Train And Rain

Train And Rain
eps 12 (hadiah terindah)



"Andai senyum itu menjadi milikku selamanya.." Gumam nabil dengan suara pelan


"Apa mas?mas tadi bilang apa?" Tanya putri


"Ehhh,e-enggak kok,ayok kita jalan" Ucap nabil mengalihkan pembicaraan...




saat matahari mulai meninggi dan waktu menunjukkan pukul 10,mereka berdua pun duduk di taman untuk beristirahat sejenak



"kamu memang asli sini put?" tanya nabil sembari mencari topik pembicaraan



"enggak mas,aku asli minang,kebetulan aku kuliah di kota ini,jadi aku menetap deh disini" jawab putri sembari tersenyum ke arah nabil



melihat hal itu,semua topik yang dipersiapkan oleh nabil matang² pun buyarr seketika,dan ia mulai akan terbang kembali ke langit ketujuh,untungnya saat baru di langit ketiga,putri segera menepuk bahu nabil yang membuatnya sontak tersadar



"mas,istighfar,gaboleh sering bengong ih" ucap putri cemberut



"m-maaf put,gatau kenapa,waktu mas liat senyum kamu,bawaannya melayang mulu hehehe" jawab nabil



putri yang awalnya cemberut pun mulai tersipu malu mendengar kata - kata yang nabil ucapkan tadi..



"hayooo,bengong juga nihh" ucap nabil mengagetkan putri dari lamunannya



"astaghfirullah maaass,ngagetin aja ih" ucap putri cemberut



melihat wajah imut milik putri,nabil pun teringat pada surah ar-rahman yang berbunyi 'maka nikmat tuhanmu yang mana lagi yang engkau dustakan'


sungguh menyejukkan wajahnya bila ditatap,tapi apalah daya jika itu bukan miliknya..



(mengsedih dulu guys,lucu liat si nabil sama putri main bengong²an wkwkkwkw)



"mas pulang yuk" ajak putri



"udah hampir siang nih,aku ada jam kuliah siang soalnya" sambunya lagi



"oh yaudah ayo deh,mas juga ada urusan nanti siang sama teman mas" jawab nabil



mereka pun berpisah didepan rumah putri,nabil segera pamit menuju rumahnya dengan bahagia sampai bersenandung ria menuju rumahnya



"dek nabil tumben nih nyanyi² segala,lagi bahagia ya dek?" timpal salah seorang tetangga yang lewat didepan rumahnya



"iya bu hehehe" jawab nabil dengan bahagia



pertemuannya dengan putri kembali pun akan selalu diingatnya,dan ia pun segera menghubungi zikri untuk menanyakan kapan mereka akan pergi ke dealer



"woi zik,kita kapan perginya nih?" tanya nabil



"hemm,abis zuhur aja deh,gue ngantuk banget Zzzzzzzz " jawab zikri setengah sadar




"mas nabil,tadi aa' bilang berangkatnya habis zuhur" kata istrinya



"oh makasih dek,yaudah,assalamualaikum" jawab nabil



"waalaikumsalam" balas istrinya zikri



saat telah mematikan telepon,istrinya iseng untuk membangunkan zikri



"ayangg banguunn" ucapnya seraya mencubit pipi zikri



"ntar lagi ah yangg,aku ngantuk bangett" ucap zikri berbalik memeluk pinggang istrinya



"aku ............. " bisik istrinya di telinga zikri



"HAHHH YANG BENER???" ucap zikri yang melompat dari kasur



"enggak sih,cuma bohongan hihihihi" jawab istrinya sembari berdiri ke arah meja rias



"ish yaaangg,yg bener ih?" ucap zikri memastikan dengan mode memelas



"beneran ikiiii" ucap istrinya sembari membuka laci dan mengambil sesuatu



"tuh kamu ngambil apaan?" tanya zikri sangsi



"aku cuma ngambil lipstick doang kok" ucap istrinya seraya memperlihatkan sebuah kotak lipstick berwarna merah itu



"ga mungkin cuma lipstick doang,pasti ada yang lain ah" kata zikri lagi



"nih kalo kamu gak percaya,lihat aja sendiri" ujarnya seraya menyodorkan kotak tersebut



"iya juga sih,cuma lipstick" gumam zikri dalam hati



"iya kan ku bilang apa,itu tuh cuma lipstick" ucap istrinya sembari menahan tawa



saat istrinya membuka kotak itu,memang isinya hanyalah lipstick biasa,tapi saat istrinya menjatuhkan kotak itu,sebuah kertas kecil keluar dari dalamnya



zikri awalnya tidak menyadarinya,sampai saat istrinya meminta ambilkan kotak tersebut ia pun menyadari sesuatu



"eh?apaan ini?" tanya zikri pada istrinya



"K-KAMU....



(Sippp gantung lagiii wkwkwkwk,sabar yaaa,author up ny cepet kok😂🤣)