Train And Rain

Train And Rain
eps 15 ( perhatian )



"gue bersyukur punya sahabat kayak dia,walau kadang isengnya minta dijitak,tapi baiknya selalu bikin orang tersenyum" ucapnya lagi


"oke dah,dh hampir waktu kerja nih,gue harus buru²" ujarnya lagi seraya mengunci pintu dan segera menaiki motor barunya


Perasaan bahagia kini menyelimuti diri nabil,karena berkat bantuan sahabatnya itu, keinginannya bisa tercapai,Saat tiba di stasiun,reza yang baru saja keluar dari minimarket stasiun pun menghampirinya


"wuihhhh,motor baru nihh" ucap reza berdecak kagum


"yoiii,masih mulus nihh,jangan lu pegang,ntar kotor" jawab nabil bercanda


"hahahaha ga bakal gue pegang kok,selow ajaa,palingan gue colong" timpal reza


"sialan lu" jawab nabil dibarengi tawa reza


"yaudah kuy ke ruangan,briefing dulu biar ga salah² pas kerja" ajak reza


"tu motor kalo lu ragu naro disini,taro di parkiran khusus aja bro" sambungnya lagi


"oke tungguin gue za" balas nabil sembari membawa motornya menuju parkiran khusus yang telah disediakan untuk pekerja stasiun


Saat ia berjalan menuju ruang briefing,lagi² matanya menangkap sesosok wanita cantik yang tengah menunggu kereta tiba,gamis dan jilbab nya begitu anggun sehingga membuat nabil terpaku beberapa saat


"WOIII SAIPUL,kalo bengong jangan disini" teriak reza mengejutkan nabil


"ettdah lu za,kaga bisa liat orang seneng dikit napa" jawab nabil sewot


"ya elu kebiasaan,bengong mulu,kesambet sukurin lu" balas reza


"yee" ucap nabil


"buruan malihh,telat lu ntar" teriak reza yang berlari² kecil menuju ruang briefing


"tadi saipul,sekarang malih,trus ntar apa hah?ujang" tukas nabil seraya mengejar reza


sementara di sebuah peron,putri yang tengah membaca novel di ponselnya pun segera menaiki kereta yang baru saja merapat,berhubung masih pagi,jadi stasiun sangat ramai penumpang seperti pekerja dan anak kuliah


"Emm,apa dosen yang waktu maureen bilang itu masih mencari aku ya?" tanya putri pada dirinya sendiri


"ah bodoamat lah,lagipula aku selama ini tidak pernah berbuat aneh² semasa kuliah,jadi apa yang perlu aku takutkan" ucapnya seraya menepis pikiran² aneh itu


Setibanya di kampus,ia segera mencari maureen untuk bertanya lebih lanjut seputar hal kemarin,dia mencari ke gedung² lain namun ia tidak menemukan kebeberadaan maureen dan akhirnya ia memutuskan untuk menghubungi lewat ponsel


"assalamualaikum reen,kamu dimana?" tanya putri


"waalaikumsalam put,aku lagi di kantor pak dosen ganteng nih,kamu kesini aja" jawab maureen


"ohh,okee,tungguin ya" balas putri lagi


"siapp sayangkuu" ucap maureen dan ia segera mematikan ponselnya itu


"pak dosen ganteengg" panggilnya dengan nada manja


"hemm,ada apa?" jawab iqbal sembari menatap ponselnya


"ish bapak mah,aku kan disinii,bukan disituu" ucapnya seraya menunjuk ponsel yang sedang dimainkan oleh iqbal


"yaudah,emang ada apaa?" tanya iqbal yg langsung menatap maureen


"Umm,putri sudah masuk pak,dia lagi jalan kesini" jawab maureen


"hmm" jawab iqbal


"pak doseeennn" panggilnya lagi


"nanti siang bapak mau temenin aku makan siang ga? hehehehe" jawab maureen


"hmm okee,nanti saya temenin kamu makan siang" jawab iqbal


"asyiikkk" ucap maureen


Iqbal yang melihat hal itupun tertawa kecil,teringat bahwa semenjak ia ditinggalkan oleh pujaan hatinya dulu,ia amat sangat dingin terhadap wanita,kecuali ibu dan adiknya.Namun kini,melihat tingkah manja maureen membuat dirinya mulai merasa bahwa mungkin tidak semua wanita sama seperti pujaan hatinya yang pergi itu


Saat tengah berjalan menuju ruangan yang ditunjukkan oleh maureen,tiba² ponselnya berbunyi dan ternyata nabil yang menghubunginya,segera saja ia mengangkat telepon itu


"assalamualaikum put" ucap nabil


"waalaikumsalam mas,ada apa?" tanya putri


"enggak ada apa² kok,mas cuma mau tau kabarmu aja" jawab nabil


"hemm,aku baik² aja mas,mas gimana?udah sarapan belum?" tanya putri lagi


mendengar perhatian putri untuknya,nabil pun merasa kepedean dan mulai terbang lagi


"mas? mas nabil gapapa kan?" tanya putri memastikan


"WOII SAMSUL,jangan bengong aja,tuh bebeb nya nanyain" ucap reza menyadarkan lamunan nabil


"eh a-anu,mas gapapa kok,hehehe" jawab nabil salah tingkah


"yaudah ya put,mas lanjut kerja dulu,ehm a-assalamualaikum cantik" ucap nabil malu²


"iyaa,waalaikumsalam mas gantengku" jawab putri sembari tertawa cekikikan


mendengar putri memanggilnya dengan sebutan 'mas gantengku' lagi² nabil mulai senyum² sendiri dan melamun lagi


"heh lu kalo bengong lagi,gue tendang keluar gerbong nih yak" ancam reza


"iya iyaaa,et ganggu orang lagi jatuh cinta aja sih lu" balas nabil


"jatuh cinta sih jatuh cinta,tapi kalo lu jatuh cinta ny pas lagi bawa kereta,jatuh ke jurang yang ada ntar" jawab reza


"jatuh ny kejadian eh cinta ny yang ga dapet hahahaha" sambungnya lagi


akhirnya mereka berdua pun tertawa karena candaan yang dilontarkan satu sama lain


"jatuh bangun aku mengejarmu" senandung nabil sembari fokus menatap ke depan


"astagaa,gausah nyanyi deh bro,gue ga tahan dengernya,mending gue lompat keluar gerbong daripada denger elu nyanyi" timpal reza


"yowes sono lompat" tantang nabil


_


_


_


(gimanaa?? lumayan seru kannn?


makanyaa tetap pantengin teruss novel 'love train' yaaa,dijamin bisa balikin mood kalian wkwkwkkw


love,vote and follow ny jangan lupa yaww,untuk penambah moodbooster author dalam nulis novel iniii,thanks and enjoyy🥰)