Train And Rain

Train And Rain
eps 33 ( malu )



"mana mungkin gue ditampar putri,lagian emang gue ada salah sama dia?" tanya nabil berbohong


"yehh si dodol,CCTV rumah ini masih hidup kok,banyak juga yang mengarah ke elu,tuh,tuh, sama itu tuh satu lagi'' jawab zikri menunjuk ke arah kamera pengawas yang mengarah ke balkon rumah


" wanjirr mampuss" monolog nabil dalam hati


___________


Sementara di kamar,hamna yang baru saja mengganti baju pun terkejut saat ia keluar kamar,putri berlari kencang dan langsung menutup pintu,ia pun segera berjalan menuju kamar tamu itu dan mengetuk nya


'tok tok tok'


''puutt,kamu kenapa?'' tanya hamna di luar pintu


'' puut,putrii,ini teteh loh'' sambungnya lagi


Berhubung pintu itu tidak di kunci,hamna langsung masuk ke dalam dan mendapati putri sedang memeluk bantal sembari duduk


"ya Allah,kamu kenapa sayang?" tanya hamna yang terkejut melihat putri seperti itu


"E-eh teteh,aku gapapa teh,hehehe" jawab putri gugup saat baru menyadari bahwa hamna dari tadi memanggilnya


''cerita sama teteh,kamu kenapa?'' tanya hamna tegas


''aku gapapa teh,seriusan deh'' jawab putri terdesak


''ai teteh teh ga percaya,trus naha kamu teh lari cepet banget ke kamar tadi?'jujur aja puut,teteh janji ga bakal kasih tau siapapun kok'' ucap hamna langsung duduk di samping putri


''Emm,A-anu teh'' ucap putri mencoba untuk jujur


''naha?'' tanya hamna lagi


''M-mas nabil mau cium aku tadi,aku reflek nampar mas nabil teh,aku malu banget'' jawab putri menunduk


''oalaahh,sebentar,teteh tutup pintu dulu'' ucap hamna menuju pintu dan langsung menutupnya supaya tidak ada yang menguping


''sekarang kamu cerita sama teteh,kenapa mas nabil sampai bisa mau cium kamu?padahal kan belum sah hihihihi" tanya hamna terkekeh


"ish teteh mah ah,aku maluuuu'' ucap putri menenggelamkan wajahnya di bantal yang ia peluk tadi


" ai naha kamu teh malu?kan kamu emang suka sama mas nabil?justru seneng dong kalo mau dicium dia" tanya hamna tertawa kecil


"T-teteh tau dari mana?" ucap putri balas bertanya karena terkejut


"tadi Aa' teh ngeliat sama teteh dari CCTV,kamu sampai meluk² mas nabil gituu,lucu tauu hihihihi" ucap hamna saat mengingat kejadian ia melihat pasangan romantis itu melalui kamera pengawas bersama suaminya itu


Sontak muka putri bersemu merah layaknya kepiting rebus dan ia rasanya hendak bersembunyi bahkan di lubang semut sekalipun,ia merasa malu semalu²nya karena ketahuan oleh hamna dan suaminya


''teteehhh,putri maluuu ihhh" ucap putri menghentak²kan kakinya seperti anak kecil


"ulu uluuuu,adek teteh udah gede ternyata yaaa,udah berani meluk² cowo ganteng segala hihihihi" timpal hamna seraya memeluk putri


''Emm,teh hamnaaa" panggil putri


"iyaa,naon?" tanya hamna saat sedang memeluk putri


"teteh jangan kasih tau siapa² yaa,putri malu banget soalnya hehehe" jawab putri tersipu malu


"iyaiyaaa,teteh ga bakal bilang siapa² kok,makanya kamu teh jangan nakal gitu,belum sah juga udah main peluk² aja,hihihi" ucap hamna terkikik geli


"hehehe,maklum teh,kebawa suasana malem yang dingin gituuu" jawab putri melepas pelukannya dengan hamna


"ai kamu teh mau nginep disini?kalo pulang mah udah kemaleman atuh,bahaya anak perawan malem² sendirian di luar" tanya hamna


"yaudah teh,aku nginep disini aja,tapi teteh mau temenin ga?" ucap putri manja


"hmm oke deh,kalo sama Aa' mah bahaya,teteh masih capek ntar diajak olahraga malem lagi,makanya biar aman disini aja hihihi" jawab hamna geli


"ish teteh mah,bikin jiwa jomblo ku ini meronta ingin menikah aja siihh" ucap putri


"makanya nikah atuh,enak,tinggal diem di rumah,duit ngalir sendiri hihihi" jawab hamna tertawa


''emang iya teh?'' tanya putri kaget saat mendengar nikmatnya jadi seorang istri


''iya,tapi ada ga enaknya'' jawab hamna


''apaan teh?'' tanya putri


''yaa,kalo suami kamu lagi nafsu²nya,kamu harus siap² dihajar sampai ga kuat berdiri paginya" jawab hamna dengan nada menyeramkan bagi putri


'glekk'


Putri merinding mendengar jawaban teh hamna tadi,membayangkan nabil yang tadi hendak menciumnya saja pikirannya langsung tak karuan,apalagi saat membayangkan hal itu..


Sementara mereka berbincang di kamar,zikri dan nabil masih bertengkar tentang kejadian tadi di balkon,mereka berdua layaknya tom and jerry yang selalu bertengkar


_


_


_


(jawaban teteh hamna mah bikin dag dig dug aja nihh,putri langsung kepikiran kali yaaa wkwkwk😂


Rate,vote,and follow author supaya makin semangat dalam menulis yaaa)


Happy reading


kikiii