Train And Rain

Train And Rain
eps 71 (Tiba di mansion 2)



"why dad?apa itu masalah serius?" kai mencoba bertanya pada zikri


"Your mom" balas zikri pelan


"M-mom??apa aku punya ibu dad?" tanya kai terkejut


"Yeah,my wife,she is your mom kai,dia sedang dalam masalah sekarang" ucap zikri menjelaskan


"D-dimana mom sekarang dad?" tanya kai geram


"Dia sedang di kamar,dia tidak apa² sekarang kai" jawab zikri


"L-lalu?apa masalah yang membuat mom dalam masalah dad?" tanya kai lagi


Zikri terdiam,ia mengeluarkan rokok dari sakunya dan menawarkan pada kai


"Kau mau?" ucap zikri menawarkannya pada kai


Kai menerimanya dan langsung menyalakannya,lalu ia kembali menanyakan perihal ibu angkatnya itu


"dad,bisakah kau jawab pertanyaanku tadi?" tanya kai sembari menghembuskan asap rokok itu ke udara


"Saat itu,satu setengah tahun yang lalu aku memiliki seorang kolega bisnis,namanya frans,dia seorang laki² tua yang lumayan kaya pada saat itu.." ucap zikri memulai ceritanya


"Semua masalah berawal dari dua bulan setelah pernikahanku dengan ibumu kai,dia mengundangku untuk menghadiri makan malam yang diadakan di sebuah restoran yang baru dibuka miliknya.." sambung zikri


Kai tetap dengan takzim,dia mendengar cerita zikri dengan seksama agar tidak ada bagian yang terlewat dari telinganya


"Aku juga mengajak istriku untuk datang malam itu,agar para undangan lain tahu status baruku,saat sedang menikmati makan malam itu,aku melihat bahwa frans sebenarnya tertarik dengan istriku kai.." sambung zikri lagi


"Maka semenjak saat itu,aku selalu menangkap banyak mata² mencurigakan di dekat istriku berada,dan benar saja,tepat 5 bulan lalu frans menculik istriku,namun beruntungnya saudara sepupuku menggagalkannya dan memojokkan dia di sebuah gedung tua,awalnya aku hendak membunuhnya disitu,namun aku berpikir untuk memaafkannya,aku berharap setelah aku maafkan,ia menjadi baik dan meminta maaf padaku.." ucap zikri seraya mengisap rokoknya dalam²


"Tapi ternyata sebaliknya,dia makin menjadi² untuk mendapatkan istriku,kini ia bagai menghilang ditelan bumi,tapi aku takut ia muncul dan langsung melakukan hal itu lagi saat aku lengah" ucap zikri mengakhiri ceritanya


"Izinkan aku menjaga mom untukmu dad" ucap kai setelah menghabiskan rokoknya


"Justru itulah alasan aku memintamu kesini nak" ungkap zikri pelan


Kai diam mencerna ucapan zikri barusan,walau ia tak memiliki hubungan darah dengan zikri,tapi ia merasa kalau ini adalah saat yang tepat untuk membalas budi


"Nope,kau tidak perlu meminta hal itu dad,aku akan menjaga mom dengan sukarela,karena ini keinginanku sendiri" ucap kai dengan mantap


Setelah itu mereka pun berbincang² santai dan obrolan mereka berakhir saat salah seorang maid menyampaikan pesan hamna dari kamar


"Tunggu disini kai,aku akan memperkenalkan istriku" ucap zikri sembari berjalan pelan menuju kamar


"Oke dad" jawab kai


Zikri pun berjalan menuju kamar dimana istrinya tengah merajuk karena ditinggal,lalu dengan sabar ia menenangkan sang istri dan duduk disampingnya


" Aa' mah ish,ninggalin mulu" ucap hamna cemberut


"Ya kan kamu masih tidur sayang,ga mungkin aa' bangunin kamu" jawab zikri tersenyum


"Ihh ana gamau tau ah,pokoknya ngambek" ucap istrinya memalingkan wajah


Zikri paham betul mengapa istrinya seperti itu,hormon kehamilan pastilah membuat perasaan istrinya naik turun,jadi ia lebih memilih untuk mengalah dan menenangkan istrinya saja


"Ngomong doang ga diulangin lagi,tapi kenyataannya pasti di-


Lagi² zikri lebih memilih membungkam mulut istrinya dengan bibir miliknya,hamna melotot dan perlahan membalas ciuman itu dengan ganas


Setelah cukup lama berada di dalam suasana panas itu,zikri melepaskan bibirnya dan tersenyum ke arah sang istri


" Ga marah lagi kan??" tanya zikri dengan seringai lebar


"Hehe engga" jawab istrinya sembari memeluk zikri


"Kita ke luar yuk,aa' mau kenalin anak aa' ke kamu" ajak zikri


Hamna terkejut mendengar perkataan zikri,hatinya sangat sakit mendengar ucapan zikri yang bagai tak berdosa saat mengatakannya,ia langsung berpikir kalau zikri punya anak dari wanita lain,ia langsung menangis dan mendorong zikri untuk menjauh


" Aa' jahat,huhuhuhu..


" A-Aa' kok tega khianatin ana..


"Ana benci sama aa' ,pergi sana,pergiiiii...


Zikri juga terkejut karena tiba² didorong oleh istrinya


" Eh?kok nangis?" ucap zikri sembari memeluk hamna


"Pergiiiii,pergi sana.. " ucap hamna dengan tangis yang makin menjadi²


"Sayang,dengerin aa' dulu" ucap zikri kalang kabut


"PERGI SANA.." Pekik istrinya makin marah


Zikri mulai menyadari kesalahannya dalam mengatakan hal itu,dengan tenang ia mulai berdiri dan membaca pikiran istrinya


"Bangsat,gue salah ngomong ternyata,hahahahaha" gumam zikri dalam hati


Hamna makin dibuat marah karena bukannya pergi,zikri malah tersenyum menatap ke arah dirinya,ia langsung mendorong zikri ke arah pintu dan langsung menguncinya dari dalam


Tapi zikri tetaplah zikri,ia langsung membuka pintu itu dengan keahliannya dan langsung tertawa memeluk istrinya yang masih menangis sesenggukan di pinggir ranjang


"Sayaang,cup cup cup..


" Udah yaa,makanya dengerin aa' dulu.." ucap zikri membelai rambut istrinya


"A-aa' tega sama ana,Aa' j-jahat,ana ma-mau ke bunda aja,minggir sana..." ucap hamna seraya melepas pelukan zikri dan hendak berdiri


"Eh...


**


(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)


salam hangat


kikiii