Train And Rain

Train And Rain
eps 80



Malam mulai datang,mereka menginap di rumah ayah bunda,zikri lagi² menghilang malam itu,padahal kai sedang ada sesuatu yang ingin dibicarakannya


"Mom,where dad?" tanya kai pada ibunya yang tengah di dapur


"Cari di tempat gelap sayang,dad mu itu suka sekali tempat gelap" jawab hamna tanpa menoleh ke arah kai


"Tempat gelap?maksudnya?" tanya kai bingung


"Iyaa,coba kamu cari di sekitaran rumah,cek di tempat yang cukup gelap dan terasing,pasti ketemu" jawab hamna


Hamna memang paham kebiasaan suaminya karena ia tahu bagaimana masa lalu zikri,namun kini ia hanya bisa pasrah,berdoa supaya suaminya tidak kembali ke jalan buruk itu lagi


"O-oke mom,thanks" ucap kai berdiri


"You're welcome,boy" jawab hamna


Kai segera menuju ke pintu utama rumah,namun saat di ruang tamu ia bertemu dengan neneknya yang tengah merajut benang wol


"Heyy kai,mau kemana?" tanya bunda


"E-ehm,aku mau cari dad,oma" jawab kai


"Emang dia kemana?" tanya bunda lagi


"Tadi mom bilang suruh cari di tempat gelap oma,yaudah deh aku mau cari sekarang" jawab kai


"Ya ampun,ga bapak ga anak sama² suka keluyuran malem,hadehhh" ucap bunda menggelengkan kepala


"E-eh aku kan ga keluyuran oma,masa aku kena juga?" ucap kai terkekeh


"Bukan gitu sayang,kakekmu juga ngilang dari habis maghrib tadi,sampai sekarang belum balik² juga" balas bunda memberi penjelasan


"Ooohh,kai kira tadi oma marahin kai juga,hehehe" ujar kai


"Ya enggak dong,kamu kan ga ikutan keluyuran malem kayak kakek sama ayahmu itu" jelas bunda tersenyum


"ibu kamu mana kai?" tanya bunda sebelum kai pergi


"Mom di dapur oma,lagi masak" jawab kai


"Kalo gitu,kai mau cari dad sama opa dulu ya oma,bye" ucap kai langsung pergi


"Hati² nak" pesan bunda langsung dibalas anggukan cepat kai


Kai langsung keluar menuju pintu,saat dibuka angin pun berhembus kencang lumayan dingin,kai tidak mempedulikan hal itu dan langsung pergi ke sekitaran rumah


"Ini mah tempat gelap semua,spesifik nya dimana sih?" gumam kai sembari menggosok² kedua telapak tangannya


Setelah mengelilingi rumah,ia tetap tidak menemukan letak keberadaan ayahnya itu,lalu ia berinisiatif untuk melebarkan area pencarian sampai ke dekat sungai


Ia lantas berjalan menuju tengah² jembatan dan berdiri menatap kota di bawah,perbukitan tempat ia berdiri kini lumayan berkabut,ia menatap tenang sejenak untuk menikmati udara malam


"D-dad?it is you?" ucap kai memastikan karena pencahayaan di sana sedikit remang


"Siapa lagi yang mau berkeliling malam² seperti ini selain aku" jawab zikri


Kai langsung menghampiri ayahnya dan duduk di sebelahnya


"Dad,aku nyariin dad dari tadi" ucap kai


"Kenapa memangnya?ada hal penting?" tanya zikri sembari menatap bintang yang lengang


"iya dad,ini soal opa" jawab kai


"Heh,apa yang pak tua itu katakan padamu?" tanya zikri


"Opa tadi sore bertanya tentang apakah dad mengajarkan hal buruk padaku" jawab kai


Zikri tetap diam untuk menyesuaikan diri,ia sangat marah karena ayahnya telah ikut campur dalam urusan keluarganya


"Ambillah" ucap zikri sembari melempar sebatang rokok


Kai pun menerimanya dan langsung membakarnya


"Dad,i m sorry" ucap kai


"For?" tanya zikri


"Aku sudah berbohong pada opa,maksudku bukannya aku menuduhmu mengajarkan hal buruk padaku dad,tapi aku-


" Stop,i know" ucap zikri memotong ucapan kai


"So,maafkan aku dad" balas kai


"It's okay kai,kadang kau tak harus jujur pada orang,


bahkan padaku,kau bisa saja berbohong jika itu dapat menyelamatkanmu" ucap zikri


"Karena sejatinya,kau sendirian di dunia ini nak,aku,ibumu,nenekmu,bahkan pak tua itu akan pergi suatu saat" sambung zikri


"Dad..


______


(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)


salam hangat


kikiii