
Hari Rabu, Anna kembali ke sekolah, hari ini adalah hari yang sangat di sukai oleh Anna, pasalnya dia akan belajar olahraga kali ini, Anna menyukai olahraga semenjak dahulu ketika dia menyukai Dean. Entahlah hingga sekarang pun mungkin Anna masih memiliki perasaan kepada Dean.
"Gaby" Anna merasakan sentuhan di bahunya. "Hmm?" James memeriksa suhu tubuh Anna.
"Loe baik baik aja kan?" James merapikan rambut Anna. "Seperti yang loe lihat Jimmy" Anna menyingkirkan tangan James.
"Tapi dari tadi loe melamun mulu"
"Serius?"
"Loe kalau ada masalah bilang sama gue, loe nggak boleh simpan sendiri, gue ini tunangan loe Gaby" James merendahkan suaranya di akhir kalimatnya. "Gue nggak apa apa kok" James mendelik tajam. "Gue khawatir sama loe, apalagi melihat Dean gendong loe ke UKS bikin jantung gue hampir copot tau nggak?" James memegangi jantungnya.
"Iya iya, maafin gue deh, tapi sekarang kan gue nggak apa apa, loe nggak usah khawatir lagi, gue emang selalu kayak gitu kalau mau datang tamu bulanan" Anna memasang puppy eyes andalannya, biasanya dia hanya menunjukkan hal itu untuk Bang Daniel tapi kali ini Anna memperlihatkan sisi manjanya kepada James.
James tersenyum lebar. Anna ikutan tersenyum namun Anna merasa penasaran kenapa Dean mau mengantarnya ke UKS, bukankah selama mereka pacaran Dean tidak pernah perhatian padanya.
"Kita ganti baju yuk!" Arya datang dari arah depan. James dan Anna mengangguk lalu pergi ke ruang ganti.
Anna meletakkan baju olahraga miliknya di dekat kran air lalu Anna menghidupkan kran dan mencuci wajahnya. Dengan sengaja Bella memasukkan baju Anna ke dalam westafel yang sedang penuh oleh air.
"Ngapain loe masukin baju gue kesana?" Anna menarik rambut Bella dengan kuat. Bella melepaskan tangan Anna dan tertawa keras. Iris datang menghampiri mereka dan tersenyum sinis.
"Gue nggak ada salah sama loe Bella, kenapa loe selalu bersikap seperti ini?"
"Nggak ada salah? Loe udah lupa sama apa yang udah loe lakuin di rumah James? Nggak seharusnya loe menyinggung gue, loe belum tau siapaΒ gue, kali ini gue lepasin loe, harusnya loe merasa bersyukur" Bella mendorong bahu Anna.
"Loe pikir gue takut sama loe hah?" Anna mendorong bahu Bella dengan kuat.
"Udah Iris, kasihan dia, sepanjang apapun yang loe jelasin keluarga kelas bawah nggak bakalan sepaham dengan keluarga kita" Bella ikutan menimpali.
Dean tidak sengaja mendengar obrolan itu langsung menerobos masuk.
"Haha, Iris loe nggak perlu jelasin hal hal yang udah gue tau semenjak dulu, buang buang waktu tau" Anna mendecih.
"Bella kita pergi yuk! Nggak ada guna juga kita jelasin tentang kasta sama dia"
"Huh, belum jadi anggota kalangan atas aja udah songong apalagi kalau... "
"Apa maksud loe hah?" Bella berbalik.
"Tapi nggak apa apa juga sih kalau loe jadi songong kayak gini, kalau semuanya baik, terus darimana orang lain mencari contoh"
"..."
"Intinya gue cuma mau ngingetin loe kalau tidak selalu kekuasaan bisa membuat semua orang tunduk padamu, dan satu lagi, harusnya keluarga kalangan atas sangat diajari sopan santun tapi ini, Ck jauh dari kata sopan"
Anna berjalan meninggalkan mereka dan berpapasan dengan Dean.
BERSAMBUNG πππ
Budayakan RLCS ya readers! πππ
Read, Like, Comment, & Share. Terima kasih banyak udah mampir ke sini. Lain kali mampir lagi ya! π€π€π€