Train And Rain

Train And Rain
eps 69



"Waduhhh,bahaya nih kalau lama² dibiarin berdua,udah saling manggil sayang² aja nih,hihihi" ucap ibu salamah tertawa cekikikan


Ibu salamah dari tadi mendengar pembicaraan mereka berdua,ia merasa bahwa putri sepertinya menyukai zain dan zain juga seperti itu


"E-eh ibu mah,apaan sih" ucap putri tersipu malu


"Ciee malu² nih yaa" ledek ibu lagi


"Ish ibu mah ah" ujar putri sembari berjalan cepat ke kamarnya


Setelah putri pergi,zain masih tersenyum melihatnya,lantas ibu salamah langsung duduk dan mengobrol dengan zain


"Kamu suka sama anak ibu ya nak?" tanya ibu salamah tanpa basa basi


"E-eh anu bu.." jawab zain terkejut


"Hayooo,jujur aja nak,soalnya putri udah pernah ada 2 laki² yang ngejar dia" potong ibu salamah


"Hah??" ucap zain melongo


"Yehh kamu mah,pake hah hoh hah hoh segala,keburu dilamar yang lain ntar loh" jawab ibu sembari tertawa cekikikan


"E-ehm maksud saya,beneran itu bu?dua orang??" tanya zain sekali lagi memastikan


"Iya beneran,tapi putri kayaknya lebih suka ke salah satunya deh" jawab ibu dengan santai


Mendengar jawaban ibu salamah,zain pun terdiam memikirkan bagaimana caranya agar putri menyukainya,akhirnya setelah lama berfikir,zain pun mengatakan sesuatu pada bu salamah


"Ehm,a-anu bu,s-sebenarnya saya emang suka sama putri,t-tapi saya boleh minta tolong ke ibu gak?" tanya zain sedikit kikuk


"Boleh dong,selagi kamu mau tanggung jawab buat anak ibu,silahkan saja" jawab bu salamah berlagak layaknya bos besar


"Emm,jadi gini bu...


_______


" Selamat datang tuan" ucap pelayan sembari membawa barang bawaan milik kai


Kai pun mengangguk sopan,lalu ia segera naik ke mobil yang telah disiapkan oleh zikri,dengan santai ia melihat² pemandangan kota di pagi yang indah itu


"Saya asli sini tuan" jawab sopir itu dengan sopan


"Gak usah terlalu formal pak,panggil saya kai aja" balas kai tersenyum


"B-baik kai" ucap sopir itu sedikit kaku


Setelah melewati perjalanan yang lumayan jauh,akhirnya kai tiba di mansion zikri yang terbilang cukup besar,lalu sopir itu memberi kode pada pak darwis yang tengah berjaga di pagar depan


Pak darwis segera membuka pagar dan mereka pun masuk ke dalam,lalu pak darwis dengan sigap membawa barang bawaan kai menuju kamar tamu yang telah disiapkan sebelumnya,Kai bertanya pada pak darwis


"Em,maaf pak,tuan zikri ada tidak?" tanya kai


"Beliau sedang mengantar nyonya muda berjalan pagi tuan,mungkin sebentar lagi akan pulang" jawab pak darwis


"Ohh gitu,makasih pak" jawab kai sopan


"Sama² tuan,apa tuan sudah makan?" tanya pak darwis


"Oh,belum pak hehe" jawab kai tersenyum menggaruk kepalanya


"Baik tuan,nanti saya akan suruh maid untuk mengantarkan sarapan ke kamar tuan" balas pak darwis


"Makasih banyak pak sekali lagi" jawab zain membungkuk


"E-eh jangan membungkuk di depan saya tuan,nanti tuan zikri bakal marah" seru pak darwis langsung menghentikan gerakan membungkuk kai saat itu


"O-oke" jawab kai


Akhirnya kai pun kembali ke kamar dan merebahkan badannya di kasur yang empuk itu,karena terlalu lama merebahkan diri,ia pun merasakan kantuk yang amat sangat sehingga langsung tertidur pulas


_____


(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)


salam hangat


kikiii