You Are Mine...!!Keysila

You Are Mine...!!Keysila
Chapter 43



🚗Mobil Dean🚗


Keysila tersenyum senang sebab sebentar lagi dia akan pergi ke tempat yang selama ini sangat di rindukannya.Sudah bertahun-tahun dia memendam keinginan ini hanya karena tidak ingin Budhe Rani marah atas keinginannya itu.


Sebentar lagi aku akan pulang Ibu,Sila sangat merindukan ibu.. Batin Keysila yang tidak sengaja menitikan sedikit air mata karena teramat senang.


"Kenapa kamu menangis sayang?"


"Aku merasa sangat senang sebab sebentar lagi aku akan menemui Ibu."Mengusap lembut sudut matanya dengan tangan.


"Tapi jangan menangis seperti itu,jika senang tersenyum saja itu terlihat lebih baik."Pinta Dean yang selalu ikut merasa sesak jika melihat Keysila merasa bersedih.


"Aku meninggalkan kampung halamanku sejak aku kelas 4 SD sayang,dan sampai sebesar ini sekalipun aku tidak pernah di ajak Budhe berkunjung di sana.Meskipun Ibu dan Ayah sudah tidak ada tapi jasad mereka di kebumikan di sana sayang."Tutur Keysila menjelaskan.


"Iya sayang aku mengerti, lupakan soal itu dulu,kita sudah sampai,esok pagi aku akan mengantarkanmu ketempat itu."


"Hmm baik sayang."Jawab Keysila tersenyum serayap memperhatikan sebuah rumah yang bergaya klasik.Rumah tersebut sama halnya seperti rumah milik Dean yang lebih mirip seperti istana daripada di sebut sebuah rumah.


Dean mengengam jemari Keysila lembut dan mengiringnya masuk ke dalam.


"Astaga menantu Mama."Jerit Mama Dean dan hal itu cukup membuat Keysila kaget sebab mama Dean langsung memeluk erat Keysila.


"Mama mengangetkan saja.."Ucap Dean yang juga ikut merasa kaget.


"Aku tidak perduli denganmu Dean."Tutur mama Dean memandangi wajah Keysila."Kamu sangat cantik sayang,astaga..."Mengusap lembut pipi Keysila.


"Terima kasih mama."Jawab Keysila merasa gugup.


"Mama kamu terlalu senang jadi dia seperti orang gila seperti itu."Sahut Pak Handoko yang sudah duduk sedari tadi di sofa ruang keluarga.


"Maaf sayang."Kata Dean melihat ke arah Keysila.


"Tidak apa-apa sayang."Jawab Keysila lembut.


"Pantas saja anak mama tergila-gila padamu nak,suara kamu bahkan selembut itu sangat cocok dengan Visual wajahmu yang begitu cantik."Kata Mama Dean memuji.


"Ajak dia duduk ma.."Sahut Pak Handoko.


"Ayo sayang duduk sama mama."Mama Dean menampis tangan Dean dari jemari Keysila dan mengiring Keysila ke arah sofa.


"Astaga mama."Gumah Dean mengikuti dari belakang.


"Siapa nama kamu sayang?"


"Key ma..Emm Keysila.."


Dean tersenyum sebab ucapan Keysila sangat mirip dengan nada yang di ucapkannya saat pertama bertemu dengannya satu tahun lalu.Nada suara Keysila bahkan selalu terngiang-ngiang di telinga Dean sejak saat itu.


"Keysila.. Nama yang cantik."Tersenyum."Apa kamu sudah makan Key?"


"Sudah ma tadi.."


"Sudah kamu siapkan kan kamar buat Keysila ma?"Tanya Dean serayap melepas jasnya.


"Tentu sudah sayang,terus kamu bisanya kapan fitting baju pengantin?Setelah kamu tentukan hari nanti mama ajak ke sana."Kata mama menjelaskan.


"Lusa ma,soalnya besok kita ada keperluan,hmm paginya aku akan mengajaknya ke toko perhiasan untuk membeli cincin pernikahan kita."Jawab Dean tersenyum.


"Ya sudah nanti mama hubungin butiknya,semua undangan,katering,serta yang lain-lain sudah mama siapkan sayang,mama sangat tidak sabar memiliki seorang menantu."


"Jangan berlebihan begitu ma,nanti Key merasa takut denganmu."Sahut Pak Handoko.


"Maklum sayang,emm mama sudah pengen lihat Dean menikah sejak lama tapi satu kalipun dia nggak pernah mengenalkan seorang wanita ke mama, ternyata selera Dean seperti ini."


"Sudahlah Ma aku akan mengajaknya istirahat dulu."


"Hmm baik sayang."


"Permisi ma yah.."Tutur Keysila serayap berdiri.


"Iya sayang tidur yang nyenyak ya."


Keysila tersenyum sebentar namun Dean langsung meraih jemari Keysila dan mengiringnya naik ke tangga.


"Maaf sayang mamaku memang seperti itu."


"Tidak apa-apa sayang,emm apa mama mengerti soal perkerjaanku dulu?"


"Iya sayang,lupakan masa lalu itu.Kamu sekarang bersamaku."Mencium tangan Keysila sejenak.


"Terimakasih untuk semuanya sayang."Tutur Keysila lirih."Dan maaf sudah membuatmu bersedih karena kebodohanku,jika bukan karena kamu mungkin saat ini aku benar-benar sudah menjadi makhluk penunggu jembatan."Tersenyum tipis.


"Lebih baik aku mati bersamamu daripada harus hidup sendirian."Membelai lembut rambut panjang Keysila.


"Dean cuma milik Keysila,sudah jangan berbicara seperti itu.Aku menyanyangimu melebihi diriku sendiri, beristirahatlah,ini kamarmu."Kata Dean membukakan sebuah kamar untuk Keysila.


Namun Keysila tidak langsung masuk dan malah memegang jemari tangan Dean dengan kedua tangan kecilnya.


"Sabar sayang,seminggu lagi kita akan tidur berdua."Kata Dean mengoda atas sikap Keysila saat ini.


"Bukan begitu.."


"Terus bagaimana..?"Tersenyum menatap Keysila yang saat ini tengah berdiri di hadapannya dengan kedua tangan yang masih mengengam erat jemari kanan milik Dean.


Aku merasa sangat gugup sekarang...


Keysila terpekik kaget saat Dean langsung mengangkat tubuhnya sehingga tangan Keysila otomatis melingkar ke leher Dean dan sandal yang di kenakan terlepas begitu saja dari kakinya.



Ilustrasi gambar😉


"Apa kau ingin aku mengantarkanmu kedalam dengan cara seperti ini sayang."


"Ti tidak begitu."Jawab Keysila gugup sebab manik Dean kini beradu dengan manik miliknya.


Dean berdiri di samping tempat tidur dan masih betah dengan permainan manik yang saat ini tengah terjadi,sesekali Keysila menahan nafas Sebab dia merasa malu kalau Dean sampai sadar jika jantungnya berdetak tidak beraturan saat ini.


"Kau membuatku ingin menyentuhmu saat ini juga sayang tapi rasa sayangku lebih besar daripada perasaan itu."


Cup...


Dean mengecup pipi Keysila sebentar dan mendudukkannya di tempat tidur."Istirahatlah..Kamarku ada di samping Ruangan ini,jadi jika kamu membutuhkan sesuatu kamu bisa memanggilku.Selamat malam,aku mencintaimu."Mencium kening Keysila sejenak dan berjalan pergi keluar kamar lalu menutup pintu pelan.


Keysila masih mematung saat ini,di dalam hatinya ada perasaan yang baru di sadarinya.


Apa aku mencintai Tuan Dean?Kenapa bisa secepat ini?Aku tidak pernah segugup tadi meski bersama dengan Dion sekalipun.Apa selama ini aku bukan sakit jantung?Apa getaran itu terjadi karena aku mempunyai perasaan yang sama dengan Tuan Dean?Tuan Dean memang terkadang arogan namun sikapnya begitu manis saat memperlakukanku,mana ada wanita yang tidak jatuh cinta padanya jika dia seperti itu...


Dddrrrttt...drrrttt...drrrtttt..


Sebuah nomer baru tampil pada layar ponsel Keysila,raut wajahnya seketika berubah sebab dia merasa jika itu adalah nomer milik Dion.


Aku tidak boleh lari dari masalah,hmm jika ini benar nomer Dion aku akan memberikan keputusan untuk dia saat ini juga..


Via telfon 📲


"Ya hallo.."


"Astaga Keysila,aku mencarimu."Jawab Dion yang menelfon keysila dengan nomer baru."Apa kau memblokir nomerku?Terus sekarang kamu dimana?"


Saat keysila akan membalas pertanyaan Dion tiba-tiba ponselnya di rebut oleh Dean yang saat ini sudah berdiri di sampingnya.


"Halo Key,aku meminta maaf untuk semuanya.Aku berjanji tidak akan mengulanginya,mari kita bertemu untuk bicara jangan menghilang seperti ini,aku mencintaimu.."


"Tidak ada lagi yang perlu di bicarakan,Keysila sudah jadi milikku..!!"Jawab Dean yang matanya terlihat merah.


"Apa kau..."


"Aku Deandra."Keysila merebut ponsel tersebut dari tangan Dean,dia memberi isyarat Dean untuk percaya padanya.Dean terpaksa mengalah lalu Keysila mengspeaker panggilan tersebut agar Dean bisa mendengarkan percakapannya.


"Ohh..!! Pantas saja dia langsung menghilang seperti itu,ternyata kau menculiknya lagi br#ngsek..!!"


"Bukannya kamu yang lebih br#ngsek Dion."Jawab Keysila lirih.


"Key apa itu kamu?"


"Hmm ya.."


"Ada yang ingin kubicarakan dengan kamu."


"Aku tidak ingin bertemu denganmu Dion."


"Aku minta maaf atas kekhilafanku."


"Aku selalu memaafkan semua yang selalu kau perbuat padaku sejak lama.Apa kamu tidak sadar akan hal itu?Aku mencoba menutup mata dengan semua yang kamu lakukan meski hal itu terkadang sangat memberatkanku.Tapi tidak untuk ini,kamu sudah sangat membuatku kecewa.Lupakan semuanya,aku bahkan merasa jijik denganmu sekarang jadi jangan pernah berharap jika aku akan kembali padamu."


"Jangan hanya karena masalah ini kau frustasi dan menyerahkan hidup pada Deandra.Kau akan menyesal jika hidup bersama dengan orang yang tidak kau cintai."


"Aku mencintainya Dion...-


TBC😘


Silahkan like 👍, komentar 💬,klik♥️,Vote juga 😉, Terimakasih 😁