
Anna terbangun dengan wajah sembab. Anna meraba di sampingnya, kosong itulah yang Anna dapatkan. Anna berjalan keluar dari kamarnya dan mengetuk pintu kamar James, tak ada jawaban dari dalam. Anna membuka pintu kamar James karena pintu itu tidak di kunci.
Ceklek
"Jimmy" Anna membuka selimut yang membungkus tubuh James.
"Hm" James menarik selimut nya kembali. "Loe nggak sekolah?" kali ini Anna merebut paksa selimut James sehingga James merasa sedikit kedinginan. Anna membuka gorden yang menutupi cahaya yang merambat dari luar.
"Gue mandi duluan" Anna meninggalkan James yang sedang berusaha mengumpulkan kesadaran nya.
***
Di sekolah Anna di kejutkan dengan banyaknya mata yang memandang sinis kepadanya. Anna tidak memedulikan pandangan itu, meskipun mereka menatap Anna secara terang terangan.
Anna terus berjalan menuju kelasnya. Kelas Anna menjadi riuh apalagi sekarang ada seorang laki laki yang tengah berdiri di dalam kelas itu. Perasaan Anna menjadi tidak tenang. Tubuh Anna bergetar hebat ketika Anna mengenal sosok laki laki itu.
Anna berjalan menunduk mendekati laki laki itu.
Plak
Wajah Anna tertoleh ke samping akibat tamparan yang keras mengenai pipinya. Anna menangis dalam diam. Seumur hidup dia bahkan bisa dibilang tidak pernah mendapatkan tamparan. Tetapi ini sudah tiga kali Anna mendapat tamparan dalam waktu yang singkat.
Anna tetap menunduk, takut menatap lawannya saat ini. Dean masuk ke kelas bersama Bella. Iris dan Amel hanya menonton Anna dengan wajah yang berseri. Melihat musuhnya sedang dalam masalah.
"Pipi yang mana kena tumpahan air panas tadi malam?" Adam bertanya dengan wajah memerah menahan emosi. "Ini" Anna menunjuk wajahnya yang terkena tumpahan teh panas Amel.
Plak
Adam membuka paksa masker yang menutupi wajah Anna, Adam melihat pipi Anna yang memerah akibat luka bakar itu. "l wait for you in my room tonight" Adam meninggalkan Anna yang menangis.
"Loe nggak apa apa By?" James memegang bahu Anna. James baru masuk ke kelas dan melihat Adam yang berbicara dengan Anna. Dean menghampiri Anna bersama Bella.
"Gue butuh pelukan" Anna meneteskan air matanya lagi. James langsung merengkuh tubuh Anna dan membiarkan Anna menangis dalam pelukannya.
Tangis Anna begitu menyayat hati bagi yang mendengarnya. Arya datang membawa masker baru di tangan nya. "Anna gue bawain masker buat loe" James mengambil masker itu dari tangan Arya.
"Mel loe lihat mantan sahabat loe tuh, donatur sekolah aja marah sama dia, malu maluin sih" Iris sengaja membuat suaranya keras agar Anna bisa mendengarnya. Anna makin terisak mendengar ucapan Iris.
"Udah By" James mengeratkan pelukan nya.
"Iris loe dengar nggak barusan James manggil Anna apa? Baby? Wah cepat banget move on nya dari tunangan gue" Bella memegang lengan Dean agar mereka pergi dari sana namun Dean menepis tangan Bella dengan kasar.
"Baby, wah romantis banget Anna sama James, jadi iri deh" Iris berkata dengan senang.
Anna melepaskan pelukan mereka dan mengambil masker dari tangan James lalu memakai masker itu.
"Anna" Dean memanggil Anna dengan lembut namun Anna menulikan pendengaran nya.
BERSAMBUNG 🙂🙂🙂
Budayakan RLCS ya readers! 😉😉😉
Read, Like, Comment, & Share. Terima kasih banyak udah mampir ke sini. Lain kali mampir lagi ya! 🤗🤗🤗