Train And Rain

Train And Rain
eps 46 ( Flasback 3 )



"kak,ini diminum dulu tehnya" ucap putri mempersilahkan


"makasih calon istrii hehehe" jawab zain mesem²


"Eh?C-calon istri??" pekik ibu putri


"kak,ih mulutnya ya,aku siram nih pakai teh" ucap putri malu²


"hahahahaha,iyaiyaa maaf,tapi boleh kan bu kalo aku lamar putri jadi istriku?" tanya zain pada ibu putri yang masih terkejut


"KAKKK" ucap putri makin salah tingkah


"ekhem ekhem,kalo kamu mau anak ibu,asal jangan bikin dia sedih aja mah ibu setujuu,ehe " jawab ibu putri terkekeh geli


"ish ibu juga nih,ah sebel deh" ucap putri berkacak pinggang kembali ke kamar


Saat putri ke kamarnya,ibu zain pun melanjutkan perkataannya tadi yang sempat terputus


"Omong² ,apa kamu memang serius mau sama putri nak?" tanya ibu putri pada zain yang tengah menatap kepergian putri


"A-aku serius bu,aku memang sudah dari dulu suka sama putri,namun karena daddy mengajak aku ke luar negeri karena alasan yang gak aku tahu,aku jadi lost contact sama putri bu" jawab zain sendu


"Iya,dulu putri sampai nangis² bilang ke ibu kalau kamu pergi lama banget" ucap ibu putri pelan


"tiap sore,putri selalu lewat depan rumah kamu untuk nunggu kepulangan kamu nak,tapi saat dia pulang ke rumah,wajahnya selalu murung" sambung ibu putri


"ibu kasihan sama putri,tapi ibu juga gak salahin kamu kok,ini semua memang murni takdir,cukup kamu jaga putri sebaik mungkin untuk membayar hutang kesedihan dia ke kamu nak" sambungnya lagi


"iya bu,aku janji akan menjaga putri bu,aku akan yakinkan dia untuk mau jadi bagian hidupku bu,aku minta restu ibu selaku wanita pendidik putri sedari kecil bu" ucap zain seraya bersujud memeluk kaki ibu putri


"hush jangan begini nak,ibu akan merestui kalian kok,tapi ibu tidak tahu apa jawaban putri nanti,karena hanya dia yang berhak menentukan jawaban atas masa depan dia nanti" ucap ibu putri sembari mengelus kepala zain


"omong² jangan kelamaan meluk kaki ibu dong,bau soalnya,tadi habis nginjak terasi soalnya,hihihi" sambung ibu putri menyuruh zain untuk duduk kembali


"pantesan bu,baunya kayak asing gitu" ucap zain terkekeh


"hah?pesing?ibu cuma nginjak terasi kok,masa pesing sih?" tanya ibu putri kaget


"asing buuu,asiingg,soalnya di luar negeri aku jarang nyium bau terasii hahahahaha" jawab zain tertawa


"Owalaa,kirain ibu bau pesing" ucap ibu putri


"yaudah bu,aku pulang ya,takut kemalaman soalnya" ucap zain pamit


"ga nginap aja nak?" tanya ibu putri


"hah?emang boleh bu?" ucap zain kegirangan


"gak,nanti kamu macem² lagi sama putri" jawab ibu putri tegas


"nah itu baru bagus" ucap ibu putri yang ikut tertawa


"yaudah bu,aku pamit,assalamualaikum" ucap zain seraya masuk kembali ke mobil nya


"hati² nak,waalaikumsalam" jawan ibu putri


Setelah itu zain pun langsung menjalankan mobil nya menuju arah luar,namun di depan portal komplek,ia dicegat oleh bocil FF yang ditemuinya tadi


"wah udah mau pulang bang?" tanya bocil itu


"iya lah,mau ikut?" jawab zain tertawa


"mau bang,tapi nanti dimarahin mama" ucap bocil itu


"yaudah nanti aja kapan² abang ajak sama kak putri okee" ucap zain terkekeh


"wah serius bang?horeeee" ucap bocil itu kegirangan


"nama kamu siapa?" tanya zain


"nama aku ilham bang,kalo abang siapa namanya?" ucap ilham bertanya


"nama abang tuh miguel,panggil aja bang mi" jawab zain iseng


"eh kok mirip karakter FF bang?" tanya ilham bingung


"hahahahahhaa,abang gitulohh,yaudah ya,sampai jumpa besok ilhamm" jawab zain tertawa


"hati² bang miguel" ucap ilham yang masih terpana


"Ah aku ganti nama aja deh,namaku sekarang Alok" gumam ilham seraya menatap mobil itu hilang di kelokan jalan


"Okee,namaku sekarang Aloookkkk" pekik ilham bergaya


FLASHBACK OFF


_


_


_


(vote,follow and comment yaaa,supaya author tau letak kekurangan dalam cerita inii,plus saran jugaa buat author supaya karya ini makin berkembang)


salam hangat


kikiii