You Are Mine...!!Keysila

You Are Mine...!!Keysila
bab 19



Di dalam mobil Deandra,walaupun saat ini hati Deandra berkecamuk akibat keysila yang menatapnya tajam hanya karna dia menyebutkan keburukan Dion,namun Dean tetap saja memperlakukan keysila secara baik.


Sudah setengah jam berlalu namun suasana di mobil tetap saja sama..hening...Dean beberapa kali menatap ke arah keysila namun keysila hanya terdiam sambil menatap ke arah luar pintu kaca mobil.


"apa kamu marah padaku keysila.."tanya Dean yang sudah tidak tahan dengan keheningan itu.


"tidak tuan."jawab keysila singkat dan membuat Dean harus memikirkan pertanyaan selanjutnya.


ohh keysila...jika kamu bukan wanita yang kucintai..aku akan menurunkanmu sekarang juga di tempat ini..!!


aku harus beralasan bagaimana pada Dion nanti..karna mungkin dia akan sangat marah padaku..tapi mau bagaimana lagi..tuan Dean sudah membeliku dengan harga sangat mahal meski aku hanyalah wanita biasa.Jadi mau atau tidak,aku harus menganggap tuan Dean sebagai tuanku sekarang..


Keysila terlalu bodoh untuk menyadari jika dia mulai menyukai pria yang saat ini berada di sampingnya.Dia masih tertutupi oleh cintanya pada Dion yang semu,dia bahkan tidak tahu jika selama ini yang ada di hatinya bukanlah sebuah cinta,namun hanya kebiasaan karna seringnya bersama.Dion hadir di saat keysila butuh sebuah perhatian yang sudah lama tidak di rasakannya sejak orang tuanya meninggal.Dia menganggap Dion perduli padanya,jadi dia selalu berusaha membantu Dion saat dia membutuhkan bantuannya.Dari situlah perasaan keysila berasal,sebab Dion sudah menjadi candu baginya.


"bisakah kita mengobrol keysila..mobil ini terasa seperti kuburan saja.."


"emm silahkan tuan bertanya,nanti pasti aku jawab,karna memang tidak ada yang ingin kubicarakan di sini."


"bisakah kamu mencintaiku keysila..."


Keysila langsung menatap ke arah Dean karna pertanyaan itu."maksud kamu tuan??"


"belajarlah mencintaiku,karna aku tuanmu."


kenapa aku mengatakan hal itu,bukannya terlihat seperti sebuah paksaan tapi..rasanya aku tidak tahan lagi,aku ingin jadi egois sekarang,aku ingin kamu hanya milikku keysila,dan hanya boleh memikirkan ku..


"hmm baik tuan aku akan berusaha ..."jawab keysila yang memang sudah pasrah akan hidupnya sekarang.


astaga dia semudah itu menjawabnya padahal perasaanku rasanya sangat panas dan memuakkan..


"apa kamu serius berucap begitu key?"


"aku selalu serius jika sudah berbicara tuan,,termasuk serius untuk melupakan cinta pertamaku setelah ini.Aku paham kamu sudah mengeluarkan banyak uang untuk menebusku tuan dan sudah seharusnya aku harus menurutimu,termasuk jika tuan ingin memaksaku menikah nantinya,aku sudah siap tuan..karna aku memang tak mempunyai tujuan hidup yang sebenarnya.."


jawaban darinya makin membuatku kesal saja...aku sudah mirip seseorang yang kejam yang tega merenggut kehidupan seorang gadis yang lugu..


"aku tidak akan melakukan hal itu keysila,sebuah pernikahan itu di bangun atas dasar cinta bukan pemaksaan seperti ini.Aku tidak akan menikahimu sebelum kamu bisa mencintaiku.."


Makin ke sini...makin terlihat jika tuan Dean adalah pria yang baik..


"jika selamanya cintaku hanya untuk Dion bagaimana tuan..?"pertanyaan tersebut makin membuat emosi Dean naik.Dia meminggirkan laju mobilnya dan menatap lekat ke arah keysila.


"aku akan membunuh Dion..!!karna aku ingin kamu hanya memikirkan ku bukan pria lain!!,"


"apa kamu serius dengan ucapanku tuan?apa kamu tidak takut di penjara nantinya"tanya keysila yang benar-benar ketakutan.


astaga...aku sudah benar-benar gila..aku malah tidak tega melihat dia memasang wajah seperti itu...


"aku lebih takut kehilanganmu daripada masuk penjara keysila...apa kamu paham itu..!"Dean kembali melajukan mobilnya.


"jangan membunuh Dion tuan,aku berjanji akan menurutimu setelah ini,"


Dean menarik nafas sangat panjang karna merasa lelah dengan jawaban konyol keysila."aku tidak akan membunuh Dion selama kamu masih berada di sampingku..lantas ini kita harus kemana??"


bisakah kita ke apartemen milikku tuan,aku ingin mengambil ponselku di sana,setelah itu aku akan mengatur pertemuan dengan Dion."


"apa kamu tidak tahu rumah Dion dimana??"


"tidak tuan,"menggeleng.


"katanya dia orang terpentingmu?kenapa kamu tidak mengetahui hal sederhana itu?"


"entahlah tuan...aku juga baru terfikir hal itu sekarang,"


"ya sudahlah kita ke apartemenmu sekarang."


skip


.


.


.


Raut wajah keysila terlihat cemas saat melihat ratusan panggilan tak terjawab dari Dion dan puluhan pesan singkat yang tertulis di layar ponselnya.Tanpa pikir panjang dia langsung menghubungi nomer Dion..


***


Sementara di sebuah showroom mobil,Dion sedang memilih mobil bersama budhe Rani.Tangan budhe Rani melingkar manja pada lengan Dion membuat mereka terlihat seperti pasangan yang sedang di mabuk cinta.Budhe Rani sudah benar-benar terjerat cinta seorang Dion,ratusan juta sudah di keluarkannya hanya karna ingin mendapatkan kepuasan dari seorang Dion.


Drrrttttt...drrrrrtttttt..


Dion mengambil ponsel yang di letakkannya pada saku celana,dia memiringkan ponselnya agar budhe Rani tidak mengetahui siapa yang menghubunginya sekarang.


keysila.....astaga apa ini serius...tapi jika aku mengangkatnya sekarang,mobilku akan hangus,,sebaiknya nanti aku telfon balik setelah aku mengantarkan si Rani pulang...


"siapa sayang?"


"emm om Iwan sayang,mungkin kerjaan jadi nanti saja aku mengangkatnya,"Dion mematikan ponsel dan meletakkannya kembali pada saku celananya.


***


Dean menghampiri keysila yang terlihat sangat cemas,dia duduk di samping keysila serayap melirik ke arah ponsel keysila yang di pegangnya.


"kenapa malah di matiin sih,"eluh keysila lembut.


"mungkin sibuk?!"


"entahlah tuan,terus ini bagaimana??apa kita langsung pulang saja"keysila menatap ke arah Dean yang berada di hadapannya.


"kita ke perusahaanku dulu sambil menunggu Dion telfon balik,apa kamu mau??"


"hmm ya sudah tuan,aku membereskan beberapa baju dulu untuk aku bawa nantinya.."


"aku bisa membelikanmu baju yang baru sayang,"


"hmm tapi kan sayang jika ditinggalkan di sini,aku berjanji cuma sebentar saja tuan setelah itu kita pergi.."


"hmm baiklah..aku tunggu di sini,"


Keysila segera beranjak dari tempat duduknya dan berniat mengambil tas besar yang di letakkannya pada atas lemari miliknya.Sebelum mengambil tas tersebut keysila mengambil sebuah bangku kecil di sudut ruangan dekat kamar mandi.Dia meletakkan bangku tersebut di depan lemari agar tangganya bisa mencapai tas tersebut.Dean yang memperhatikan tingkah laku keysila hanya menggelengkan kepala serayap mengecap lembut.Dia berdiri dan langsung berjalan ke arah keysila yang sudah bersiap-siap naik ke atas bangku kecil tersebut.Saat keysila sudah berdiri tegak dan akan meraih tas itu,dengan cepat Dean mengambil tas itu dan membuat keysila kaget dan hampir jatuh.Tangan Dean melingkar erat ke pinggang keysila untuk menjaga keseimbangan keysila saat ini.Pandangan keduanya kembali bertemu,keysila hampir sesak bernafas saat Dean menatapnya sendu dengan posisi yang benar-benar sangat intim.


astaga...tuan Dean sangat tampan...


You are mine keysila...aku akan benar-benar menjeratmu setelah ini..


"emm tuan maaf tolong lepaskan aku,"ucap keysila lirih sehingga membuat Dean sadar jika dia sudah membuat wanitanya ketakutan.


"kamu bisa mengandalkan ku jika membutuhkan sesuatu,"Dean mengangkat tubuh keysila lembut dan menurunkannya dari bangku kecil tersebut.


"iya tuan..aku akan berusaha seperti itu..tapi..bisakah kamu bergeser sedikit,,aku tidak bisa membuka pintu lemari jika kamu masih tetap di situ tuan.."jawab keysila yang masih menunduk karna wajahnya yang terasa terbakar.


Dean tersenyum dan mengusap lembut kepala keysila."aku akan menonton televisi sambil menunggumu.."


"baik tuan.."


astaga...aku hampir saja mati karena kehabisan nafas..rasanya perasaanku semakin aneh saja..Kenapa tuan Dean selalu menatapku seperti itu..aku sungguh sangat ketakutan...


keysila bahkan tidak sadar jika itu bukan perasaan takut,namun getaran hati yang mulai merespon kehadiran Dean saat ini.-


silahkan like♥️


komentar💬


di bawah🙋🙋


makasi 😘😘