Train And Rain

Train And Rain
eps 72 (Tiba di mansion 3)



Zikri yang tidak mau terjadi kesalahpahaman itu pun langsung memegang tangan istrinya,lalu ia menyuruh istrinya duduk


Hamna awalnya hendak membantah ucapan suaminya,namun ia juga tak mau menjadi istri yang durhaka,jadi dengan berat hati ia duduk sesenggukan di samping zikri


"Sayang dengerin aa' dulu.." ucap zikri lagi


"Aa' mau bilang apa emangnya?" ucap hamna sembari mengusap air matanya


"anak yang aa' maksud itu,bukan anak kandung aa' tauu" ucap zikri tersenyum menyebalkan


"J-jadi siapa dong?" tanya hamna polos


"Itu anak yang dulu aa' adopsi pas masih SMA sayang,makanya jangan buru² marah dulu dong" ucap zikri sembari iseng mencubit hidung istrinya


Mendengar penjelasan zikri,Pipi hamna langsung memerah karena malu,ia pikir tadi zikri punya anak dari wanita lain,ia pun langsung memeluk zikri dengan erat sembari meminta maaf pada suaminya itu


"Ga mau ah,aa' ngambek" ucap zikri meniru perkataan istrinya tadi


"Aa' sayaaangg,maapin ana yaa" jawab istrinya sembari memainkan pipi zikri


Zikri yang lemah terhadap istrinya pun akhirnya kalah,ia langsung mencium istrinya dan ikut meminta maaf karena salah dalam hal penyampaiannya tadi


Akhirnya mereka berdua menuju lantai atas dimana kai tengah duduk meminum jus jeruk yang disiapkan maid tadi


"Ini istriku,dan juga ibumu kai "ucap zikri dari belakang


Kai terkejut dan langsung berdiri di depan zikri dengan hormat


"H-hai bu" ucap kai terbata²


Hamna tersenyum melihat kai,lalu kai langsung menyalami hamna dan hamna mengelus kepala kai dengan lembut


"Sekarang,aku ibumu kai,panggil aku layaknya seorang anak memanggil ibunya" ucap hamna dengan lembut


"A-apakah boleh bu?" ucap kai sedikit ragu


"Kenapa tidak?kamu anggap dia sebagai ayahmu kan?" tanya hamna seraya menunjuk zikri


"I-iya bu" jawab kai


"Dan aku istrinya,jadi kamu harus menganggapku sebagai?" tanya hamna lagi


"Good boy" ucap hamna langsung memeluk kai dengan hangat


Kai merasa nyaman berada di pelukan hamna,ia merasa kembali memiliki ibu,ia rindu pelukan seorang ibu,dan kini ia mendapatkannya lagi


"T-terima kasih mom" ucap kai menangis


"Cup cup,you're a strong boy,jadi jangan pernah nangis ya" ucap hamna mengelus kepala kai lagi


Zikri tersenyum melihat pemandangan itu,dimana kai telah kembali menemukan kehangatan seorang ibu walau di usia yang terbilang cukup rentan anak meninggalkan orang tuanya pergi jauh


"Sayang,aa' juga mau dipeluk gituu" ucap zikri tersenyum lebar


"Hush,aa' mah ish" ucap hamna


"Kamu udah makan sayang?" tanya hamna pada kai


"Emm,tadi pagi udah mom" jawab kai


"Tadi pagi mah udah lama,ayo makan malam sama mom" ajak hamna langsung berjalan menuju ruang makan


Kai pun mengekori hamna dari belakang,ia tak lupa mengajak zikri yang masih berdiri di rooftop itu


"Ayo dad,kita makan bersama" ajak kai


"Duluan saja kai,dad masih ada urusan disini" ucap zikri


"O-okay" ucap kai langsung berjalan ke dalam


Akhirnya tersisa zikri di sana,lalu ia pun menghubungi nabil untuk mengenalkannya juga pada sahabatnya itu


FLASHBACK OFF


(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)


salam hangat


kikiii