
pukul 20:00..
Keysila terlihat bersiap-siap karena sebentar lagi Dion akan menjemputnya,Dia memakai baju seadanya sebab dia tidak memiliki baju yang cukup bagus.Setelah di rasa cukup rapi Keysila pun keluar dan menunggu kedatangan Dion sambil bercengkramah dengan Bik Iyem dan suaminya.
"Apa tidak sebaiknya besok pagi saja non,ini sudah sangat malam."Kata Bik Iyem menyarankan.
"Namanya club ya bukaknya malam Bik,mungkin hari ini aku cuma sebentar Bik,cuma mau interview saja."Jawab keysila lembut.
"Kerja yang lain saja Non jangan di situ,bibik khawatir sama Non,tempat seperti itu kan banyak orang nggak benernya,"
Sebenarnya aku juga takut tapi kata Dion dia akan melindungiku dan lagi.. Nggak ada pilihan lain,aku juga nggak mau merepotkan keluarga Bibik yang sudah baik banget sama aku..
"Ada temen aku kok Bik,jadi Bibik tenang saja yah."Jawab Keysila menjelaskan agar Bik Iyem tidak merasa khawatir.
Tin..tin..tin..
Terdengar suara klakson motor Dion dari depan, Keysila pun langsung berpamitan dengan Bik Iyem dan berjalan keluar untuk menemui Dion.
"Sudah siap?"Tanya Dion yang sudah berada di atas motor.
"Hmm sudah,"Keysila pun naik ke atas motor Dion.
Berdandan seperti ini saja sudah terlihat begitu cantik, bagaimana jika nanti dia aku belikan baju minim,bisa-bisa junior aku langsung meronta hahaha.Untung aku tadi dapet uang dari Tante Rani,jadi aku ada uang buat beliin dia baju.
"Kita ke toko baju dulu ya Key,"Ucap Dion yang sesekali melihat ke arah keysila.
"Buat apa??"Tanya Keysila.
"Buat kamu agar kelihatan semakin cantik.Sudah kamu nurut saja oke,aku akan melindungi kamu kalau sampai terjadi apa-apa,"
"Hmm iya Dion,"Jawab Keysila mengangguk.
Keysila tersenyum sejenak dan wajahnya mulai terlihat merah karena jantungnya meronta saat sedang bersama Dion saat ini.Dion sendiri merasakan hal yang sama meski rasa itu harus di simpannya rapat-rapat,sebab Dion tidak ingin merusak keysila dengan gayanya berpacaran.
Setibanya di sebuah toko baju mereka pun masuk kesana,Dion langsung memilihkan baju yang cocok untuk perkerjaan Key saat ini.Tentu saja..Baju yang minim dan juga terkesan seksi.Keysila mengelengkan kepala saat Dion menyuruhnya untuk berganti baju.
"Baju apa itu Dion?"Bella berprotes.
"Baju buat kamu Key,di sana nanti baju seragamnya juga minim seperti ini,cuman ini aku beliin dulu buat pertemuan malam ini,"Tersenyum ke arah Bella yang memasang raut wajah binggung.
"Itu terlalu terbuka Dion,aku nggak mau."Jawab Keysila lirih.
"Mau kerja nggak?"
"Ya mau tapi..."
"Kalau mau buruan di pakai dan nggak usah bilang tapi...Kalau kamu pakai baju ini,aku pastiin kamu jadi bahan tertawaan di sana,"Kata Dion menjelaskan.
Meski terasa ragu akhirnya keysila mengambil baju dari tangan Dion dan masuk ruang ganti.Beberapa saat kemudian keysila keluar,penampilannya sekarang mampu membuat mata Dion hampir meloncat melihatnya.Kulit putih keysila di padu dengan rambut panjang menjuntai juga bibir merah alami membuat keysila kelihatan sangat teramat cantik.
Astaga Key..Andai aku banyak uang,nggak akan aku biarin kamu kerja seperti ini,aku bakalan langsung nikahi kamu.Tapi tenang saja Key,aku nggak akan membiarkan apapun terjadi sama kamu !Aku berjanji akan menjaga kamu dengan baik..
Keysila merasa canggung saat Dion menatapnya lekat seperti sekarang.
"Aku aneh ya,"Ucap keysila lirih.
"Kamu itu cantik banget sumpah,aku pastikan Om akan senang kalau aku ajak kamu ke sana,"Jawab Dion menjelaskan.
"Maksudnya Dion,"Tanya Keysila yang belum mengerti arti dari ucapan Dion.
"Kalau pelayannya cantik seperti kamu,club kan jadi ramai Key hehe,"Jawab Dion kembali menjelaskan.
"Ohh begitu ya...,"Tutur Keysila tersenyum aneh.
Kamu bilang aku cantik Dion,tapi kenyataannya kamu tidak mempunyai perasaan apapun sama aku,sampai saat ini aku masih sayang sama kamu Dion...
Karena sudah sangat malam,Dion segera membawa keysila ke tempat Om nya.Setibanya di sana,sesuai dengan tebakan Dion,keysila jadi sorotan di tempat tersebut.Beberapa pengunjung pria ada yang langsung menghampiri namun Dion mencegahnya.
Kepala Keysila sendiri langsung terasa pusing saat bau alkohol tercium di mana-mana.Di tambah lagi dengan lampu club yang cenderung berkelap-kelip membuat keysila merasa tidak nyaman berada di tempat itu.
"Wahh wah barang baru nih,"Seorang pria terlihat akan menyentuh keysila namun di tampis kasar oleh Dion.
"Aku tonjok kamu kalau berani menyentuhnya..!!"
Ya Tuhan aku takut sekali sumpah...ini tempat apaan sih,kelihatan aneh banget...
"Kamu nggak perlu takut,nanti juga terbiasa oke,kita temui Om,"Dion mengengam tangan Keysila dan menariknya lembut masuk ke dalam club.
Dion membawa masuk keysila kedalam ruangan yang berukuran cukup besar,di dalamnya sudah ada seorang pria separuh baya yang sedang duduk sambil menikmati sebatang rokok di tangannya.
"Kamu tunggu sini dulu,"Dion menyuruh Key duduk di sofa,sementara Dion berjalan menuju Omnya.
"Dia gadis yang kamu bicarakan??"Tanya Om Iwan melirik ke arah Keysila.
"Hmm ya Om,,gimana??"
"Dia bisa jadi ladang emas buat Om haha,boleh Om pakai dia semalam saja??"Tutur Om Iwan bermaksud mengoda.
"Aku bakal bunuh Om kalau Om berani melakukan itu..!!"
"Hahaha om bercanda Dion,bisa di bunuh Tante kamu ka om sampai melakukan itu,terus kamu maunya gimana??"
"Aku mau dia jadi pelayan saja di sini, nggak lebih..!!"Jawab Dion tegas.
"Manana bisa seperti itu Dion,kalau ada orang yang mau pakai dia Om harus gimana?"
"Pasang tarif tinggi Om,"Tersenyum tipis.
"Kamu suka dia?"
"Hmm ya,aku nggak mau kalau dia sampai di sentuh siapapun,"jawab Dion menjelaskan.
"Masa ngajak jalan saja tidak boleh?"Kata Om Iwan menawar.
"Boleh...Asal tarifnya tinggi dan Om harus suruh orang buat ngikutin dia,intinya aku nggak mau dia di sentuh siapapun..!"
"memang kamu mau pasang tarif berapa??"
"50 juta untuk satu jam,itupun hanya jalan biasa,tanpa menyentuh,hanya sekedar mengajak makan dan mengobrol,"Jawab Dion seolah ide itu sudah di rencanakannya.
"Kamu gila Dion,mana ada yang mau pakai kalau tarifnya seperti itu.."
"Kamu meragukan insting aku Om hah!! Kita lihat saja tebakan siapa yang benar."
"Oke Om turutin apa mau kamu,terus...kalau ada yang mau pakai dia gimana??Nggak mungkin donk Om ngomong dia nggak bisa di pakai,"
"Pasang tarif 500 juta untuk satu jam"Tersenyum.
"Kamu gila Dion..!!"
"Intinya aku nggak mau ada pelanggan yang mau pakai dia.."
"Aku bawa dia ke sini ya Om,inget jangan ngomong apa-apa soal tarif,besok saja kalau dia sudah terbiasa kerja baru kita latih biar dia mau menerima pelanggan,"
"Oke buruan bawa dia ke sini,"Jawab Om Iwan tidak sabar.
Dion pun mengajak keysila menuju ke arah om Iwan.
"Ini kenalin Om.aku,namanya om Iwan,dia pemilik tempat ini,"Tersenyum ramah pada Keysila.
"Malam om,"Keysila mengulurkan tangan dan di sambut hangat oleh om Iwan.
"Malam juga,nama kamu siapa??"
"Saya keysila biasa di panggil key,"tersenyum.
"Emm Key ya..Baik Key apa kamu serius mau berkerja di sini,"Tanya Om Iwan memastikan.
"Sebenernya saya ragu,cuma saya tidak ada pilihan lain karena ijazah saya cuma ijazah SMP, Om"Kata Key menjelaskan.
Polos banget sudah haha,ngapain dia bahas masalah itu ke Om aku..Mau kamu tidak punya ijazah juga nggak masalah asal kamu cantik...
"Ohh begitu,"Ucap om Iwan mengangguk."Kamu bisa mulai kerja kapan key??apa hari ini bisa??",
"Besok saja om,soalnya saya tadi pamit mau interview,"
Om Iwan dan Dion tertawa terkekeh mendengar jawaban dari keysila.
"Di sini itu bukan pabrik Key jadi nggak ada interview segala,asal kamu mau kerja ya sudah Om kontrak kamu,"Tersenyum menjelaskan.
"Begitu ya Om,maaf Key tidak tahu."
Pinter sekali Dion mencari wanita ini,aku yakin Keysila akan jadi primadona di sini,bukan hanya cantik,ucapannya juga bikin kaum lelaki langsung pengen ngajak dia ke kamar haha,sayangnya ponakan aku nggak mau dia di sentuh siapapun...
"Ya sudah tidak apa-apa Key,besok kamu sudah mulai kerja,nanti dari rumah kamu pakai baju biasa saja,setelah sampai sini baru pakai seragam.Kamu kerja mulai jam 7 malam sampai jam 3 malam,"Jawab Om Iwan menjelaskan.
"Jam 12 om.!!"Sahut Dion berprotes.
"Itu kan nggak sesuai peraturan,,"
"dia spesial masa nurutin peraturan??pokonya gue gag mau dia pulang jam 3,"
"ya udah okay,khusus kamu pulang jam 12 key gpp,daripada nanti club' om di obrak-abrik sama dia,"
"aku gpp kok om pulang jam 3 kalo emang jam kerjanya begitu,"
"gag key,,pokoknya gue jemput loe jam 12,"
"loe jemput gue gitu??"
"iya pulangnya gue usahain jemput loe,tapi kalo berangkatnya mungkin loe bisa naik taksi atau ojek,"
"hmm okay Dion,"
astaga...gue jadi ada banyak waktu sama Dion...
"soal gaji,om lihat dari kinerja kamu dulu key,GPP kan??"
"gpp om,"jawab key tersenyum.
"kalo ada pertanyaan kamu boleh ngomong,"
"gag ada om,key udah paham kok,"
"ya udah kamu boleh pulang,besok kamu ke sini jam 7 malam ya,"
"baik om terima kasih,"
"sama-sama,"
"oke om gue cabut dulu ya,"
"hmm ya,"
Dion merangkul kedua bahu key dan mengajaknya keluar dari ruangan.Key refleks menutup mata saat dia melihat pemandangan yang tak biasa di sudut club'.
"astaga Dion mereka sedang apa??"
"kamu harus terbiasa dengan suasana di sini key,hal seperti tadi udah biasa di lakukan di sini,biasa key gag punya modal jadi gag kuat sewa hotel,"
"gue ngeri lihatnya Dion,"
"entar juga terbiasa,"
"kita duduk dulu habis ini kita pulang okay,"
Dion menyuruh keysila duduk sambil menikmati suasana di sana.Raut wajah keysila terlihat sangat tegang saat ini,dia merasa suasana di sana sangatlah aneh dan membuat gendang telinganya hampir pecah.
"Dion..."
"ya sayang...,"
astaga dia memanggilku sayang...
"apa seragamnya seperti mereka?"menujuk seseorang yang memakai baju minim berwarna hitam.
"hmm ya.."
"itu sangat minim Dion,"
"itu karna di kecilin sendiri sama dia,roknya gag sependek itu kok,"ucap Dion sambil mengangguk-angguk menikmati musik keras yang ada di sana.
"apa seperti dress yang gue pakai Dion,"
"hmm iya,cuma kalo loe mau memikat para pengunjung di sini,loe harus tampil seperti dia."
"gue gag mau Dion,cewek itu kayak pakai celana dalam aja,itu terlihat sangat menjijikan,"
"wkwkwk loe polos banget sih key,kita berdansa sebentar,biar loe terbiasa saat kerja besok,"
Keysila tersenyum dan menerima ajakan dion.-
Apa keysila bakal terbiasa dengan perkerjaanya??
ikuti terus ceritanya😁😁
**silahkan like dan komen di bawah
jangan lupa Vote author biar author makin semangat dalam berkarya 😍
TRIms,😘**