
FLASHBACK ON
" Berani ganggu dia,gue bikin kalian menyesal" ucap zikri seraya bersandar di tembok dan memainkan pulpen miliknya
" Gausah sok jagoan deh lu,kalo berani mah sini hadepin gue" jawab salah seorang anak yang tengah membully nabil
"Cih,jangan mikir mentang² kalian bertiga trus gue takut" jawab zikri tersenyum menyebalkan
"Berisik lu tolol,maju sini" ucap anak yang lainnya kesal seraya melompat dan hendak memukul zikri
Dengan santai zikri membuka permen kesukaannya lalu menggeser badannya dua senti ke kiri
'Gubrakk'
Anak yang pertama terjatuh karena pukulannya tidak mengenai zikri dan terdengar suara mengaduh kesakitan
"Kalo mukul sambil lompat,usahain jangan terlalu jauh jangkauannya,trus kaki yang jadi tumpuan harus bener² kuat" ucap zikri pada anak yang terjatuh itu dengan tertawa
"Gini nih" sambungnya seraya melompat ke anak yang kedua
'Bukk,krakkk'
"S-sakiiitt" pekik anak yang kedua memegangi tangannya yang digunakan untuk menangkis pukulan kencang zikri tadi
"Nahh gituu,usahain minimal patah lah anggota badan targetnya" ucap zikri pada anak yang pertama yang terkejut saat melihat serangan tiba² zikri pada temannya itu
"Mau nyoba ga? Gratis nih buat kalian" tawar zikri seraya tersenyum menaik turunkan alisnya
"A-ampun" jawab anak itu seraya berlari mengajak kedua temannya untuk kabur
"Ck,mentang² lama disini,seenak jidat aja main bully² orang lain" gumamnya saat melihat ketiga anak itu berlari menjauh
"Woi minus,gapapa lu?" Ucap zikri pada nabil
Yap,zikri memang awalnya memanggil nabil dengan sebutan itu karena ia melihat nabil memakai kacamata minus dengan frame lebar,jadilah ia memanggil nabil dengan sebutan 'minus'
"Eh,G-gapapa,makasih ya" jawab nabil masih ketakutan saat melihat adegan tadi
"Gue zikri,anak baru disini" ucap zikri seraya mengulurkan tangan untuk membantu nabil berdiri
"E-eh nama aku nabil" jawab nabil seraya menerima uluran tangan zikri dan berdiri membersihkan celananya
"Aku?seriusan?" tanya zikri tidak percaya
"Yaaa,gapapa sih,cuma agak aneh aja dengernya hahaha" jawab zikri tertawa
"Ohh,makasih sekali lagi ya,aku ke kelas dulu" ucap nabil seraya pamit menuju kelasnya
"Oke" balas zikri singkat
FLASHBACK OFF
Zikri tersenyum mengingat awal pertemuannya dengan nabil,ternyata banyak sekali ia menerima pembullyan sebelum ada zikri di sekolah itu,untung saja semenjak kejadian itu tak ada lagi yang berani mengejek ataupun membully nabil lagi
"Bocah sialan,andai waktu itu ga masuk sekolah itu,gue ga akan ketemu tu anak kali yak,hahahaha" gumam zikri seraya tertawa kecil
Akhirnya malam pun tiba,putri dan zain yang telah selesai dari jalan² mereka pun segera menuju rumah putri
Begitu pula dengan nabil,saat malam mulai larut,ia pun langsung menuju rumah zikri lalu menekan bel dari pagar
"Eh mas nabil,silahkan masuk mas" ucap pak darwis seraya membuka pagar
"zikri ada pak?" tanya nabil
"Ada mas,tuan zikri lagi nunggu di lantai atas,masuk aja mas" jawab pak darwis sopan
Nabil langsung berjalan menuju pintu utama,dengan segera ia pun membukanya lalu berjalan menaiki tangga menuju lantai atas,lalu sebelum itu ia menuju kamar mandi sebentar untuk mencuci muka
"Lama amat,ini rumah gue yang kegedean apa emang elu jalan nya lambat cuy? " tanya zikri yang sedang menghisap rokoknya itu
"Elaah,sok²an ngerokok,paling ketauan mah langsung takut kan ama bini lu" balas nabil sembari duduk
"Dih bini doang,ngapain takut coba,hahahahaha" jawab zikri tertawa
Saat sedang asyik tertawa,nabil baru menyadari sejak tadi hamna berdiri di belakang mereka,sontak ia merinding karena melihat sebilah rotan yang dibawa istri zikri tersebut
'Glekk'
\*\*
(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)
salam hangat
kikiii