anak panti serta berbagai macam makanan siap saji.Kayla begitu gembira di bawa keluar menghirup udara segar,sama seperti dirinya Kayla mungkin merasa jenuh dan bosan berada di dalam apartemen satu hari penuh.setelah memastikan semua yang di belinya,Queen melajukan mobilnya menuju panti Asuhan Harapan Bunda.
‘Bip,bip’ suara ponsel tanda pesan masuk,Queen meraih ponselnya dan membaca pesan singkat yang dikirimkan Bian kepadanya,yang mengatakan jika mereka telah sampai di Negara Y dengan selamat.Queen tersenyum membaca pesan singkat sang kakak,kebersamaan mereka yang hanya beberapa hari menyisakan kenangan indah bagi ketiganya.
Queen menatap sebuah bangunan sederhana,dimana terdapat anak-anak yang bermain dan berlari.Queen yang memeluk Baby Kayla menghirup udara yang begitu segar,bangunan sederhana yang di kelilingi pohon rindang memberi udara segar yang terbebas dari asap perkotaan.
Pemilik panti melihat kedatangan Queen yang dengan segera menyambut kedatangan wanita muda yang di kenalnya sangat dermawan tersebut, Queen melemparkan senyum hangatnya pada sang pengelola Panti.
“Selamat siang Madam Rosa!”
“Selamat Siang Queen,bagaimana kabarmu?”
“Aku baik saja-saja Madam!”
Pengelola panti yang bernama Madam Rosa memberi pelukan hangat kepada Queen yang di balas tak kalah lembutnya oleh Queen,sejenak Madam Rosa tertegun melihat bayi mungil yang sangat cantik berada di pelukan Queen.Dengan tatapan penasaran Madam Rosa menatap Queen,dan Baby Kayla secara bergantian.
“Dia putriku Madam,namanya Kayla!”
“Hai,anak manis kau cantik sekali seperti ibumu!”
Madam Rosa meraih tubuh mungil Kayla membawanya dalam dekapan hangatnya,Kayla seperti menyadari jika orang-orang yang berada di sisi Queen adalah orang-orang baik.karena itu gadis kecil itu bahkan tidak rewel ataupun menangis ketika Madam Rosa yang pertama kali di temuinya mengendong dan memeluknya.
Queen mengeluarkan barang-barang serta makanan yang ia bawa,kedatangannya membawa kebahagiaan bagi anak-anak panti.seperti biasanya Queen akan melakukan kegiatan sosialnya dengan memberi layanan kesehatan bagi anak-anak, serta beberapa orang dewasa yang tinggal dan ikut mengelola panti.Queen melakukannya dengan sepenuh hati,tiap anak di berikan Vitamin agar daya tahan tubuh mereka lebih kuat.smentara dirinya memberi pelayanan kesehatan,Baby Kayla di jaga dengan penuh kasih sayang oleh Madam Rosa.
“Terimakasih Queen,atas segala bantuan serta perhatianmu kepada kami!”
“Jangan berkata seperti itu Madam,sudah tugasku sebagai seorang Dokter untuk membantu kalian.apalagi aku sedang bebas tugas jadi aku memliki banyak waktu disini!”
“Benar,sering-seringlah berkunjung dan bawa Kayla kemari,lihatlah putrimu itu sepertinya dia sangat senang berada disini!”
Queen menatap Kayla dengan penuh kasih,putri kecilnya sedang bermain dengan anak sebayanya,serta anak lainnya yang baru berusia sekitar 1 sampai 3 tahun.mungkin inilah yang Kayla butuhkan,berinteraksi dengan serta mengenali kondisi sekitarnya.hampir seharian Queen berada di Panti,melupakan sedikit rasa penatnya dan menikmati kebersamaanya dengan anak-anak yang membuat dirinya tersenyum dan tertawa.
“Tuan ini berkas yang anda minta!”
“Hmm!”
Keanu meraih berkas yang Aslan berikan,membubuhkan tandatangannya di atas kertas tersebut.
“Setelah ini apa jadwalku?”
“Jam 7 nanti Anda memiliki janji makan malam dengan wali kota!”
“Hanya itu?”
“Iya Tuan!”
“Baiklah kita selesaikan lebih cepat,aku ingin kembali ke apartemen lebih cepat!”
“Tuan ini laporan yang dikirim anak buah kita,tentang kegiatan Dokter Queen di luar Apartemen!”
“Queen keluar?”
“Iya Tuan!”
Aslan menyerahkan tabletnya,Keanu menerima tablet dari tangan ASlan dengan kening mengerut.sedikit penasaran tentang kegiatan wanitanya di luar,Keanu terdiam kemudian seulas senyum terukir di susut bibirnya.
“Dia bukan hanya cantik dan menawan,Dia memiliki hati malaikat.lihatlah senyum di wajahnya yang terlihat begitu cantik,tidak salah jika aku memilihnya menjadi ibu bagi Kayla!”
“Anda benar Tuan,Dokter Queen sudah sering melakukan kegiatan sosial bahkan sebelum anda mengenalnya,selain cantik Dokter Queen juga idaman banyak pria sukses di luar sana!”
Keanu melemparkan tatapan kesalnya,Aslan yang menyadari ucapannya langsung menutup mulutnya dan menunduk takut.Keanu sangat tidak menyukai ucapan Aslan yang menyatakan wanitanya merupakan idaman banyak pria,meski Keanu tak menampik hal tersebut namun sebagai seorang pria dirinya merasa cemburu dan marah jika memikirkan ada pria lain yang mengincar wanitanya.
Keanu memindahkan semua foto yang dikirimkan anak buahnya ke ponsel pribadinya,menjadikan foto Queen dan Kayla wallpaper di ponselnya.
Kau sangat cantik jika tersenyum Queen,dan aku menyukai senyumanmu.tetaplah tersenyum seperti ini,aku akan membuat hidupmu penuh dengan kebahagiaan.
Lihatlah,anda seperti orang bodoh Tuan,bodoh karena cinta.tapi hal ini sangat menguntungkan bagiku,anda akan terlihat lebih tenang dalam bekerja dan memutuskan sesuatu.anda sangat hebat Dokter,bisa merubah pria kerasa kepala ini menjadi sedikit berbeda.
Dengan setelan jas Abu-abu yang membalut tubuhnya yang kekar,Keanu menuju Hotel dimana dirinya memiliki janji dengan wali kota.sebagai pesohor nomer satu,menjalin hubungan baik dengan beberapa pejabat membuat Keanu semakin di hormati.namun Keanu bukanlah pria yang gila akan kehormatan,mereka yang mendekat hanya menjilat,karena dengan dekatnya hubungan mereka maka segala bisnis yang meraka jalankan akan berjalan dengan baik karena pengaruh Keanu.
Ketika pintu ruangan terbuka,sesosok pria tinggi tegap dengan punggung lebar memasuki ruangan disusul sang Asisten yang selalu setia mendampinganya.kedatangan Keanu di ruangan tersebut langsung mengubah suasana,beberapa dari mereka mulai menyambut Keanu dengan wajah-wajah liciknya.
“Selamat malam Tuan Keanu,bagaimana kabar anda?”
“Terimakasih atas sambutan anda Wali kota,dan seperti yang anda lihat saya sehat!”
Wali kota tertawa renyah mendengar jawaban Keanu,dengan penuh rasa bangga Wali kota mulai mempersilahkan Keanu untuk duduk.seorang wanita muda menatap Keanu dengan hati mendamba,ia terpesona ketika melihat kedatangan Keanu.pria di hadapannya benar-benar tipenya.Keanu yang menyadari tatapan wanita itu hanya mengacuhkannya,bahkan dirinya tak berniat sama sekali untuk mengenalnya.
“Tuan Keanu,perkenalkan dia adalah putriku,Soraya baisa di panggil Raya!”
Keanu hanya melirik sebentar,dan menganggukkan kepalanya.sementara Raya melemparkan senyum cantiknya yang menggoda,dengan gaya yang cukup elegan Raya mengulurkan tangannya berharap pria di hadapannya meraih tangannya.
“Senang bisa mengenal anda Tuan Keanu,saya Raya!”
“Iya ,aku tau senang bisa mengenalmu!”
Keanu menjabat sebentar tangan Raya,membuat wanita cantik itu sedikit kecewa karena tangan Keanu hanya menyentuh ujung jarinya.melihat putrinya yang tertarik pada Keanu,muncul keinginan wali kota untuk menjodohkan putrinya.
Acara makan malam di mulai dengan tenang,selama makan malam berlangsung tidak ada sepatah katapun yang keluar dari bibir mereka.beberapa orang yang telah mengenal Keanu,tentu tau aturan jika mengundang pria dingin itu makan malam,Tidak ada obrolan ketika di meja makan.
Beberapa pelayan datang dengan minuman Anggur,dengan sopan para pelayan menuangkan minumannya di gelas mereka.denagn tenang Keanu menikmati setiap teguk anggur yang terasa hangat di tenggorokannya itu.
“Tuan Keanu,terimakasih atas waktu anda yang telah meluangkan waktu datang memenuhi undanganku,sebagai wali Kota aku sangat bangga bisa duduk dan makan bersama dengan pria sukses seperti anda!”
“Anda terlalu menyanjung Wali kota,tidak ada yang instan di dunia ini jika kita tidak berusaha,itulah yang aku lakukan hingga seperti saat ini,dan semuanya butuh pengorbanan!”
Wali kota sedikit tidak nyaman mendengar ucapan Keanu,wali Kota sangat mengenal Keanu serta sepak terjangnya di duni malam.meski drinya adalah seorang wali Kota,ia bukanlah apa-apa dibandingkan Kenau.karena itu jika dirinya bisa mendekatkan sang putri dan menjadikan Keanu sebagai menantu,akan sangat menguntungkan bagi dirinya dalam bidang karier politik serta kekayaan.yang tentunya dirinya akan merasakan kekayaan yang menantunya miliki,sebagai orang tua dari istrinya.
“Apakah anda sudah memiliki seorang kekasih,lihatlah putriku sangat cantik,dan juga cerdas!”
“Hmm,,aku akui putrimu sangat cantik!”
Mendengar pujian Keanu,rona merah mulai menghiasi pipi Raya.pria tampan di hadapannya memujinya di hadapan kedua orang tuanya,bukankah itu pertanda jika sang pria tertarik kepadanya?
“Aku akan memberi kalian waktu untuk saling mengenal!”
Wali Kota Ben bangun dari duduknya menepuk pundak sang putri dengan pelan,seolah mengatakan lakukan yang terbaik.Raya melempar senyumnya kepada sang ayah yang mulai menjauh meninggalkan mereka.
“Anda pria yang sangat menarik Keanu!”
“Semua wanita yang aku temui mengatakan hal yang sama sepertimu,dan akan aku anggap ucapanmu tadi sebuah pujian untukku!”
“Aku tertarik padamu,bagiamana kalau kita melewati malam ini bersama?”