Train And Rain

Train And Rain
eps 82



"So,maafkan aku dad" balas kai


"It's okay kai,kadang kau tak harus jujur pada orang,


bahkan padaku,kau bisa saja berbohong jika itu dapat menyelamatkanmu" ucap zikri


"Karena sejatinya,kau sendirian di dunia ini nak,aku,ibumu,nenekmu,bahkan pak tua itu akan pergi suatu saat" sambung zikri


Kai pun dengan takzim mendengarkan kalimat yang dilontarkan oleh ayahnya,dan akhirnya ia memberanikan diri untuk bicara


"Dad,boleh aku bertanya sesuatu?" tanya kai


"Hm?" ucap zikri sembari menatap ke perkotaan di bawah sana


"Apa kau sendirian selama ini?" tanya kai pelan


Zikri sudah tau pertanyaan kai,karena ia memang sudah membaca pikiran anaknya sedari awal memberikan rokok tadi


"Fuhhhh" zikri menghembuskan asap rokoknya ke udara


"Ya,aku tidak punya siapapun sedari kecil" ucap zikri


"Why dad?you have oma and opa,kenapa kau masih merasa sendirian?" tanya kai


Zikri diam,ia sedang memikirkan kalimat yang pas untuk menjawab pertanyaan kai dan akhirnya..


"Kehidupanku buruk sedari dulu nak,aku tidak sepertimu yang memang dari awal tidak punya orang tua,aku mempunyainya,tapi aku tidak mendapatkan kasih sayang mereka,itu lebih menyakitkan daripada tidak punya orang tua" jawab zikri


"Sejak kecil aku adalah manusia tak berguna yang selalu jadi bahan rundungan teman²ku yang lebih kuat" sambung zikri


"Aku membencinya,lantas aku pergi meninggalkan semuanya,terlebih setelah ibumu itu mengatakan kalau dia membenciku dan ingin aku mati saja" ucap zikri


"M-mom membenci dad?bukannya kalian selalu saling menyayangi?mengapa mom mengatakan itu pada dad?" tanya kai


"Itu privasiku nak,kau cukup hanya tahu kalau dia dulu membenciku,itu saja" jawab zikri


"B-baiklah,apa kau bisa melanjutkan ceritamu?" tanya kai


"Setelah hamna pergi dariku,hidupku makin kacau, lalu kakekku merasa prihatin karena kegelapan selalu berpihak padaku,ia lantas menyuruh ayahku untuk mengirim aku ke kampungku" jawab zikri


"Setiba aku di rumah beliau,kakek langsung memelukku dan menepuk bahuku pelan sembari berucap 'kegelapan tak selalu jahat' ,dan dia pun mengajarkan aku tentang arti kegelapan sebenarnya" sambung zikri


"Ayah dan bundaku awalnya tidak suka melihat perubahanku selama itu,mereka lantas menjemputku kembali dan membawaku pulang,tapi terlambat,aku sudah menamatkan pelajaran tentang kegelapan itu dari kakekku,dan ketika umurku tepat 17 tahun,kakek pergi selama lamanya,hanya aku yang mengetahui dimana pusaranya,bahkan kakek berpesan agar jangan sampai ada satu orang pun yang mengetahui dimana pusaranya kecuali aku,dan disitulah aku memahami betapa kesepiannya kakek selama itu" sambung zikri lagi


Kai hanya diam mendengarkan,ia merasa bahwa memang bukan hanya dia yang kehidupan nya menyedihkan,bahkan ada yang lebih menyedihkan darinya


"Setelah aku pulang memakamkan kakek,bunda ternyata sudah lama menghubungi hamna untuk memohon kembali padaku,hamna mulanya tak mau dan menolak mentah² permohonan itu,tapi setelah mendengar kisahku dari bunda,ia bahkan merasa bersalah dan ingin memperbaiki semuanya" ucap zikri


"Tujuh belas tahun,usia yang terbilang muda untuk mengenal cinta,bodoh sekali bukan?,lantas setelah itu aku pergi,aku pergi sejauh²nya dari orang tuaku,keluargaku,dari hamna,dari semuanya.." sambung zikri


"Aku mulanya menjadi preman kecil,langkah demi langkah,luka demi luka kudapati,hingga akhirnya aku membangun bisnis gelap raksasa yang sangat besar,awalnya bisnis itu terlihat terang dan akhirnya aku menenggelamkannya ke dunia bawah,dunia yang tak terlihat,dunia dibalik bayangan,aku memiliki ribuan manusia yang rela berkorban demi diriku" sambungnya lagi


"Setelah itu aku kembali ke rumah,aku dapati ternyata hamna memilih tinggal bersama bunda seperti anak sendiri untuk menjaganya,dan..


____


(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)


salam hangat


kikiii