You Are The Light In The Dark

You Are The Light In The Dark
19. Kau Cantik



“Menurut saya tidak semua Tuan,buktinya Dokter Queen menatap anda dengan tatapan dingin dan tidak bersahabat,jadi dimata Dokter Queen anda adalah pria yang biasa saja!” 


Deg,Aslan merutuki kebodohannya.kenapa dirinya bisa bicara seperti itu apakah sekarang dirinya akan dilempar keluar dari dalam mobil,apakah dia akan di tinggalkan di pinggir jalan karena dengan berani mengatakan jika Keanu biasa saja dimata Queen?


“Itulah daya tariknya,sikap itulah yang membuatku semakin tertantang untuk meluluhkan hatinya dan memilikinya,bukan wanita yang bersikap manja serta murahan yang setiap melihatku seperti orang kelaparan.mereka seperti tidak memiliki harga diri serta harkat sebagai seorang wanita,bahkan menggunakan segala cara agar bisa berdiri disamping pria yang mereka sukai.tapi Queen berbeda!”


 Aslan bernafas lega mendengar ucapan Keanu,dirinya telah berfikir terlalu jauh,Aslan tersenyum tipis mendengar pujian yang Keanu berikan kepada Queen meski secara tidak langsung.Keanu telah memiliki perasaan kepada Queen,tanpa dirinya sadari.


“Dokter Queen memang berbeda dari wanita kebanyakan wanita yang saya temui di luar sana,bahkan selama saya mengikuti anda berbagai macam kriteria wanita telah saya temui.tapi hanya Dokter Queen yang bisa membentak bahkan menatap anda dengan tatapan dingin,bahkan anda yang terkenal menakutkan tidak bisa berkutik di hadapannya!” 


Sial jadi selama ini dia sangat memperhatikan interaksi kami,bahkan dia mengetahui hal yang paling aku sembunyikan,sialan aku harus lebih waspada,,


Keanu menendang kursi yang Aslan duduki,membuat Aslan salah tingkah dan menyadari ucapannya yang berlebihan sehingga memancing kemarahan sang singa tidur.


“Beraninya kau mengintip dan mencuri obrolan kami,kau mau aku hukum?”


“Tidak Tuan,tolong maafkan atas kelancangan saya!”


“Cihh,,Fokuskan tatapanmu ke depan,aku masih ingin menikmati hidupku yang berharga!”


“Baik Tuan!”


Hah,,kenapa anda tidak sekalian mengatakan kalau anda masih ingin menikmati kebersamaan anda dengan Dokter Queen,dan mengungkapkan rasa cinta anda kepadanya?kenapa anda mesti membohongi perasaan anda Tuan?” 


“Kau memakiku di dalam hati? Aslan terlonjak mendengar suara Keanu yang dingin,bagaimana bisa Tuannya mengetahui jika dirinya sedang bicara dalam hati.


“Maaf Tuan syaa tidka berani!” Keanu memejamkan kedua matanya,mengistirahatkan pikirannya yang kini mulai kacau karena perbincangan mereka mengenai Queen,yang membuat pikiran Keanu kini terbagi antara pekerjaan dan Queen.


Queen beberapa kali bersin-bersin mengutuk orang yang membicarakannya,sore itu  Queen membawa Baby Kayla bermain di taman yang terdapat di apartemen mewah itu.meski bangunan mewah telah dibangun namun pihak penyedia membuat sebuah taman bermain yang hanya bisa di nikmati oleh para pemilik apartemen yang tinggal di daerah tersebut.Queen selalu membawa baby Kayla menikmati udara di sore hari,hal yang Queen lakukan semuanya bertujuan membantu tumbuh kembang Baby Kayla.


Setelah menempuh perjalanan yang memakan waktu hampir 1 jam,rombongan Keanu dan Maysa sampai di lokasi kerja.kedua rombongan tersebut mulai menyusuri dan mengamati proyek pembangunan yang sedang berjalan,hingga keduanya sepakat untuk menjalin kerjasama.setelah penandatanganan kontrak selesai ,Keanu beberapa kali terlihat melirik jam tangan mewahnya dan hal itu disadari oleh Maysa.


“Sebagai perayaan kerjasama kita!” Maysa menatap penuh harap kearah Keanu,Keanu sangat paham arti ajakan Maysa namun sebagai pebisnnis dirinya harus bersikap professional.


“Baiklah mari kita pergi untuk merayakannya.Aslanakan memilih tempatnya!” Maysa tersenyum lebar tidak menyangka jika Keanu akan menyetujui ajakannya,mereka bergerak menuju restoran yang sudah Aslan pesankan.da tentu saja mereka pergi ke restoran milik Keanu,karena lokasi restorannya lebih dekat di banding restoran lainnya.selain itu Aslan mengetahui jika Tuannya ingin segera pulang ke apartemen.


Melihat suasana hati Keanu yang mulai tidak bersahabat Aslan meminta pamit dengan alsan masih ada pertemuan  yang harus mereka hadiri pukul 9malam nanti.meski sedikit kecewa Maysa tidak bisa menahan Keanu lebih lama lagi,sejak tadi obrolan di antara mereka mulai terjalin baik Keanu sudah bersedia menjawab pertanyaannya meski hanya beberapa patah kata,bagi Maysa hal itu merupakan titik awal akan perubahan sikap Keanu terhadapnya.


“Keanu!” Maysa menarik pergelangan tangan Keanu,membuat pria gagah itu membalikkan tubuhnya dan menatap Maysa dengan kedua mata Hazel nya.


“Bisakah aku bertemu dengan keponakanku,aku sungguh berharap kau mengijinkannya!” Keanu tampak berpikir sejenak,kemudian mengangguk sebelum membalikan tubuhnya dan meninggalkan Maysa yang tersenyum penuh kemenangan.


Lihatlah kau sudah mulai luluh kepadaku  dalam dua kali pertemuan,aku akan membuatmu tunduk di bawah kaki serta pesonaku Keanu Smith.tidak bisa memliki adikmu tapi aku masih memliki kesempatan untuk memilikimu,aku akan menggunakan anak Alysha dalam tujuanku ini.


Keanu kembali dari kantor pukul 8 malam,suasana apartemen yang sunyi tanpa aktifitas membuatnya mengernyit heran,kemana perginya dua sosok yang selalu berlalu lalang di matanya.Keanu melangkah menuju kamar Queen membuka pintu kamar yang tidak dikunci dengan perlahan,namun Keanu tidak mendapati keberadaan satu orangpun di dalam kamar itu.perasaan Keanu mulai tidak baik,Keanu melangkah dan memeriksa setiap sudut ruangan namun hal yang sama dia temukan,tidak ada keberadaan Queen dan Kayla di apartemennya.


Keanu meraih ponselnya dan menghubungi Aslan,Aslan kembali secepat kilat setelah menerima telpon dar Keanu.melihat wajah Keanu yang pucat dna panic,Aslan langsung menghubungi anak buahnya,mencari tau keberadaan sang Dokter serta Nona kecilnya.Aslan mendesah lega setelah mendapat laporan dar anak buahnya yang mengatakan jika Dokter Queen berada di apartemennya.


“Mereka berada di apartemen milik Dokter Queen Tuan,sepertinya Dokter Queen merasa bosan berada di dalam apartemen terus,jadi setelah kembali dari taman bermain di kompleks ini ,Dokter Queen berangkat menuju apartemennya!”


Keanu mengepalkan kedua tangannya,Queen pegi keluar tanpa meminta ijin darinya dan hal itu membuatnya sedikit panik.tanpa mengucapkan sepatah katapun Keanu melangkah keluar dengan kaki lebar,Aslan hanya bisa mengikutinya dari belakang.di dalam mobil pun Keanu hanya diam dengan aura kelamnya,Aslan bahkan tidak berani mengucapkan sepatah katapun,diam lebih baik daripada bicara.


Tanpa memencet tombol Keanu menekan beberapa angka yang merupakan sandi apartemen milik Queen,Beeb suara pintu terbuka Queen yang sedang menikmati waktu santainya dengan berbaring-baring di kasur bulu empuknya di raung TV mengangkat kepala dan menoleh kea rah pintu.sosok pria menyeramkan berdiri di hadapannya dengan tatapan mengerikan,sejenak Queen merasa bulu kuduknya berdiri   karena suasana dingin menyeramkan yang keluar dari aura tubuh Keanu.Queen bangun dari tidur santainya membalas tatapan Keanu yang sama dinginnya,Baby Kayla terlihat senang melihat kedatangan sang paman,terlihat dari gerak tubuh Kayla yang merangkak kearah Keanu.


“Aslan bawa Baby Kayla bermain,aku akan bicara dengan Dokter Queen!” 


Dengan langkah cepat Aslan berlari kea rah Kayla,meraih tubuh mungil itu kedalam pelukannya.melihat aura membunuh di kedua mata Keanu, Aslan memilih menyelamatkan dirinya bersama baby Kayla.Keanu meraih pergelangan tangan Queen,memaksa wanita itu mengikuti langkahnya yang lebar.Queen mulai sadar akan satu hal,Keanu sedang marah namun apa yang membuat pria berhati batu itu marah padanya?apakah dirinya melakukan sesuatu yang salah?


Keanu menuju kamar Queen,menutup pintu kamar dengan keras dan melempar tubuh Queen ke kasur empuk miliknya.tubuh Queen terpelanting,belum sempat Queen bangun dan menghindar tubuh keras dan kokoh milik Keanu telah menindihnya membuatnya tidak bisa menggerakkan tubuhnya dengan leluasa.tatapan mata mereka bertemu,Queen menatap mata Hazel milik Keanu dengan marah,marah karena di perlakukan sebagai orang yang memiliki kesalahan dan harus menerima hukuman.


“Lepaskan kedua tanganku Keanu,apa masalahmu kepadaku?jika aku melakukan sesuatu yang menurutmu salah bukankah sebaiknya kau mengatakannya kepadaku? Perbuatanmu ini sungguh memalukan kau tau itu!” Queen berucap dengan marah,namun Keanu bukannya mendengarkan ucapan Queen,tatapan matanya tertuju pada bibir Queen yang merah merona sungguh menggodanya.tanpa ijin Keanu meraup bibir manis Queen,menenggelamkan bibirnya dan menikmati kelembutan bibir Queen yang manis.Queen memberontak mencoba menendang dan melepaskan dirinya dari tubuh Keanu,namun tubuh Keanu yang kuat dan kokoh tidak bergeser sedikitpun darinya.usahanya sia-sia,Queen bahkan tidka bisa melepas cengkeraman tangan Keanu yang menggenggam erat kedua tangannya di atas kepalanya.


Ciuman mereka berlangsung lama,ketika Keanu lengah Queen berusaha bergerak dengan gerak cepat,membuat tubuhnya kini berada di atas tubuh Kenau.apa yang Queen lakukan membuat Keanu tersentak,Queen tersenyum tipis melihat wajah bodoh Keanu yang berada di bawahnya.Queen menggerakkan jemarinya menggoda dan memberi sentuhan ringan,membuat darah Keanu berdesir.Keanu memejamkan kedua matanya menikmati sentuhan jari-jari Queen yang membuat tubuhnya menggila.melihat Keanu yang terperdaya olehnya,dengan sekuat tenaga Queen membenturkan kepalanya ke hidung Keanu yang mancung.


“Ahkkk,,,” Keanu mengerang kesakitan,Queen melompat dari tubuh Keanu mencari tempat teraman untuk menyelamatkan dirinya dari pria batu yang mungkin saja akan murka dan membalasnya.beberapa detik berlalu Keanu masih terbaring di kasur miliknya dengan tubuh meringkuk,Queen mulai merasa khawatir .Queen menghampiri Keanu dan membalikkan tubuhnya,kedua mata Queen melebar melihat darah segar keluar cukup banyak dari hidung Keanu.


Dengan rasa bersalah Queen membantu membersihkan darah serta mengobati luka yang dirinya buat,dengan lembut Queen memberi pertolongan pertama pada hidung Keanu.diam-diam Keanu menatap wajah Queen yang begitu dekat dengannya,Keanu tersenyum mendapat perhatian serta perlakuan lembut dari Queen.wanita bar-bar yang sellau menatapnya dengan tatapan datar.


“Kau cantik!”