What's Wrong With Destiny?

What's Wrong With Destiny?
Episode 27



"Anna, gue tadi bawa dua gaun kesini, kalau nggak loe pinjam aja satu" Amel mengatakan hal itu dengan sedikit merasa jijik kepada Anna.


"Nggak ngerepotin Mel?" Kali ini Anna menolehkan kepalanya kepada Amel. "Nggak lah, kita ganti di toilet ya" Amel menarik tangan Amel.


"Sini gaun loe, biar gue simpan dalam paper bag" Anna membuka gaun nya dan menyerahkan gaun itu kepada Amel tanpa rasa curiga sedikit pun. "Loe tunggu di sini bentar ya! Gue ambil gaun gue dulu" Amel memperbaiki penampilan nya. Anna melihat punggung Amel yang menghilang dari balik pintu.


Setengah jam berlalu tetapi Amel tak kunjung kembali membuat rasa cemas di dalam dada Anna. Tiba tiba ada yang berteriak di luar toilet membuat Anna ketakutan.


"Kebakaran, kebakaran"


Anna semakin takut ketika pintu toilet itu terkunci dari luar. Anna mencoba membuka nya tetapi tidak bisa.


"Kebakaran" suara itu semakin terdengar seperti orang panik.


"Tolongin gue!" Anna berteriak dari dalam toilet. Fatan membuka pintu toilet itu dan membawa Anna ke tengah pesta. Anna terkejut mendapati semua orang yang menatap Anna dengan perasaan heran.


Iris mendorong Anna sehingga Anna masuk ke dalam kolam. Anna tersadar kalau dia sudah di jebak oleh mereka. Anna naik ke atas kolam.


Plak


Anna mendapat tamparan di pipi kanan nya. "Berani sekali kamu merusak pesta ku" Mama Dean menatap Anna dengan jijik. Mereka menjadi pusat perhatian saat ini.


"Apa kau tidak punya kolam renang di rumah mu? Memalukan" Mama Dean semakin emosi apalagi melihat Anna yang tertunduk malu dengan penampilan nya. Anna memang memiliki tubuh yang proporsional tetapi baju Anna saat ini bukan lah untuk ke pesta melainkan untuk ke pantai.


"Tante, dia yang merebut Dean dari Bella" Bella berucap dengan nada sedih yang di buat buat. Mama Dean makin emosi mendengar hal itu. Anna tidak sadar kalau semenjak tadi begitu banyak kamera yang memotret nya.


"Dean udah bilang kalau dia akan tunangan tapi gadis kampungan ini menggoda Dean, mereka bahkan sudah pacaran sekarang" Bella meneteskan air matanya.


Plak


"Hei! Kamu pikir kamu pantas bersanding dengan anakku" Mama Dean tersenyum sinis. Dean menegang mendapati Anna menangis. Anna mengusap sudut bibirnya yang berdarah karena tamparan dari Mama Dean.


"Loe nggak apa apa Na?" Amel berjalan mendekati Anna sambil membawa teh panas namun kaki Amel tersandung oleh kaki Iris, alhasil teh panas yang baru saja di seduh itu mengenai sebagian wajah Anna.


Mendadak pikiran Anna menjadi blank. Dean hendak menolong Anna tetapi di tahan oleh Bella. Wajah Anna memerah karena luka bakar itu. "Ada apa ini?" Papa Dean mendekati istrinya. Mama Dean mengambil segelas minuman jeruk dan menuangkannya di kepala Anna.


"Aaah" Anna menahan pedih apalagi minuman jeruk itu mengenai luka bakar Anna. Dean menangis melihat Anna yang kesakitan, hal itu tak luput dari pandangan Papa Dean.


"Anna loe nggak apa apa?" Arya memasangkan topi di kepala Anna. Arya baru selesai menelepon dengan nyokap nya.


James melihat semua orang yang mengelilingi Anna, seketika James panik dan berlari mendekati kerumunan itu. James membuka jas nya dan memakaikan jas itu di tubuh Anna.


Bugh


Satu bogeman mandarat di wajah Dean. "Itu buat loe karena udah nyakitin Anna" Arya menatap benci ke arah Dean.


BERSAMBUNG 🙂🙂🙂


Budayakan RLCS ya readers! 😉😉😉


Read, Like, Comment, & Share. Terima kasih banyak udah mampir ke sini. Lain kali mampir lagi ya! 🤗🤗🤗