Train And Rain

Train And Rain
eps 44 ( putri dan zain 2 )



tap


tap


tap


Suara langkah kaki yang amat pelan terdengar ditelinga nabil,sayup² ia melihat putri yang terikat di sebuah bangku,ia hendak berdiri untuk membantu putri,tapi ia tak bisa menggerakkan tubuhnya, bahkan jari²nya sekalipun..


"Putt,Putriiiiiii" teriak nabil panik


Ia melihat seorang laki² berjalan mendekati putri dengan membawa sebilah pisau besar,nabil yang melihat itu pun makin belingsatan untuk bergerak,namun ia bahkan tak bisa menggerakkan kakinya untuk berlari ke arah laki² itu


"Jangan dekati dia br*ngsek" teriak nabil


Namun laki² itu tetap berjalan ke arah putri dan tak menggubris teriakan nabil,seakan tuli dan tak peduli, saat laki² itu telah sempurna berada di depan putri,nabil merasa dirinya bisa bergerak,sontak ia berlari dengan kencang untuk menyelamatkan putri,namun terlambat,pisau itu telah berada di atas perut putri dan segera menghunjam ke arahnya


'crashhhhhhh'


'TIDAAAAAKKKKK'


Darah segar mengalir dari badan mungil putri,badan wanita dan laki² itu makin menyusut dan perlahan hilang meninggalkan dirinya sendiri..


Nabil yang kini hanya melihat putih di sekelilingnya pun berlari ke sembarang arah untuk mencari jalan,namun tiba²...


'KRIIIIIIIIIIINGGGGGGGGG'


Suara jam weker itu mengejutkan dirinya yang tengah berada di alam mimpi,ia langsung terbangun dengan napas menderu kencang,kening nya sampai berkeringat karena mimpi tadi


"hosh,hosh,hosh...


" astagfirullah,kok mimpi nya serem banget ya?" gumam nabil seraya mematikan jam weker nya


"ish ga boleh gini ah mikirnya,aku takut putri kenapa²" sambungnya seraya menghapus ingatan itu


Nabil pun segera bangun dan merapikan tempat tidurnya,setelah itu ia bergegas mengambil wudhu dan mulai memakai pakaian shalatnya


.............


"ya Allah,aku sesungguhnya mencintai mas nabil,tapi aku juga tidak ingin menyakiti hati kak zain" ucap putri dalam doa nya setelah melaksanakan tahajjud malamnya


"Hamba tahu ya Allah,kak zain memiliki segalanya,bahkan lebih dari sempurna,tapi jujur aku tidak mempedulikan itu semua ya Allah" sambungnya lagi


"hamba telah mencoba untuk meyakinkan diri ya Allah,tetapi ini sangat sulit,namun hamba akan tetap percaya pada janjimu ya Tuhan,setidaknya hamba akan tetap berusaha jadi makhluk yang baik" ucapnya lagi


FLASHBACK ON


"udah selesai makannya put?" tanya zain


"sebentar,kakak bayar dulu" ucap zain seraya menuju kasir untuk membayar makanan tadi


"oke selesai,ayo pulang" ajak zain pada putri


Akhirnya mereka kembali menyusuri jalanan kota yang lumayan padat karena jam pulang kerja,tiba² putri nyeletuk


"macet banget sore ini,aku khawatir soalnya tadi siang pergi ga bilang sama ibu" gumam putri


"gapapa,nanti kakak yang jelasin kenapa kamu pulangnya lama kok put" ucap zain


Saat di jalan,mobil zain jelas yang paling menonjol diantara pengguna jalan lainnya,mobil berwarna hitam merah itu jelas terlihat sangar di jalanan kota sore itu,banyak pengguna motor yang berdecak kagum dan sedikit menjauh dari mobil zain,mereka takut menggores atau menyenggol mobil berharga ratusan juta itu


"put,kakak boleh gak minta nomor ponsel kamu?" tanya zain


''boleh kak,nanti di rumah ya,kakak kan lagi bawa mobil" jawab putri seraya melanjutkan membaca novel online nya


"sekarang aja,nih ponsel kakak,kamu tulis aja disitu,gak dikunci kok" ucap zain seraya memberikan ponselnya pada putri


"oooh,yaudah sini" jawab putri mengambil ponsel itu dari zain dan mengetik nomor ponselnya


"Udah nih kak'' ucap putri seraya memberikan lagi ponsel tersebut


" kamu kasih apa nama kontaknya?" tanya zain


"putri kak" jawab putri polos


"loh kok putri doang?" tanya zain lagi


"trus apaan lagi kak?" tanya putri


"calon masa depanku" jawab zain santai


"kakakk ihhh.....


_


_


_


(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)


salam hangat


kikiii