Train And Rain

Train And Rain
eps 17 ( berkunjung )



Setelah kepergian zikri,ia masih duduk di tempatnya tanpa ada niat ingin kembali pulang sedikitpun..


"kayaknya gue harus segera lamar dia deh,gue gamau bikin kejadian dulu terulang lagi" monolognya dalam hati


"Oke,besok gue akan langsung ke rumah dia secepatnya..


Dan di sebuah kamar,putri tengah asyik membaca novel kesukaannya,disela - sela membacanya,ia teringat pada kejadian tadi pagi,dimana sang dosen baru itu menanyakan hal yang menurutnya kurang berbobot untuk seorang dosen


" lagian ngapain juga ya itu dosen nanyain aku udah punya pacar atau belum?" pikirnya dalam hati


tiba²,ponselnya berdering dan ia segera mengangkatnya


"assalamualaikum reen,kenapa nelpon malem² gini?" tanya putri


"putri sayaangg,boleh ga aku nginep dirumahmu malam ini?" jawab maureen


"boleh reen,tapi siapa yang nganterin kamu kesini nanti?" tanya putri lagi


"ga perlu di anter put,aku udah didepan pintu rumahmu kok" jawab maureen


"lah?kok cepet banget,yaudah sebentar aku buka pintu dulu" jawab putri sembari berjalan menuju pintu utama


"cepetan ya put,dingin nih,hehehe" jawab maureen


setelah mematikan telepon,putri segera membuka pintunya dan menyambut maureen,tetapi saat ia hendak mengunci pintu lagi,ia mendengar suara ibunya bertanya


"siapaa itu nakk?" tanya ibunya dari kamar


"maureen buu,dia mau nginep disini,boleh kan?" jawab putri


"Ooh boleh kok,tapi jangan lupa kunci pintu lagi ya nak" ucap ibunya


"iya buu" jawab putri


Setelah mengunci pintu dan mematikan lampu ruang tamu,ia segera menuju kamarnya untuk menyusul maureen yang telah masuk duluan


"boleh put sama ibumu?" tanya maureen memastikan


"enggak boleh reen,kamu disuruh pulang,kata ibu takut nanti bahan makanan di rumah bisa habis kamu makan malem²" jawab putri sembari menahan tawa


"iiiiii kamu mah ah,lagian aku mah modal kali kalo nginep ke rumah orang" balas maureen seraya membuka plastik besar yang dibawanya tadi


"emang kamu sering nginep di rumah orang reen?" tanya putri


"ini aku kan nginep di rumah orang maimunaaahhh,masa kamu ku anggap hantu sih" jawab maureen sembari mengunyah keripik yang dibelinya tadi


"eh iya yak hehehe" balas putri


"lagian kamunya juga,tumben²an keinget nginep di rumahku" sambungnya lagi


"aku tu lagi seneeenggg banget putt,tadi siang tuh pak dosen ganteng mau nemenin aku makan siang" jawab maureen sembari mengingat kejadian tadi siang


"pak dosen ganteng?? pak iqbal maksud kamu? " tanya putri lagi


"yaiyalah putriiii,emang siapa lagi dosen yang ganteng selain pak iqbal haahhh" jawab maureen


"Emm,pak harjo atau pak teguh mungkin" balas putri sembari tertawa


"idihh,udah tua peyot begitu dibilang ganteng,matamu buram kayaknya put" timpal maureen yang ikut tertawa


Mereka berdua tertawa kencang malam itu,tapi tak lama kemudian,sesuatu yang mengejutkan pun terjadi


'BRAKKK' suara pintu kamar putri di pukul kencang oleh seseorang


"kalian berdua kalau berisik lagi,ibu suruh tidur di luar nih ya" ancam ibu putri sembari mendobrak pintu kamar


"I-iya buu,maaf tawa kami terlalu kencang" jawab putri cekikikan


"yaudah ah,aku mau tidur dulu,takut ibumu marah lagi" ucap maureen berbisik pada putri


"iya aku juga,mumpung besok kuliah siang,bisa tidur sepuasnya deh" jawab putri


"goodnight siputt" ucap maureen tertawa pelan


Dan mereka pun tidur dengan lelap,saat hari mulai cerah,tiba² putri dikejutkan oleh suara seseorang yang memanggil di depan rumahnya


"permisiii,apa ada orang?" tanya iqbal yang berdiri di depan pintu rumah putri


"eh nak ganteng,cari siapa nak?" tanya ibu putri yang kebetulan tengah menyapu rumah


"saya mau mencari putri bu,apa benar ini rumahnya?" tanya iqbal sopan


"Oo putri itu anak ibu,saya ibunya putri" jawab ibu putri


Mendengar hal itu,wajah iqbal yang awalnya cool pun berubah sumringah karena di depannya kini ada ibu dari wanita yang disukainya


"O-oh,perkenalkan bu,saya iqbal dosen di kampus putri" ucap iqbal memperkenalkan diri


"Owalahh dosen muda rupanyaa,udah ganteng pinter pula,haduhhh" jawab ibu putri


"oh iya,mari masuk nak iqbal,biar ibu panggil putri dulu di kamarnya" sambung ibu putri seraya mempersilahkan masuk


"terima kasih bu" jawab iqbal sembari masuk dan duduk di sofa ruang tamu itu


Ibunya pun langsung memanggil putri yang baru selesai mandi


"siapa bu?" tanya putri


"Katanya dosen kamu di kampus nak,namanya iqbal" jawab ibunya


"loh pak iqbal?? ngapain pagi² kesini?" monolog putri dalam hati


"kamu temui dia di depan gih,ibu mau buat minum dulu" ucap ibunya sembari berjalan menuju dapur


"iya bu" jawab putri


Setelah memakai pakaiannya,putri bergegas menuju ruang tamu untuk menemui sang dosen,untungnya maureen belum bangun,jika sudah bangun,putri tak bisa membayangkan betapa berisik nya maureen saat menyambut kedatangan dosen itu


"S-selamat pagi pak,ada urusan apa ya yang membuat bapak mendatangi rumah saya?" tanya putri gugup


"Oh,selamat pagi juga,by the way jangan panggil saya pakai sebutan 'bapak' ,ini bukan area kampus" jawab iqbal sembari melirik ke arah putri


"panggil saya 'mas' atau langsung nama juga boleh" sambungnya lagi


"ehm A-anu pak,eh mas maksudnya,kalo saya boleh tau,tujuan m-mas iqbal datang kemari apa ya?" tanya putri agak canggung


"Tidak ada,saya cuma ingin me-


" Naahh,nak iqbal,ini diminum dulu teh nya,sama gorengannya dimakan juga sekalian" ucap ibu putri yang memotong perkataan iqbal tadi


"oh baik bu,terima kasih sekali lagi" jawab iqbal tersenyum ramah pada ibu putri


"yasudah,ibu tinggal dulu ke pasar yaa,kalian jangan macem² di rumah,kecuali kalo udah sah hihihihi" ucap ibu putri sembari berjalan menuju kamar


Mendengar perkataan ibu putri tadi,iqbal serasa mendapat lampu hijau untuk segera melamar putri secepatnya


"baik bu,secepatnya saya sah kan nanti" jawab iqbal pada ibu putri


putri yang juga mendengar kata² keduanya pun terkejut melihat respon yang diberikan oleh dosennya itu..


"ehm,maafin kata² ibu ya pak,eehh m-mas maksudnya" ucap putri seraya menutup wajahnya karena malu


"hahahaha gapapa kok,tandanya ibu kamu merestui kalo saya menjalin hubungan denganmu" jawab iqbal senang


"Hah? maksud mas gimana?????


_


_


_


(yuhuuuu lumayan gercep yaa pak dosennya,waduh bahaya nih,bisa² mas nabil bakalan ngamuk deh kayaknya wkwkwkwk


makanyaaa,pantengin teruss kisah nya yaa,kritik and saran juga bakal membangun author kedepannya lagii🥰🥰)