
suatu pagi yang cerah..
seorang laki² muda tengah tertidur lelap karena pekerjaannya,meski jam wekernya telah berbunyi sampai beberapa kali,namun tidak bisa membangunkan tubuhnya yg teramat lelah..
kriiiiiiiiinggggg (suara ponsel berbunyi)
"fyuhh siapa sih yg pagi² buta seperti ini menelponku? mengganggu saja" ucapnya seraya mengambil ponselnya yg berada di atas meja..
"assalamualaikum,siapa ya?" kata laki² itu
"waalaikumsalam,heii nabil lihat ini sudah jam berapa?kita hampir telat berangkat bodoh" jawab orang yg berada diseberang ponsel
"HAH?astaga,aku kesiangan lagi" umpat si laki² itu
"cepat kemari atau kau akan terkena masalah bro" jawab temannya yg mendengar umpatan si laki² itu.
"baiklah,thanks sudah membangunkanku
,assalamualaikum" kata laki² itu..
"waalaikumsalam" jawab temannya..
dengan segera,ia memesan ojek online di ponselnya,sembari menunggu ojolnya sampai,ia segera mandi dan berpakaian..
dia berangkat dengan keadaan gelisah,ia takut jika terlambat lagi..
sesampainya di stasiun,ia segera berlari menuju kedalam stasiun tanpa mengucapkan terimakasih karena ia susah teramat takut jika terlambat lagi..
tetapi saat hampir mendekati ruang masinis,ia tidak sengaja menabrak seorang wanita..
"aduhh" pekik wanita tersebut saat ia terjatuh..
saat nabil hendak berbalik untuk menolong wanita itu,matanya menatap mata wanita itu secara intens..
jantung keduanya berdegup kencang dan wanita itu sontak menunduk malu..
"astaghfirullah putri,jaga pandanganmu" monolog wanita itu dalam hati
"m-maaf,apa kamu terluka?" tanya nabil
"eh,t-tidak kok,aku gapapa" jawab wanita itu
"nama saya nabil nashrullah,saya masinis disini" ucapnya seraya mengulurkan tangan
"oh,maaf" kata sang masinis
"i-iya gapapa kok" jawab wanita itu
Saat nabil hendak mengajak putri untuk berkenalan lebih jauh,ojol yg tadi ditumpanginya berlari menghampirinya dan berkata..
"mas,maaf helmnya tolong dikembalikan,nanti saya narik penumpang pake apa kalo helm ny mas ambil?" kata si ojol tsb
sontak nabil menyadari bahwa helm tersebut masih melekat dikepalanya
"maaf pak,tadi saya buru²,jadi kelupaan" ucapnya seraya mengembalikan helm tersebut
"yowes rapopo mas,mbak ini tolong pacarnya dikasih tau ya,bahaya nanti kalo tiap buru² selalu ngebawa helm ojol terus" ucap sang ojol sembari tertawa
mendengar hal itu,membuat putri makin menunduk malu..
"eh kok pipimu memerah putri?" tanya nabil
"eh,a-anu,eng-enggak kok" jawab putri yg segera menutup wajahnya..
"maaf ya,lupain aja kata² bapak ojol tadi,maklum sudah tua" kata nabil sembari tersenyum
"iya,lain kali hati² ya" jawab putri sembari berlari menjauh dari nabil
mendengar kata² putri tadi,hati nabil pun mendadak berbunga²,tetapi segera layu saat mendengar teriakan temannya yg menyuruhnya agar cepat bersiap..
"iyaiyaaaa,dasar pengganggu,wong hatiku sedang berbunga²" monolog nabil dalam hati
"urusan hati nanti saja,urusan dompet lebih utama,kau mau hatimu kempes saat kau kekurangan dana?" tanya temannya sembari tertawa lepas
"benar juga ya" ucap nabil polos
"dasar kau bos,pantas saja gaada yg mau denganmu,hahahahaha" ledek temannya
"sialan kau,ngaca juga dong,memangnya sampai sekarang ada yg mau dengan kau?" jawab nabil
"hahahhaa iya juga ya,ternyata kita bernasib sama" jawab temannya lagi..
dan keduanya pun tertawa lepas..
(maaf masih agak berantakan ceritanya,author masih belajar,dan please saran ny yg mungkin bisa meningkatkan semangat author 🥰)