
Nabil berlari mengejar reza menuju parkiran,
setibanya disana ia langsung menjitak kepala rekannya yang tidak tahu diri itu walau dengan nafas terengah engah
"Lu kalo lari bilang bilang napa bambang!!" ucap nabil kesal
"Shhh,ya namanya takut,gue lari duluan lah" balas reza mengelus² kepalanya
Tiba-tiba..
"Haii mas ganteng..
Sebenarnya suara dinara terdengar lembut,namun memang waktunya saja yang kurang pas sehingga nabil yang sudah lelah berlari pun pasrah sementara reza telah berlari lagi karena ketakutan
" Mbak kunti,tolong jangan apa²in saya ya,saya belum nikah mbak..." ucap nabil dengan nada seperti kalah perang
Dinara memang sedang di belakang nabil,jadi nabil tidak mengetahui bahwa itu suaranya,lantas dinara cekikikan menjawab
"Sama saya aja mas,saya juga belum nikah hihihihi" ucap dinara
Nabil perlahan mencerna jawaban perempuan tadi,
tak beberapa lama ia langsung melotot dan berbalik
"Bwlee..." ucap dinara sembari mengeluarkan lidahnya
"Astagfirullah ish kamu mah,bikin orang kaget aja" ucap nabil sebal
"Cieee kaget yaa hahhaha" jawab dinara kesenangan
"Gimana ga kaget,wong suara kamu serem banget,
kirain tadi beneran kuntilanak yang mau nyulik saya" timpal nabil
"Oh iya,tadi bilangnya belum nikah kan,sama aku aja mau ga mas?" tanya dinara
Nabil awalnya diam lalu mendekati dinara dan..
'Kletakk..
"Awww.."
Nabil menyentil kening dinara pelan
"Sembarangan,kalo asal²an ngajak anak orang nikah,mau dikasih makan apaan nanti" jawab nabil
Dinara mengelus² keningnya sembari mengerucutkan bibirnya
"Putri apa kabar ya?" gumam nabil dalam hati
Nabil teringat putri saat ia melihat dinara yang tengah merajuk,ia teringat akan wajah wanita itu setiap malam
"Mas?ayo pulang" ucap dinara membuyarkan lamunan nabil
"E-eh ayo deh,udah malem nih" jawab nabil sembari berjalan menuju motornya
_________
Sementara zain sedang memainkan game di kamar tamu,ia meminta izin untuk menginap di rumah putri karena ia tahu bahwa wanita itu sedang tidak enak badan
"Hmmphh,pusing banget ih" gumam putri tersentak dari tidurnya
Ia langsung duduk dan menatap dirinya di cermin
"Mas,aku kangen sama mas.." gumamnya dalam hati
Putri merindukan sosok laki² itu,orang yang ramah dan baik serta kepribadiannya yang membuat putri nyaman
'Hiks..
Sementara zain masih sedang memainkan ponsel miliknya,ia tak mendengar suara putri yang menangis di lantai atas
"Mas,kenapa mas jadi jauhin aku begini.." gumam putri sembari memeluk guling miliknya
_____
"Maaf put,mungkin bukan aku yang pantas untuk kamu.." ucap nabil dalam hati
Selama perjalanan pulang,keduanya hanya diam tanpa bicara sepatah kata pun
"Mas nabil ga kenapa² kan?" tanya dinara
"E-ehm gapapa kok din,kamu kedinginan?" jawab nabil
"Dikit sih,hehehe" jawab dinara
_______
"Aa,tolongin ana.." ucap hamna dengan lemas
Zikri terkejut karena hamna yang tadi masih di pelukannya sekarang tengah duduk di tepi ranjang dengan lemah
"Sayang,maafin aa' ya,aa' lengah gini sama kamu" ucap zikri langsung bangun dan mengelus wajah pucat istrinya
"Huum,gapapa a' ,ana ngerti kok.." jawab istrinya memaksa tersenyum walau dengan kondisi lemah
Zikri amat sangat merasa bersalah karena mengabaikan istrinya yang sedang hamil tua,ia langsung menarik bantal dan menidurkan istrinya di kasur
"Bego,istri lo udah begitu sedangkan lo masih enak²an tidur" ucap zikri menyumpahi dirinya sendiri
Ia berinisiatif untuk tidak tidur malam itu,sembari menjaga hamna yang sudah tidur lagi,ia membuka laptop miliknya dan mengecek beberapa pesan dari kelompok hitam miliknya,setelah itu ia kembali menutup laptop dan meletakkannya di meja dan duduk di tepi ranjang
"Makasih sayang,ternyata pilihanku memang tidak salah waktu itu" ucap zikri sembari membelai wajah cantik istrinya
.......
(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)
salam hangat
kikiii