
"A-anjir,ga salah liat kan gue?" tanya iqbal dalam hati
pipi mama maureen pun langsung merona karena bunga yang diberikan papa maureen itu adalah bunga favoritnya,lantas ia pun memeluk suaminya itu dengan erat
"Sstt,byy,ayo" ajak maureen tiba² mengejutkan iqbal
"ehm,A-anu pa,ma,iqbal pergi dulu ya" ucap iqbal pada papa dan mama
"Ma,pa,maureen pamit yaaa,Assalamualaikum" ucap maureen seraya menarik iqbal keluar
"Waalaikumsalam" ucap keduanya bersamaan
Setelah itu mereka berdua langsung menaiki mobil dan berjalan² sesuai permintaan iqbal tadi
"Kita mau kemana byy?“ tanya maureen
" Jalan² ajaa,aku kangen berdua sama kamu" jawab iqbal tersenyum
"Oh iya,btw tumben papa bawa bunga gitu,ada acara apaan emangnya sayang?" tanya iqbal
"Oohh itu,aku baru inget hari ini hari pernikahan mama papa,jadi papa kayak gitu deh" jawab maureen seraya mengambil ponselnya
"byy" panggil maureen
"Hmm,kenapa sayaangg" jawab iqbal
"semalem kan aku lagi liat² instagram,trus ada postingan tentang makanan gituu" ucap maureen
"Trus?kamu mau?" tanya iqbal
"Hehehe,iyaa,boleh yaa?" pinta maureen
"Okee,kita liat² nanti di mall atau dimana gitu yaa" jawab iqbal
"Yeayyy" pekik maureen seraya memeluk lengan iqbal
Selepas itu mereka berdua memutuskan melihat² mall dulu,saat sedang berjalan² mereka berdua mampir sebentar untuk membeli sneakers kesukaan maureen dan iqbal yang membayar semua belanjaan kekasihnya itu
'brukkk'
Maureen tak sengaja menyenggol seorang pengunjung yang tengah berjalan² juga,sontak ia meminta maaf pada si perempuan yang di senggolnya tadi
"E-eh,maaf kak,ga sengaja" ucap maureen tersenyum
"Iyaa,gapapaa" jawab perempuan itu
"Kamu ga kenapa² kan sayang?" tanya iqbal
"eh?Hamna kan?" ucap iqbal saat melihat ke arah hamna yang tengah membawa belanjaan itu
"Loh,kak iqbal ya" balas hamna tersenyum
"Zikri mana na?kamu sendiri kesini?" tanya iqbal
"Aa' lagi ke toilet kak,ini siapa?" ucap hamna seraya menyalami maureen
"calon istri kakak hehehe" jawab iqbal tertawa
"Oh iya sayang,kenalin ini hamna,istrinya zikri yang waktu itu di rumah sakit pas jenguk nabil" ucap iqbal memperkenalkan maureen pada hamna
"Hai kakk,maaf ya tadi aku ga liat² jalannya" sapa maureen ramah
"Hihihi,gapapa kokk,kalian udah lama pacaran?" bisik hamna pada maureen
"belum lama banget sih kak,tapi dia bilang mau lamar aku secepetnya" jawab maureen tersipu
"Yooo wassap bro,lama amat lu ke toilet,maen solo lu yak?" tanya iqbal menepuk bahu zikri
"Gila ae kali,wong gue dah punya bini,ngapain juga maen solo,elu kayaknya yang gitu mah hahahaha" timpal zikri tertawa
"Anak anj*ng" ucap iqbal seraya menjitak kepala zikri
"sayaang,mau beli apaan tadi kamu?" tanya zikri pada istrinya itu
Melihat itu,iqbal yang merasa iri pun langsung mendekati maureen dan melakukan hal serupa
"Tadi kamu bilang mau beli apa sayang?kita cari yukk" ajak iqbal pada maureen
"Ceilahh,kaga mau kalah mah gitu tuh,hahahaha" ucap zikri pada iqbal
"udaah udaah,sono luu,jangan ganggu vibes romantis gue sama bebeb gue deh" balas iqbal seraya mengibas²kan tangan untuk mengusir zikri
"Yahahahaha romantis doang,hamil kaga ahhayyy pal pale pal palee" jawab zikri meledek sahabatnya itu
"Anj*nggg,awas lu ye,pas halal gue bikin sepuluh buat ngalahin elu ntar" jawab iqbal kesal
"Shutttt,A' ayo ah,berantem mulu" ucap hamna melerai mereka berdua
"reen,kakak pergi dulu yaa,babayyy" ucap hamna pada maureen
"iya kakk,bayyy" jawab maureen
Saat mereka berpisah,maureen bertanya pada iqbal sekali lagi
"Byy,kamu beneran mau bikin 10 anak sama aku?" tanya maureen
"Kalo kamu mau mah,lebih juga gapapa sayaangg" jawab iqbal sembari mencubit hidung maureen
"Ish ga ga gaaaa,kamu doang pasti yang enak,akunya yang sengsara nanti" jawab maureen menggeleng kencang
"Hahahaha,engga lah sayang,sepuluh lebih mah sama aja kayak nyiksa kamu" ucap iqbal tersenyum
"Huum,aku takut byy" ucap maureen pelan
"Itu takdirnya sayang,tapi kamu ga perlu takut,aku janji ga akan pernah ninggalin kamu kok,apapun alasannya" ucap iqbal menggenggam maureen dan mencium tangannya
"Byy" panggil maureen pelan
"hmm,iya sayaang,kenapaa?" tanya iqbal
"Aku sayang kamu byy,pak dosen dinginnya aku" ucap maureen seraya menggandeng tangan iqbal
"Aku juga sayang kamu kok,mahasiswi ganjennya aku,hahahaha" balas iqbal tertawa
"Ishh kalo ga ganjen aku nya ga bakal bisa lelehin hati kamuuuuuuu,nyebelin banget sihh" pekik maureen mencubit pinggang iqbal
"Hahahahaha,iyaiyaaa,awas aja ganjen ke dosen lain,nanti aku hukum nyari bahan rangkuman yang banyak" balas iqbal tersenyum menyebalkan ke arah maureen
"ihhh jangan gitu doongg,lagian dosen yang lain udah pada tua,untung aku dapet jackpot nya hihihi" jawab maureen tertawa
________
(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)
salam hangat
kikiii