
"Byy" panggil maureen pelan
"hmm,iya sayaang,kenapaa?" tanya iqbal
"Aku sayang kamu byy,pak dosen dinginnya aku" ucap maureen seraya menggandeng tangan iqbal
"Aku juga sayang kamu kok,mahasiswi ganjennya aku,hahahaha" balas iqbal tertawa
"Ishh kalo ga ganjen aku nya ga bakal bisa lelehin hati kamuuuuuuu,nyebelin banget sihh" pekik maureen mencubit pinggang iqbal
"Hahahahaha,iyaiyaaa,awas aja ganjen ke dosen lain,nanti aku hukum nyari bahan rangkuman yang banyak" balas iqbal tersenyum menyebalkan ke arah maureen
"ihhh jangan gitu doongg,lagian dosen yang lain udah pada tua,untung aku dapet jackpot nya hihihi" jawab maureen tertawa cekikikan
Mereka pun berjalan² melihat ke berbagai macam toko,akhirnya mereka berhenti di sebuah resto yang menjual makanan seafood karena maureen yang meminta pada iqbal
Saat sedang duduk,iqbal pamit sebentar untuk ke toilet dan saat kembali,ia bertubrukan dengan seorang laki² ,sontak ia terkejut saat melihat siapa yang ditabraknya itu
"LU LAGII???" Ucap iqbal sembari mendorong zikri
"Eh mata lu yang bener dong,tadi cewe lu yang nabrak,sekarang elu,mau ribut nih disini?" ucap zikri kesal
"lah ayo bang*attt" jawab nya seraya tertawa menjitak lagi sahabatnya itu
"Dih anj*ngg,jitak² mulu,sakit beg* kepala gue,sini lu gantian" ucap zikri tak terima karena kepalanya dijitam oleh iqbal terus²an
Saat mereka adu jitak seperti anak kecil,hamna yang kesal karena suaminya tak kunjung kembali pun mencari² zikri,namun yang ditemukannya adalah sang suami sedang saling jitak menjitak dengan sahabat dekatnya itu,lantas hamna menghampiri mereka berdua dan menjewer telinga keduanya dengan kencang
"Sayaaangg sakiiiiittt"
"Na,lepasinn sakittt ehhh"
Mereka berdua terpekik karena kesakitan,lalu hamna dengan kesal bertanya
"Disini mau makan atau mau berantem hah???" tanya hamna galak
Hormon kehamilan membuat hamna sangat berani,tanpa basa basi ia menjewer keduanya dan berseru galak yang membuat pengunjung lain bergidik ngeri melihatnya
"Makan" jawab keduanya kompak
"Yaudah,kak iqbal balik sana makan,Aa' buruan duduk,kalo berantem lagi,aku putusin telinga kalian berdua" ucap hamna melotot galak
Keduanya langsung berlari seperti anak kecil,iqbal terbirit² menuju mejanya dan zikri pun tak berbeda dengan iqbal,sembari duduk ia mengusap² telinganya yang memerah karena dijewer sang istri tadi
"Aa' ,maapin ana yaa,tadi ana tiba² kesel karena liat kalian ribut gituu" ucap hamna yang baru tiba dan duduk di samping suaminya itu
"hmm,iyaa sayaang" jawab zikri tersenyum
"Maapin anaa" ucap hamna seraya memeluk suaminya itu
ia merasa bersalah karena telah menjewer suaminya tadi
"Gapapa sayangg,it's okay,forget that" jawab zikri yang mengerti bahwa hormon kehamilan yang membuat sang istri seperti demikian
Akhirnya mereka memutuskan pindah ke sebelah meja iqbal dan maureen supaya bisa berdekatan
"Kak,tadi kakak ngapain sampai mereka berdua begitu?" tanya maureen berbisik saat hamna duduk disamping nya
Tak lama kemudian makanan pesanan mereka pun tiba,untung zikri dan iqbal tidak berbuat aneh² lagi sehingga mereka berempat makan dengan tenang tanpa gangguan apapun
Setelah semua hidangan telah habis,mereka pun berbincang hangat sebelum berpisah ke tempat masing²,dan saat telah dirasa cukup,zikri pun mengajak istrinya mencari sesuatu dan demikian pula iqbal pada maureen,ia memang tidak mau kalah dari sahabatnya itu
"Yang bayar siapa nih?" tanya iqbal
"sendiri² lah dodol,kan gue cuma nyatu tempat doang" jawab zikri sewot
"Hahahhaha kirain lu lagi baik hati mau bayarin gue" ucap iqbal tertawa
"Pacaran ga modal banget sih lu,yaudah gue yang bayar hari ini,besok mah gantian" balas zikri lagi
"Yeee,ikhlas ga niihhh?nanti ga ikhlas berabe gue nya" tanya iqbal tertawa
"Oh ga mau dibayarin,oke" jawab zikri langsung berdiri
"Lagi pms lu yak?" tanya iqbal
"Gue lakikk,mana bisa pms anjenggg" jawab zikri sembari menjitak iqbal lalu berlari menghindari nya
"shhh sakit bang*attt,sini luu" ucap iqbal langsung mengejar zikri ke luar
Saat keduanya telah keluar dari resto tersebut,maureen masih bingung perihal siapa yang membayar makanan yang tadi,lantas ia bertanya pada hamna yang tengah memperhatikan kedua laki² itu
"Emm,yang bayar siapa nih kak?" tanya maureen ragu
"Kakak aja yang bayar,yaudah yuk" jawab hamna langsung menuju kasir
Saat telah selesai membayar seluruhnya,ia pun mengajak maureen untuk menemaninya berbelanja ke supermarket sekalian untuk mencari berbagai keperluan rumah
"Kita belanja sebentar yuk ren" ajak hamna langsung menarik tangan maureen yang sedang melihat²
"Ayo kak,maureen juga mau beli cemilan buat dirumah" jawab maureen langsung meninggalkan zikri dan iqbal yang tengah mengobrol itu
"Aa' , ana belanja ke dalam sebentar ya,kalo capek tunggu disini aja" ucap hamna memberitahu suaminya sebentar
"Okeee,Aa' tunggu disini ya" jawab zikri
"Matanya dijaga,jangan gatel" ucap maureen pada iqbal
"Gapapa ren,kalo gatel nanti saya tonjok matanya,hahahahaha" ucap zikri menjawab maureen
"Gue tabok lu kalo gitu" balas iqbal kesal
"hahahahahaha..
-------
(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)
salam hangat
kikiii