
Dua hari berlalu berita kematian Maysa mulai menyebar,banyak isu yang simpang siur mulai tersebar dikalangan masyarakat serta tim kerjanya.banyak yang menyayangkan kecelakaan yang menimpanya,apalagi kematiannya yang sangat tragis.
Aslan begitu bersih dalam melakukan pekerjaannya,hingga tidak ada kejanggalan sama sekali yang patut untuk di curigai.apa yang Aslan lakukan pada mayat Maysa serta laki-laki yang mati bersamanya?,apapun yang Aslan lakukan,pastinya Maysa sudah di pastikan mati di depan kedua matanya.
Keanu terdiam mendengar berita penemuan mayat yang sudah tak berbentuk,berita kematian dan penemuan mayat seorang wanita serta seorang pria memenuhi laman berita serta Koran kota.Aslan diam dan hanya memperhatikan raut wajah sang Tuan,yang masih sama dinginnya sejak 2 hari terakhir mereka bertemu.ada rasa puas di dalam hatinya bisa membunuh wanita yang telah merenggut nyawa serta kebahagiaan sang adik,kini tugasnya adalah menjadi seorang ayah sambung bagi Baby Kayla.
Melihat Keanu yang hanya diam tanpa ekspresi,Aslan sebagai kaki tangan yang begitu mengenalnya tentu memahami apa yang sang Tuan rasakan.kehilangan keluarga satu-satunya,tentu merupakan pukulan terbesar bagi kehidupannya.Aslan membiarkan sang Tuan tenggelam dalam kesedihannya untuk beberapa saat,sebelum dia melaporkan hasil penyelidikannya selama dua hari terakhir tentang ucapan Maysa sebelum meregang nyawa.
Setelah 1 jam berlalu,Keanu kembali pada kesadarannya.ia menegakkan tubuhnya mencondongkan sedikit tubuhnya,dan menatap Aslan dengan tajam.
“Apa yang kalian temukan?”
Aslan menundukkan sedikit kepalanya dan menyerahkan sebuah map berwarna coklat di atas meja Keanu,tanpa mengulur waktu lebih lama Keanu meraih dan membuka amplop tersebut.keningnya berkerut begitu dalam,membaca hasil laporan Aslan.
“Jadi wanita itu di sokong oleh beberapa pengusaha dari dalam dan luar negeri?”
“Iya Tuan muda,seperti yang tertulis di laporan kami,Nona Maysa memiliki banyak pendukung dan relasi dalam setiap tindakannya.karena itu dia dengan mudah menjalankan segala misinya,kami masih terus mendalami siapa orang yang memiliki pengaruh besar dalam setiap tindakan Nona Maysa!”
Keanu menganggukkan kepalanya,mengetuk meja kerjanya beberapa kali.entah apa yang kini di pikirkan oleh pria itu,lawan serta musuh seperti apa yang dirinya miliki?.Keanu tidak pernah gentar dalam menghadapi setiap musuhnya baik di bidang bisnis,hiburan maupun dunia malam.namun seingatnya dirinya tidak pernah memulai suatu masalah jika bukan merek ayang memulai.
Dalam bisnis Keanu selalu berlaku jujur,ia tidak pernah merugikan lawannya.mereka akan menjalin hubungan bisnis jika sama-sama menguntungkan,setiap bisnis yang ia bangun tentunya dari kerja kerasnya selama ini.tapi siapa yang menyimpan dendam padanya,sehingga tanpa segan-segan orang itu menolong Maysa,serta mendukung wanita itu untuk menyakiti keluarganya.
“Tetap cari tau,lambat laun dia akan memperlihatkan dirinya di hadapan kita.hanya waktu yang akan menjawab setiap pertanyaan kita,aku yakin dia sedang menunggu waktu yang tepat untuk menyerang pertahanan kita!”
“Baik Tuan Muda!”
“Besok aku akan pergi ke Kota B,menemani Queen menjemput Kayla.Tetaplah disini untuk mengurus semuanya,aku percayakan kepadamu!”
“Baik Tuan Muda!”
“Kembalilah ke mejamu!”
Dengan sopan Aslan menunduk dan meninggalkan ruangan Keanu,hari-hari berat akan menunggunya beberapa hari kedepan.mengingat sang Tuan sedang dalam tahap sedang jatuh cinta,Aslan yakin sang Tuan tentu tidak ingin di ganggu untuk beberapa hari kedepan.jadi dirinya harus mempersiapkan segalanya sebelum sang Tuan berangkat,di satu sisi Aslan merasa ikut senang akan perubahan hidup sang Tuan.namun ancaman serta bahaya tentu masih mengintai sang Tuan,yang mulai merasakan kehidupan normal sebagai pria yang mulai merasakan cinta.
*****
Keanu menggenggam tangan Queen dengan erat,inilah kali pertama dirinya pergi bersama dengan wanita yang begitu berharga baginya.Queen menatap tangan hangat yang tidak melepaskan genggamannya sejak tiba di bandara,hati Queen menghangat mendapat perlakuan manis dari pria di sampingnya.meski yang dilakukan Keanu tidaklah besar namun hal-hal kecil itu,membuat perasaan Queen menghangat.dimana dia hanya merasakan kehangatan itu dari sosok sang paman,yang selalu menggenggam tangannya kemanapun mereka pergi.
Kini keduanya berada di dalam pesawat pribadi milik Keanu,pesawat mewah yang hanya Keanu gunakan untuk urusan pribadi.
“Apa kau menginginkan sesuatu?”
Queen menggeleng pelan dan tersenyum manis,semakin membuat hati Keanu meleleh.Queen menyandarkan kepalanya di bahu lebar Keanu,perlahan kedua matanya tertutup.Keanu merangkul pinggang Queen dengan lembut,ikut memejamkan kedua matanya sambil menikmati perjalanan yang panjang.
“Queen bangun!”
Keanu menggoyang sedikit bahu Queen yang tertidur di pangkuannya,perlahan wanita cantik itu membuka kedua matanya yang masih merasakan kantuk.
“Kita sudah sampai!”
Queen menatap kaca pesawat dan melihat kota kelahirannya,senyum tipisnya terukir indah di bibirnya.
Queen bergumam di dalam hati,beberapa hari tidak melihat sang putri kecil Queen merasakan kerinduan yang luar biasa.bagiamana kini keadaan sang putri,apakah semakin pintar dan tumbuh dengan sehat?.membayangkan semua itu membuat Queen bahagia,perubahan wajahnya begitu di sadari oleh Keanu,hingga pria itu terkekeh pelan.
“Apa kau sangat bahagia bisa pulang?kalau begitu kita bisa mengunjungi kedua orang tuamu tiap bulan,tinggal kita cari waktu serta jadwalku!”
“Aku memang senang bisa menginjakan kaki di kota kelahiranku lagi,tapi ada hal lain yang membuatku senang!”
Keanu tertegun mendengar ucapan Queen,apakah wanita disampingnya bahagia karena tentunya bisa mengunjungi pria yang pernah ada di dalam hatinya?.Queen melirik Keanu yang melamun dengan wajah murung,sedikitnya Queen bisa merasakan apa yang kini Keanu rasakan.
“Aku merindukan putri kecilku,entah bagaimana keadaannya sekarang.itulah yang membuatku senang!”
Queen mengusap pelan pipi Keanu,membuat kemurungan di wajah pria tampan itu menghilang.wajah yang tadinya murung kini berseri kembali,Queen terkekeh pelan melihat perubahan wajah kekasihnya.
Bangunan megah tempat dimana dirinya di besarkan dengan penuh cinta serta kasih sayang dari para keluarga,serta pelayan masih berdiri dengan kokoh di depan matanya.taman yang masih terawat begitu memanjakan kedua matanya.
Mommy,Dad,Queen pulang,,
Queen meraih tangan Keanu kali ini,menggenggam tangan pria itu dengan lembut.Keanu tak bisa menyembunyikan perasaan bahagianya,bahwa wanita di hadapannya telah menerima cintanya dengan tulus.telah menerima segala kekurangan yang ada pada dirinya,dengan mencoba percaya dan menyerahkan hatinya.
Salah seorang pelayan melihat kedatangan Nona Mudanya,dengan teramat gembira ia berlari dan berhambur memeluk tubuh Queen dengan hangat.
“Selamat datang di rumah Nona,kami merindukanmu!”
“Terimakasih Bibi,dimana Mommy?”
“Nyonya ada di dalam!”
Tanpa menghiraukan keberadaan Keanu sang pelayan menarik tangan Queen,Keanu tersenyum tipis melihat kedekatan Queen dengan para pelayan di rumahnya.bahkan para pelayan tak sungkan untuk memeluk Queen lebih dulu,tentu Keanu bisa membayangkan bagaimana mereka begitu menyayangi wanita yang kini ia cintai itu.
“Nyonya,,Nyonya,,Nona Queen pulang!”
Mendengar teriakan sang pelayan,Lily yang sedang bermain dengan Baby Kayla menghentikan aktifitasnya.kedua matanya melebar melihat kedatangan putri semata wayangnya.
“Queen!”
“Queen pulang Mommy!”
Keduanya saling berpelukan melepas rindu,meski baru beberapa hari yang lalu Queen datang dan kemudian pergi tanpa membawa Kayla,tetap saja sebagai seorang ibu Lily sangat merindukan putrinya.Lily melihat keberadaan Keanu yang tersenyum hangat padanya,Lily membalas senyum pria yang kini sedang menjalin kasih bersama sang putri.
Lily melonggarkan pelukannya,menatap Queen dan Keanu secara bergantian.di tatap aneh dengan tatapan penuh selidik membuat Queen tersenyum,sebagai putrinya Queen tentu sangat paham kebiasaan sang ibu.
“Bukankah Mommy sudah bertemu dengannya,sekarang putrimu ini secara resmi membawanya kemari,untuk di perkenalkan secara langsung sebagai kekasihku!”
“Apa,,kekasihmu!”
Lily menutup mulutnya dengan kedua tangannya,tak percaya dengan apa yang ia dengar.akhirnya sang putri bisa melepaskan masa lalu, dan bisa melangkah kedepan.Lily yang marasa bahagia menangis terharu,memeluk sang putri beberapa kali dan memberikan Queen kecupan sayang di keningnya.
Maafkan putrimu yang telah menorehkan luka cukup dalam di hatimu Mom,mulai hari ini putrimu ini akan berusaha memberikan kalian kebahagiaan.maafkan aku yang sudah terlalu egois,dan hidup dalam bayang-bayang masa lalu.