
"Cuci piring yaaaa" ucap ibunya sekali lagi seraya kepalanya muncul dari balik pintu
"Ihhhh ibu mahh,udah sanaaa sanaaa" jawab putri sebal
"Hahahahaha makanyaa,anak perawan kok males²an kayak lagi hamil" ucap ibu putri
"Emang iya lagi hamil" jawab putri asal²an
"APAAA???" Pekik ibu putri
"E-eh engga bu,putri bercanda doang kok hihihi" jawab putri sebelum celotehan ibunya meledak kemana²
"Ih ibu mah juga lagian,udah keburu rame ini mah ke pasar kalau ga berangkat juga" ucap putri
"Iyaiyaa" jawab ibunya langsung keluar menutup pintu
"Fyuhh,jadi males lanjutin tidur nih,yaudah lah" gumam putri langsung duduk dan menuju ruang tamu seraya malas²an di sofa
Saat sedang tiduran,ia teringat untuk menghubungi nabil karena ia rindu dengan sosok masinis itu,ia pun segera mencari nomor nabil lalu menghubunginya
'Drrtttt'
"Eh bentar ya za,ada yang nelpon nih" ucap nabil beranjak pergi sebentar karena ponselnya bergetar
"Okee,santai aja bang,kita masih lama kok berangkatnya" jawab reza dengan mulut penuh makanan
Mereka memang sedang sarapan bersama di stasiun,karena waktu berangkat masih lama,jadi mereka berdua memutuskan untuk mengisi perut di rumah makan dekat stasiun
"Assalamualaikum mas" ucap putri kegirangan karena akhirnya panggilannya terjawab
"Waalaikumsalam put,ada apa?" tanya nabil pelan
"Ehmm,ga ada apa² kok mas,putri cuma kangen aja udah lama ga denger suara mas,hehehe" jawab putri mesem²
"Ooh" nabil ber 'oh' singkat
Putri agak sedih mendengar jawaban nabil,karena biasanya nabil akan antusias saat ia menghubungi nya
"Ehmm,mas udah makan?" tanya putri mengalihkan pembicaraan
"Udah kok,kamu gimana?udah belom?" tanya nabil dengan nada datar
"Belom nih mas,lagi nunggu ibu pulang dari pasar hehe" jawab putri sedikit senang
"Hmm,gituu" jawab nabil lagi
Putri merasa ada yang salah dengan nabil,ia berpikir apakah nabil menemukan wanita yang lebih baik darinya,ia pun makin sedih membayangkan andai hal itu jadi nyata
"Mas" panggil putri pelan
"Iya,ada apa lagi?" tanya nabil
"Mas kenapa agak beda sekarang?" tanya putri sendu
"Engga kok,gapapa" jawab nabil
"Mas,putri mau-
" Eh udah dulu ya put,mas mau berangkat nih,Assalamualaikum" potong nabil sembari mematikan panggilannya
"Waalaikumsalam" jawab putri pelan walau panggilan itu telah dimatikan oleh nabil
"Mas nabil apa udah nabrak mahasiswi yang lebih cantik dari aku mungkin ya?" tanya dirinya dalam hati
Ia pun tersenyum saat mengingat hal itu,tapi senyumannya langsung memudar karena panggilan tadi,ia merasa sedih saat nabil mulai menjauh darinya
"Mas nabil.." panggil putri lirih
______
"Udah bang nelponnya?" tanya reza sembari meminum air mineral yang ada di meja
"Udah nih,tungguin gue dulu napa,lagian makan cepet banget sih lu za,hahaha" ledek nabil
"Yee,namanya juga laper,kalo bisa mah gue makan sama piring²nya bang,hahahahaha" balas reza tertawa
Setelah selesai mengisi perut,mereka bergegas menuju stasiun kembali untuk briefing singkat,lalu naik ke kereta yang sudah ditentukan
Ketika di dalam kereta,reza iseng mencomot topik yang nabil sendiri pun terkejut mendengarnya
"Omong² hubungan lu sama cewek itu gimana bang?" tanya reza
Nabil yang sedang termenung pun tidak fokus mendengar pertanyaan reza
"Bang..
" Woii bangg.." panggil reza sembari menepuk bahu nabil
"E-eh kenapa za?" tanya nabil bingung
"Yehhh,kalo bengong mah mending di rumah aja bang,bahaya buat penumpang nanti" ucap reza
"Hehehe maap atuhh" jawab nabil terkekeh
"Nanya apaan tadi?" tanya nabil lagi
"Hubungan lu sama cewek itu gimana sekarang?" ucap reza mengulangi pertanyaannya
"Ohh itu.. " jawab nabil tertunduk
"Baik² aja sebenernya mah za,tapi sekarang dia mungkin lagi sibuk kayaknya,jadi kurang komunikasi deh" sambung nabil
Reza merasakan gelagat aneh saat mendengar jawaban nabil tadi,ia yakin bahwa ada yang tidak beres dengan rekan kerjanya yang satu ini,lalu ia bertanya lagi
"Kalo ada masalah,mending jujur aja bang" gumam reza
"Hahaha ga ada lah,lagian masalah apaan juga yang bisa misahin gue sama putri,ada² aja sih lu" jawab nabil berbohong
"Hmm,gue ngerasa kayak ada yang aneh aja sih bang,tapi ternyata emang ga ada apa² toh,hahaha" balas reza tertawa pelan
'Deghh...
*****
(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)
salam hangat
kikiii