
Setelah selesai membersihkan diri dengan berendam air hangat,hamna yang telah merasa segar pun langsung mengeringkan diri dan memakai pakaian nya
Ia memilih gamis berwarna redup dengan paduan hijab dengan warna gelap,setelah itu ia mematut diri didepan kaca
Saat sedang melihat dirinya didepan kaca,ia melihat perutnya yang kini kian membuncit,hamna tersenyum dan mengelus perutnya yang kini berisi buah hati dirinya dengan sang suami
"Adek jangan minta aneh² nanti ya,kasian papa ntar" ucapnya seraya mengelus perutnya
"Sayaaangg,udah beluumm,makan dulu sinii" panggil zikri dari arah dapur
Setelah itu ia langsung menuju dapur dan memakan masakan buatan suaminya itu
"Enak ga?" tanya zikri menaik turunkan alisnya
"hmm,engga" jawab hamna cuek
"Lah?ga enak tapi sisa setengah,kok bisa ya?" tanya zikri kebingungan
"Gapapa,ana lagi laper kok,makanya habis" jawab hamna melanjutkan makan nya
"Hahahahaha,yaudaah,abis itu kita jalan² yaa" ucap zikri seraya mencubit hidung istrinya dan menuju keluar
"Aa' ,tangannya gabisa diem banget sih" pekik istrinya kesal
"Habisnyaa,kamu cantik banget" jawab zikri tanpa menoleh ke arah istrinya
Sontak hamna pun tersipu mendengar jawaban suaminya itu,ia merasa beruntung karena memiliki seorang laki² yang amat mencintai dirinya,ditambah dengan orang tua zikri yang sangat sangat menyayangi dirinya juga,hidupnya terasa sempurna
Selepas makan,ia pun mencuci piring dan meletakkan kembali ke rak lalu ia memakai sepatu favoritnya untuk berjalan²
"Wiihh,bidadari komplek mana nih?" ucap zikri yang melihat ke arah istrinya itu
"ish,apaan sih" jawab hamna cuek
"Masa masih muda udah hamil sih,hadeuhh kelakuan sekarang mah ya" ucap zikri lagi sembari terkekeh
"Yang hamilin emangnya siapa hah?kan Aa' yang nusuk² ana mulu" jawab istrinya cemberut
"Hahahahaha iyaa sayaangg,kamu lucu tau kalo cemberut gitu" jawab zikri tertawa
"Yaudah ayo" ajak zikri seraya membukakan pintu untuk istrinya
"ke mall ya bang" ucap hamna balas menjahili suaminya
"Eh?bilang apa tadi?coba ulang,Aa' ga denger" ucap zikri memastikan
"Hihihihi,ke mall ya yaang" ucap hamna tertawa cekikikan
Sementara di rumah maureen,Iqbal yang baru tiba itupun langsung memanggil sang kekasih
"Sayaaangg" panggil iqbal dari luar
"Masuk dulu aja byy,aku lagi mau mandi " jawab maureen
"Assalamualaikum ma" ucap iqbal saat masuk dan disambut oleh mama maureen
"Waalaikumsalam nak,dari mana mau kemana nih?" tanya mama maureen
"Dari rumah mau jemput calon bini aku ma,hehehe" jawab iqbal terkekeh
"Owalahhh,nanti mama nitip makanan ya pas pulang" pesan mama maureen
"nitip apa ma?" tanya iqbal
"Apa ajaa,takut papa kamu ngoceh mulu tuh kalo ga dibawain makanan pas pulang" jawab mama mauren
"Oohh,emang papa mana ma?" tanya iqbal lagi
"Lagi di kantor,sibuk banget sekarang kayaknya" jawab mama maureen lagi
Saat mereka sedang berbincang hangat,dari luar terdengar suara mobil yang baru saja tiba,lalu dengan serta merta masuklah papa maureen membawa sebuket bunga yang cukup besar
"Holaa,papa pulaaaanggg" ucap papa sembari berlutut memberikan bunga itu pada mama maureen
"A-anjir,ga salah liat kan gue?" tanya iqbal dalam hati
pipi mama maureen pun langsung merona karena bunga yang diberikan papa maureen itu adalah bunga favoritnya,lantas ia pun memeluk suaminya itu dengan erat
"Sstt,byy,ayo" ajak maureen tiba² mengejutkan iqbal
"ehm,A-anu pa,ma,iqbal pergi dulu ya" ucap iqbal pada papa dan mama
"Ma,pa,maureen pamit yaaa,Assalamualaikum" ucap maureen seraya menarik iqbal keluar
"Waalaikumsalam" ucap keduanya bersamaan
__________
(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)
salam hangat
kikiii